Masuk Zona Rawan, PVMBG Tetapkan 60 Persen Bencana di Ponorogo Didominasi Longsor

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kondisi longsor di Kabupaten Ponorogo masuk dalam zona kerawanan tinggi. SP/ PNG
Kondisi longsor di Kabupaten Ponorogo masuk dalam zona kerawanan tinggi. SP/ PNG

i

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Melihat potensi bencana alam yang kian ekstrem, Pusat Vulkanologi & Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menetapkan Kabupaten Ponorogo masuk dalam zona kerawanan tinggi longsor dan banjir. 

Penilaian tersebut tertuang dalam Executive Summary yang diterima BPBD Ponorogo yang menyebut Jawa Timur memiliki tingkat kerentanan gerakan tanah sangat tinggi akibat morfologi pegunungan vulkanik, batuan lapuk, dan DAS hulu yang curam. 

Kalaksa BPBD Ponorogo menyebut, jika kondisi ini membuat kawasan selatan dan timur Ponorogo ikut masuk wilayah berisiko. Pasalnya, wilayah selatan dan timur memiliki struktur tanah karst dan vulkanik tua yang mudah lepas ketika menyerap air.

"Dalam rilis itu, Ponorogo juga termasuk. Kami sudah memetakan bagaimana antisipasinya. Hal itu yang membuat daerah selatan dan timur sangat rawan longsor," tegasnya, Rabu (10/12/2025).

Lebih lanjut, menurut Masun, daerah rawan longsor di selatan meliputi Slahung dan Ngrayun, sementara di timur berada di Ngebel, Pudak, Pulung, dan Sooko. Longsor disebut sebagai bencana prioritas nomor satu Ponorogo.

"Ingat 2017, longsor Banaran Pulung memakan korban puluhan," katanya.

Selain itu, pihaknya juga menambahkan, sebesar 60 persen bencana tahunan di Ponorogo merupakan longsor. BPBD telah mengeluarkan edaran waspada bencana sejak Oktober.

Sehingga, pihaknya meminta warga peka terhadap tanda-tanda longsor seperti muncul sumber air baru, retakan tanah, atau suara gemuruh. Selain longsor, Ponorogo juga rawan banjir karena berada di aliran DAS Solo. 

Menindaklanjuti dan mengantisipasi bencana tersebut, BPBD melakukan mitigasi melalui pembentukan Desa Tangguh Bencana serta edukasi sungai di sejumlah kecamatan. "Kami juga lakukan penghijauan di daerah kritis untuk menghambat erosi," pungkasnya. pn-01/dsy

Berita Terbaru

Perkuat Solidaritas dan Tingkatkan Pelayanan Masyarakat, Kapolres Blitar Lakukan Kunjungan Kerja di Polsek Jajaran

Perkuat Solidaritas dan Tingkatkan Pelayanan Masyarakat, Kapolres Blitar Lakukan Kunjungan Kerja di Polsek Jajaran

Rabu, 03 Jun 2026 15:52 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 15:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kapolres Blitar AKBP Rivanda S.I.K., bersama Waka Polres didampingi PJU Polres Blitar laksanakan kunjungan kerja (kunker) ke…

Cegah Kanker Serviks, Pemkot Mojokerto Libatkan Organisasi Wanita dalam Gerakan Skrining IVA

Cegah Kanker Serviks, Pemkot Mojokerto Libatkan Organisasi Wanita dalam Gerakan Skrining IVA

Rabu, 03 Jun 2026 15:27 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 15:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto menggandeng berbagai organisasi Perempuan di Kota Mojokerto untuk memperkuat upaya deteksi dini kanker l…

Dari Pelatihan hingga Modal Usaha, Anggaran DBHCHT Jadi Instrumen Pengentasan Pengangguran di Kota Mojokerto

Dari Pelatihan hingga Modal Usaha, Anggaran DBHCHT Jadi Instrumen Pengentasan Pengangguran di Kota Mojokerto

Rabu, 03 Jun 2026 14:28 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 14:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus melakukan evaluasi terhadap pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun 2025 g…

Ukur Ulang Batas Lahan TPA Randegan, BPN Pastikan Tidak Ada Penyerobotan Lahan

Ukur Ulang Batas Lahan TPA Randegan, BPN Pastikan Tidak Ada Penyerobotan Lahan

Rabu, 03 Jun 2026 14:16 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 14:16 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Mojokerto dan warga sekitar melakukan pengukuran ulang …

Evaluasi Total BGN, SATRIA Jatim Sebut Prabowo Tak Main-Main Soal Program Gizi Nasional

Evaluasi Total BGN, SATRIA Jatim Sebut Prabowo Tak Main-Main Soal Program Gizi Nasional

Rabu, 03 Jun 2026 14:02 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 14:02 WIB

SATRIA Jatim Pasang Badan untuk Kebijakan Prabowo Copot Kepala BGN. “Kami mendukung penuh keputusan Presiden Prabowo dalam melakukan pergantian pimpinan BGN. In…

Hadapi Anomali Cuaca, Dinas Pertanian Jombang Rekomendasi Teknis Petani Tembakau

Hadapi Anomali Cuaca, Dinas Pertanian Jombang Rekomendasi Teknis Petani Tembakau

Rabu, 03 Jun 2026 13:36 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 13:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Melihat fenomena cuaca yang tidak menentu melanda Kabupaten Jombang sepanjang awal musim kemarau 2026. Hal itu tentu juga membuat…