Paripurna PU Raperda APBD Kota Kediri 2026, Mayoritas Fraksi Ingin Anggaran Berdampak ke Masyarakat

author Duchan Prakasa

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sudjoko Adi Purnomo anggota DPRD Fraksi PDIP saat membacakan Pandangan Umum
Sudjoko Adi Purnomo anggota DPRD Fraksi PDIP saat membacakan Pandangan Umum

i

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - DPRD Kota Kediri menggelar rapat Paripurna Pandangan Umum (PU) Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD Tahun 2026. Rapat digelar di Ruang BKPSDM Kota Kediri, Selasa malam (25/11/2025). Rapat paripurna tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Kediri Dra. Firdaus dan dihadiri Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati serta seluruh anggota DPRD Kota Kediri.

Ada tujuh fraksi membacakan pandangan umumnya terkait Raperda APBD Kota Kediri 2026. Mayoritas fraksi menyampaikan pandanganya terkait anggaran APBD kedepan agar langsung berdampak pada masyarakat.

Fraksi Golkar yang dibacakan Imam Wihdan Zarkasyi menyampaikan dengan adanya efisiensi anggaran, Pemkot Kediri diminta untuk lebih maksimal dalam penggunaan APBD. Terlebih, Golkar juga melihat pemerintahan saat ini lamban dalam mengeluarkan dasar hukum di setiap kegiatan.

"Ada refocusing ini Pemkot seharusnya dapat mengurangi kegiatan seremonial. Dan lambatnya Wali Kota dalam mengeluarkan dasar hukum seperti SK dan Perwali juga dapat menghambat kinerja pemerintah," ujar Imam saat membacakan Pandangan Umum Fraksi Golkar.

Sementara itu, Fraksi PDI Perjuangan yang dibacakan Soedjoko Adi Purnomo juga menyampaikan, agar Pemkot Kediri dapat mewujudkan Visi MAPAN dalam bidang pembangunan.

"Kita hanya mengingatkan dan menyampaikan sudahkan mapan Wali Kota dalam mewujudkan pembangunan sejauh ini?," kata Joko Koreng sapaan akrab politisi PDIP.

Berbeda dengan Fraksi Gerindra yang dibacakan Arif Junaidi. Gerindra lebih menyoroti tentang sejumlah pekerjaan pembangunan yang ada di Kota Kediri. Beberapa pekerjaan yang menjadi sorotan yakni proyek RSUD Gambiran, Penataan Jalan Stasiun dan Perkembangan masalah Alun-Alun.

"Tahun anggaran 2025 tinggal kurang 2 bulan lagi, terkait proyek RSUD Gambiran kontraknya sampai kapan. Dan Alun-Alun bagaimana perkembangannya?," tuturnya.

Setelah pandangan umum seluruh fraksi dibacakan, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati langsung membacakan jawabannya. Wali Kota perempuan pertama di Kota Kediri ini menyampaikan Pemkot mempedomani RPJMD Kota Kediri tahun 2025-2029 dalam melakukan efisiensi anggaran. Alokasi anggaran tetap diarahkan untuk target kinerja yang tercantum dalam RPJMD.

"Terhadap kegiatan yang tidak berdampak langsung pada pencapaian target kinerja dilakukan efisiensi anggaran. Selain itu Pemkot Kediri tahun 2026 sudah mengalokasikan anggaran untuk peningkatan sarana-prasarana pendidikan dan kesehatan," tandas Mbak Wali Vinanda.

Lebih jauh Mbak Wali Vinanda juga mewujudkan visi MAPAN dalam pembangunan Kota Kediri. "Pemkot Kediri telah mengalokasikan anggaran infrastruktur pada bidang kesehatan, pendidikan serta keciptakaryaan dan kebinamargaan antara lain, rehab sekolah, puskesmas, jalan jembatan serta infrastruktur lainnya," pungkasnya.

Sementara itu, terkait sejumlah proyek yang menjadi sorotan Fraksi Gerindra seperti Alun-Alun, Mbak Wali juga menyampaikan saat ini kedua belah pihak sedang menunggu hasil review paket pekerjaan pengembangan RTH Alun-Alun oleh BPKP. Can

Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Instruksikan Pengalihan Aliran Air Atasi Banjir Kawasan Ketintang, Ditarget Tuntas Oktober 2026

Pemkot Surabaya Instruksikan Pengalihan Aliran Air Atasi Banjir Kawasan Ketintang, Ditarget Tuntas Oktober 2026

Jumat, 24 Apr 2026 14:58 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 14:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai langkah strategi mengatasi masalah banjir berulang di kawasan Ketintang, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah…

Petani hingga Pengepul Meringis, Harga Ikan Tawar di Lamongan Anjlok Lebih dari 50 Persen

Petani hingga Pengepul Meringis, Harga Ikan Tawar di Lamongan Anjlok Lebih dari 50 Persen

Jumat, 24 Apr 2026 14:53 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 14:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Menjelang panen raya ikan air tawar yang terjadi bersamaan dengan cuaca buruk (ekstrem) memicu banyak kerugian bagi para petani…

Kurangi Risiko Banjir, Pemkot Surabaya Normalisasi Bangunan di Kalianak Secara Bertahap

Kurangi Risiko Banjir, Pemkot Surabaya Normalisasi Bangunan di Kalianak Secara Bertahap

Jumat, 24 Apr 2026 14:39 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 14:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti keluhan banjir yang kerap melanda kawasan Surabaya, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Balai Besar Wilayah…

Dongkrak Kunjungan Wisatawan, Tata Ulang Kawasan KBS Ditarget Rampung Tahun Ini

Dongkrak Kunjungan Wisatawan, Tata Ulang Kawasan KBS Ditarget Rampung Tahun Ini

Jumat, 24 Apr 2026 14:32 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 14:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka mendongkrak kunjungan wisatawan baik lokal maupun mancanegara, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai menata ulang…

Per Hari, Perajin Gelang Identitas Layani Ribuan CJH di Asrama Haji Surabaya

Per Hari, Perajin Gelang Identitas Layani Ribuan CJH di Asrama Haji Surabaya

Jumat, 24 Apr 2026 14:30 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 14:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Selama musim Haji 2026, menjadi berkah tersendiri bagi perajin gelang calon jemaah haji (CJH) di Asrama Haji Embarkasi Surabaya.…

Kebakaran Hanguskan Gudang Sabut Kelapa Blitar Kota, Kerugian Capai Rp100 Juta

Kebakaran Hanguskan Gudang Sabut Kelapa Blitar Kota, Kerugian Capai Rp100 Juta

Jumat, 24 Apr 2026 14:21 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 14:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kebakaran gudang penyimpanan Sabut Kelapa yang terjadi Kamis (23/04/2026), pukul 22.00 menghebohkan warga Desa Ngoran Kec.Nglegok.…