Komitmen Perbaiki DTSEN, Pemkab Pamekasan Salurkan Bansos Tepat Sasaran di 13 Kecamatan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Dalam rangka penyaluran bantuan sosial (bansos) agar tepat sasaran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, tengah memperbaiki Data Tunggal Sistem Ekonomi Nasional (DTSEN), yakni sistem basis data terpadu yang memuat informasi lengkap kondisi sosial dan ekonomi seluruh penduduk di wilayah tersebut.

Diketahui, berdasarkan data Pemkab, sejumlah warga wilayah setempat yang masuk dalam kategori miskin sebenarnya sebanyak 921.956 orang. Namun, ada sebanyak 386.090 warga yang belum masuk data ini. 

Oleh karenanya, Pemkab komitmen menginstruksikan kepada para kepala desa yang tersebar di 13 kecamatan agar melakukan perbaikan data bagi warga yang belum masuk DTSEN itu. Sehingga, warga dalam kategori miskin dapat menerima hak sebagai penerima bantuan.

"Akan tetapi yang masuk desil 1 sampai 5 baru sebanyak 535.866 orang, sehingga banyak warga miskin yang tidak masuk dalam data ini," jelas Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pamekasan Herman Hidayat Santoso, Minggu (21/12/2025).

Perbaikan data DTSEN Pamekasan ini diharapkan dapat menjaring seluruh warga miskin yang sebelumnya belum terdata. Dengan demikian, mereka akan memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan haknya sebagai penerima bantuan sosial. Proses ini memerlukan ketelitian dan koordinasi yang baik antara Dinsos Pamekasan dan pemerintah desa.

Adanya komitmen Pemkab Pamekasan untuk mewujudkan penyaluran bantuan sosial yang transparan dan akuntabel, dapat menjadi pondasi utama dalam merancang kebijakan sosial yang efektif. 

Pembaruan data ini juga bertujuan untuk menghilangkan nama-nama warga mampu yang tidak seharusnya terdaftar sebagai penerima bantuan. Sehingga, melalui upaya perbaikan data ini, diharapkan DTSEN Pamekasan akan menjadi basis data yang lebih valid dan dapat diandalkan. Oleh karena itu, partisipasi aktif seluruh pihak, terutama pemerintah desa, menjadi kunci dalam menyukseskan inisiatif penting ini. pm-02/dsy

Berita Terbaru

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Surabaya, Surabayapagi.com - Dokumen resmi hasil Rapat Badan Musyawarah (Banmus) tertanggal 23 Februari 2026, tercantum agenda kegiatan Perjalanan ke Luar…

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kota Surabaya kembali menorehkan prestasi sebagai salah satu daerah dengan kinerja lingkungan terbaik di Indonesia. Berdasarkan…

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Halaman Balai Kota Surabaya kembali semarak dengan dibukanya gelaran JConnect Ramadan Vaganza 2026, Rabu (25/2). Event yang…

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Jelang Vonis Kamis Hari Ini, dalam Perkara Dugaan Korupsi Minyak Mentah yang Rugikan Negara Rp 285 triliun      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Hakim Ketua pe…

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Hasil Pemilu 2024, Ada 50 juta hingga 60 juta Suara Rakyat Terbuang Sia-sia Akibat Parliamentary Threshold 4%     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Putusan MK a…

Pasal Praktik Nepotisme Presiden atau Wapres, Digugat ke MK

Pasal Praktik Nepotisme Presiden atau Wapres, Digugat ke MK

Rabu, 25 Feb 2026 19:34 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemohon sebagai pemilih berpotensi tidak memiliki kesempatan memilih calon presiden pilihan sendiri secara bebas jika ada keluarga…