Terlibat 7 Tabrakan Beruntun, Masa Depan Self-Driving Robotaxi Tesla Terancam

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tesla Model 3 yang mengalami kecelakaan pada tahun 2022 di Clear Creek County, Colorado, saat fitur mengemudi otomatis masih aktif. SP/ JKT
Tesla Model 3 yang mengalami kecelakaan pada tahun 2022 di Clear Creek County, Colorado, saat fitur mengemudi otomatis masih aktif. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Saat ini, dunia otomotif sedang digemparkan terkait proyek ambisius Robotaxi besutan Tesla. Pasalnya, kini sedang menghadapi masalah yang serius setelah total tujuh insiden tabrakan dilaporkan terjadi di Austin, Texas. Tentu, angka ini sontak memicu alarm merah di kalangan regulator keselamatan dan pengamat teknologi global, Minggu (30/11/2025).

Diketahui, total tujuh insiden yang terjadi sejak layanan ini dimulai menunjukan bahwa frekuensi kecelakaan Tesla jauh melampaui rata-rata pengemudi manusia biasa. Sedangkan untuk tiga kecelakaan tambahan terjadi hanya pada bulan September 2025, yang menambah panjang daftar masalah sistem otonom ini.

Padahal, layanan ini sejatinya menjadi tumpuan harapan Elon Musk untuk mengubah total wajah industri taksi dunia. Namun, fakta di lapangan menunjukan bahwa jalan menuju self-driving yang aman masih sangat terjal. 

Meskipun kegagalan ini bukan kategori kecelakaan kecepatan tinggi, justru menyoroti kelemahan mendasar perangkat lunak dalam menangani skenario berkendara di perkotaan yang kompleks. Kekhawatiran kini memuncak, apakah teknologi full self-driving (FSD) Tesla benar-benar sudah layak dilepas ke jalanan umum, mengingat ancaman bahaya yang ditimbulkan.

Secara data mentah, Robotaxi Tesla di Austin saat ini mengalami kecelakaan jauh lebih sering daripada pengemudi manusia pada umumnya. Salah satu laporannya menyebutkan bahwa Robotaxi telah menabrak mobil yang sedang bergerak mundur, sementara pada insiden lain melibatkan tabrakan dengan pesepeda, sebuah skenario yang sangat sensitif dan berpotensi fatal.

Kegagalan seperti ini seharusnya dapat dideteksi dan dihindari dengan baik oleh sensor mobil modern. Kejadian ini menimbulkan tanda tanya besar mengenai kapabilitas perangkat lunak dan sistem Vision-only yang diandalkan Tesla. Insiden ini jelas menjadi masalah dasar deteksi objek di tengah kepadatan lalu lintas kota yang sulit diprediksi.

Masalah ini diperparah oleh sikap Tesla yang menuai kritik tajam karena minimnya transparansi. Tesla memilih untuk menyunting dan menyembunyikan bagian narasi secara terbuka, sikap ini menghalangi publik dan analis untuk mengetahui apakah kesalahan murni pada Robotaxi atau pada pengemudi lain. Selain itu, minimnya keterbukaan ini secara langsung melukai kepercayaan public terhadap teknologi self-driving di tengah meningkatnya angka kecelakaan. jk-09/dsy

Berita Terbaru

Jasa Inspeksi Mobil Bekas Surabaya: Kingspector Ungkap Hal yang Wajib Diperiksa

Jasa Inspeksi Mobil Bekas Surabaya: Kingspector Ungkap Hal yang Wajib Diperiksa

Selasa, 13 Okt 2026 13:48 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 13:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Cari mobil bekas di Surabaya? Harga yang cocok dan tampilan mobil yang masih mulus belum tentu menjamin kondisinya benar-benar…

Pemulung Lansia di Surabaya Tak Terima Bansos 3 Tahun, Kini Masuk Desil 1

Pemulung Lansia di Surabaya Tak Terima Bansos 3 Tahun, Kini Masuk Desil 1

Selasa, 13 Okt 2026 13:39 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 13:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memutakhirkan data kesejahteraan Sulis Setyowati (62), seorang lansia yang bekerja sebagai…

Bangunan Tanpa Dasar Hukum, Pemkot Tertibkan Aset di Jalan Nambangan Surabaya

Bangunan Tanpa Dasar Hukum, Pemkot Tertibkan Aset di Jalan Nambangan Surabaya

Selasa, 13 Okt 2026 13:29 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 13:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya dalam menjaga dan mengamankan aset daerah agar tetap dikelola sesuai dengan ketentuan yang berlaku, Pemerintah Kota…

Alami Krisis Kekeringan, Ngawi Optimalkan Distribusi Air Bersih ke 4.403 Warga

Alami Krisis Kekeringan, Ngawi Optimalkan Distribusi Air Bersih ke 4.403 Warga

Selasa, 13 Okt 2026 12:46 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 12:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Menindaklanjuti meluasnya dampak kekeringan ekstrem selama musim kemarau panjang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)…

Musim Kemarau Panjang, Pemkab Tulungagung Dropping 25 Ribu Liter Air Bersih

Musim Kemarau Panjang, Pemkab Tulungagung Dropping 25 Ribu Liter Air Bersih

Selasa, 13 Okt 2026 12:41 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 12:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Selama musim kemarau panjang 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung, menyalurkan (dropping) 25 ribu liter air bersih…

Pasca Revitalisasi, Pasar Banyuwangi Jadi Destinasi Baru hingga Spot Kulineran

Pasca Revitalisasi, Pasar Banyuwangi Jadi Destinasi Baru hingga Spot Kulineran

Selasa, 13 Okt 2026 12:33 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 12:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Pasca rampung direvitalisasi, Pasar Induk Banyuwangi, kini tidak hanya sebagai tempat perdagangan saja, namun menjadi destinasi…