SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Memperingati momen Peringatan Hari Guru Nasional 2025, ternyata membawa berkah bagi para penjual kue di Sidoarjo, Jawa Timur. Pasalnya, fenomena peningkatan penjualan kue pada Hari Guru Nasional sudah menjadi tradisi sebagai bentuk apresiasi kepada para pendidik.
Salah satu penjual kue UMKM rumahan, Fitria, seorang ibu rumah tangga asal Desa Sugihwaras, Kecamatan Candi, Sidoarjo mengungkap di momen Hari Guru ini, dirinya sampai melayani hingga 200 pesanan kue tart dan brownis dalam satu hari.
Bahkan, penjualannya ikut meningkat hingga 300 persen dibanding hari biasa yang hanya berkisar 20-50 kotak. "Banyak pesanan dari siswa dan wali murid. Tidak semuanya saya produksi sendiri, sebagian saya ambil dari UMKM sekitar desa, karena banyak orderan," ujar Fitri, Rabu (26/11/2025).
Lanjut Fitria, harga kue yang dijual cukup terjangkau, mulai Rp 22 ribu hingga Rp 70 ribu. Untuk tambahan pita dan kartu ucapan, pelanggan dikenakan biaya Rp 5.000 sampai Rp 6.000.
Pesanan pun tidak hanya datang dari Sidoarjo, tetapi juga Surabaya dan Pasuruan. Bahkan, beberapa pembuat kue rumahan menitipkan produk mereka untuk dijual melalui Fitri. Lantaran, juga dipicu aktivitas Fitri yang rutin melakukan siaran langsung di medsos.
"Saya hanya ambil selisih dua sampai tiga ribu rupiah per produk," katanya.
Diketahui, dirinya menyediakan beragam jenis kue, mulai dari tart, brownies, puding, klappertaart, pizza, bolu, hingga kue kering. Mayoritas pelanggan merupakan wali murid dari sekolah-sekolah di wilayah Sidoarjo dan sekitarnya. Sehingga, di momen tersebut menjadi peluang ekonomi bagi pelaku usaha kuliner, terutama skala rumahan. "Alhamdulillah, semakin ramai. Semoga bisa terus berkembang," ungkapnya. sd-01/dsy
Editor : Desy Ayu