Pidato Eks Menag Ajak Perangi Korupsi Viral di Medsos

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pidato resmi eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, yang menekankan bahwa korupsi merupakan musuh bersama bangsa, pada tahun 2021, kini kembali viral di lini masa media sosial.
Pidato resmi eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, yang menekankan bahwa korupsi merupakan musuh bersama bangsa, pada tahun 2021, kini kembali viral di lini masa media sosial.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Beberapa hari ini sebuah video beredar luas di media sosial. Video yang memperlihatkan eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, saat masih menjabat, tengah menyampaikan pidato resmi yang menekankan bahwa korupsi merupakan musuh bersama bangsa.

Dalam rekaman berdurasi 1 menit 18 detik tersebut, Yaqut menyampaikan pesan moral bahwa korupsi adalah ancaman kolektif yang hanya bisa dilawan melalui upaya bersama dan berkelanjutan dari seluruh lapisan masyarakat.

Video itu kini ramai diperbincangkan setelah diunggah ulang di platform X (sebelumnya Twitter) oleh akun @UmarHasibuan__.

Dalam pidatonya, Yaqut menekankan pentingnya membangun budaya antikorupsi secara sistematis sejak lingkungan paling dasar.

Respons Warganet Mengalir Deras

Unggahan video tersebut sontak memantik beragam reaksi dari warganet. Sebagian pengguna media sosial menanggapi dengan nada kritis.

Sementara tidak sedikit pula yang menyampaikan komentar bernada negatif dan sinis terhadap isi pidato tersebut.

Perbincangan publik semakin meluas seiring dengan perkembangan terbaru kasus hukum yang menyeret nama Yaqut Cholil Qoumas, dalam kasus korupsi kuota haji yang ditangani KPK.

 

Transkrip Lengkap Pidato Yaqut

Berikut transkrip lengkap pidato tersebut:

"Assalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokaatuh..

Korupsi adalah musuh bersama, karena itu perlu gerakan bersama dan terpadu dalam membangun budaya anti korupsi. Hal itu harus dilakukan sejak dari keluarga.

Penanaman nilai-nilai dan pendidikan anti korupsi dimulai sejak dini, ini meniscayakan peran penting dua institusi utama yaitu keluarga dan lembaga pendidikan.

Keluarga adalah tempat belajar pertama bagi anak-anak atau madrasatul ula. Pendidikan keluarga adalah pondasi awal menanamkan karakter anti korupsi mulai dari nilai kejujuran kesederhanaan dan budaya malu melakukan kesalahan.

Semua ini membutuhkan keteladanan orang tua hingga terbentuk sebuah budaya.

Saya Yaqut Cholil Qoumas Menteri Agama Republik Indonesia, mengucapkan selamat hari anti korupsi sedunia 9 Desember 2021, momen ini diperingati sejak Desember 2005 dengan tujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap upaya mencegah dan memerangi korupsi.

Mari kita bersatu padu membangun budaya anti korupsi.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh."

Pidato itu diucapkan 9 Desember 2021 silam. Saat itu Gus Yaqut menyampaikan ucapan selamat antikorupsi dengan begitu semangat.

"Hal itu harus dilakukan sejak dari keluarga. Penanaman nilai-nilai dan pendidikan antikorupsi dimulai sejak dini," katanya dikutip dari kanal YouTube Kementerian Agama (Kemenag), Jumat (9/1/2026).

Saat itu, sebagai Menteri Agama Republik Indonesia, ia memberi ajakan dan pesan akan pentingnya edukasi dan pencerahan dini bahkan pencegahan korupsi. n jk/rmc

Berita Terbaru

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui bantuan pendidikan berupa beasiswa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)…

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya – Memahami kebutuhan kulit menjadi salah satu langkah penting dalam menentukan ritual perawatan yang sesuai kebutuhan. Berangkat dari k…

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

SurabayaPagi, Bandung — Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta merebut gelar juara beregu Campus League Badminton 2026 - The Nationals setelah m…

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Adanya peredaran beras bantuan pangan yang berubah warna di wilayah Semanding Tuban, langsung ditanggapi oleh Bulog Cabang B…

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Penyaluran pupuk bersubsidi di Jawa Timur hingga 21 September 2026 baru mencapai 73,64 persen. Dari total alokasi 2.115.951 ton,…