Peduli Sesama, PMI Kota Mojokerto Ajak Warga Aktif Donor Darah

author Dwi Agus Susanti

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
PMI Kota Mojokerto saat menggelar kegiatan donor darah di TBM Kota Mojokerto
PMI Kota Mojokerto saat menggelar kegiatan donor darah di TBM Kota Mojokerto

i

 

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - PMI Kota Mojokerto mengajak seluruh masyarakat untuk tidak ragu melakukan donor darah rutin. Selain sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, sekaligus juga menjaga kesehatan diri sendiri.

Ketua PMI Kota Mojokerto, Ika Puspitasari atau Ning Ita mengungkapkan pentingnya sosialisasi secara berkelanjutan kepada masyarakat agar tidak ada lagi kekhawatiran atau ketakutan yang menghambat niat untuk berdonor.

"Donor darah itu membantu memperbaiki percepatan sel darah dan kesehatan tubuh kita. Jadi, jangan takut untuk donor darah, karena tiap tetes darah itu bermanfaat untuk menyelamatkan nyawa banyak orang,” jelasnya.

Walikota Mojokerto ini menerangkan, PMI Kota Mojokerto setiap bulannya membutuhkan pasokan darah kurang lebih 1.800 kantong darah untuk memenuhi kebutuhan rumah sakit dalam kota maupun luar Kota Mojokerto.

“Begitu banyaknya stok darah yang dibutuhkan PMI Kota Mojokerto, sehingga sangat dibutuhkan kolaborasi yang baik dengan berbagai pihak," jelas Ning Ita.

Menurutnya kesadaran masyarakat untuk donor darah juga harus terus ditingkatkan, yang salah satunya melalui kegiatan yang dapat meningkatkan literasi terkait donor darah. 

“Terus menerus kita memberikan literasi kepada masyarakat supaya gemar berdonor darah,” serunya.

Walikota dua periode ini menambahkan, gerakan donor darah harus menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat.

Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan untuk menyosialisasikan pentingnya donor darah, mulai dari lingkungan keluarga, sekolah, hingga institusi publik.

"Donor darah adalah bentuk nyata kepedulian sosial. Kita bisa menyelamatkan nyawa banyak orang dengan satu kantong darah. Oleh karena itu, perlu kontribusi dari para stakeholder untuk mendorong kesadaran masyarakat,” ucap Ning Ita.

Pihaknya juga mengimbau semua instansi, sekolah, kampus, dan komunitas untuk menyelenggarakan kegiatan donor darah secara rutin dan terjadwal sebagai bagian dari tanggung jawab sosial. dwi

 

 

Berita Terbaru

Perluas Jangkauan Program Homecare untuk Tokoh Agama dan Masyarakat

Perluas Jangkauan Program Homecare untuk Tokoh Agama dan Masyarakat

Selasa, 22 Sep 2026 20:33 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM- Jember — Program pelayanan pemeriksaan kesehatan yang digulirkan oleh Pemerintah Kabupaten mendapat sambutan hangat dari kalangan tokoh m…

Bupati Gus Fawait Perjuangkan Lahan Garapan Warga di TP Silo ke Pemerintah Pusat

Bupati Gus Fawait Perjuangkan Lahan Garapan Warga di TP Silo ke Pemerintah Pusat

Selasa, 22 Sep 2026 20:15 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM-JEMBER — Gejolak Warga ditengah rencana pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) di Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, memasuki b…

Fraksi PKB Minta Potongan Aplikasi hingga Jaminan Sosial Pengemudi Ojol Masuk Perda

Fraksi PKB Minta Potongan Aplikasi hingga Jaminan Sosial Pengemudi Ojol Masuk Perda

Selasa, 22 Sep 2026 20:10 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM-SURABAYA — Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Jawa Timur meminta Raperda Penyelenggaraan Jasa Transportasi Berbasis Aplikasi m…

DPRD Jatim Wacanakan Pendidikan SD-Kuliah Gratis Ditanggung Pusat

DPRD Jatim Wacanakan Pendidikan SD-Kuliah Gratis Ditanggung Pusat

Selasa, 22 Sep 2026 20:09 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM-SURABAYA — Wacana Presiden Prabowo Subianto menggratiskan pendidikan negeri mulai SD hingga perguruan tinggi mendapat respons DPRD Jawa Timur. …

Massa yang Diduga Pesilat dan Polisi Saling Dorong di Jalan Merak, Kapolres Siap Pertemukan Dua Kubu PSHT

Massa yang Diduga Pesilat dan Polisi Saling Dorong di Jalan Merak, Kapolres Siap Pertemukan Dua Kubu PSHT

Selasa, 22 Sep 2026 20:07 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:07 WIB

SURABAYA PAGI, ‎Madiun — Ketegangan terjadi saat massa yang diduga pesilat berusaha menuju Padepokan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Jalan Merak, Kota …

174 Desa di Kabupaten Madiun Berstatus Mandiri, DPMD Targetkan Seluruh Desa Naik Kelas

174 Desa di Kabupaten Madiun Berstatus Mandiri, DPMD Targetkan Seluruh Desa Naik Kelas

Selasa, 22 Sep 2026 17:22 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 17:22 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mencatat sebanyak 174 dari total 198 desa telah berstatus Desa Mandiri berdasarkan hasil Pemutakhiran In…