Prabowo Sentil Penganalisis Kabinet Pecah, PKB, Golkar dan Demokrat Bereaksi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto,  menyentil orang yang bicara di media sosial menganalisis terjadi perpecahan di lingkungannya. Prabowo menepis dan menegaskan kabinetnya kompak.

Hal itu diungkap Prabowo dalam sambutannya saat meresmikan Sekolah Rakyat di di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS), Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026). Prabowo meminta publik tak percaya analisis tersebut.

Ketua DPP PKB, Daniel Johan, menilai pihak luar yang berkata demikian tak memahami fakta di lapangan.

"Kalaupun ada pihak di luar yang menilai seolah ada perpecahan, itu berarti tidak paham fakta. Presiden tentu yang paling memahami suasana kebatinan di dalam kabinet," kata Daniel Johan kepada wartawan, Selasa (13/1/2026).

Daniel Johan mengatakan Presiden Prabowo paling memahami bagaimana mengorganisir para menteri untuk tetap satu komando. Anggota Komisi IV DPR RI ini menilai pernyataan Prabowo sebagai penegasan bahwa Kabinet Merah Putih kompak.

"Pernyataan Presiden Prabowo tersebut sebagai penegasan penting bahwa soliditas kabinet tetap terjaga dan kompak, dan memang itu faktanya," kata Daniel Johan.

"Pernyataan Presiden yang mengatakan '...Jangan percaya orang-orang yang terlalu pinter, yang ngomong di mana, sosmed, menganalisa terjadi sesuatu perpecahan di antara lingkungannya Prabowo'. Beliau sangat paham bagaimana mengorganisir para menteri agar tetap satu komando dan satu arahan," sambungnya.

Daniel Johan memandang di kabinet tak ada visi sepihak melainkan kepentingan bersama. Ia berharap Kabinet Merah Putih terus berjalan di jalur yang benar.

"Di kabinet Merah Putih tidak ada visi pribadi masing-masing, yang ada adalah satu visi bersama, yaitu visi presiden untuk bekerja sebesar-besarnya bagi kepentingan masyarakat. Kita berharap ke depan kabinet semakin solid dan fokus memberikan hasil nyata untuk rakyat dan kesejahteraan bagi semua lapisan masyarakat," ungkapnya.

disebarkan seseorang di media sosial.

 

Pernyataan Partai Golkar

Sekjen Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, menyebut koalisi permanen yang diusulkan oleh partainya dinilai mampu menjaga kesolidan.

Sarmuji menyebut pernyataan Prabowo tak dikhususkan kepada satu pihak. Ia menilai pernyataan itu diniatkan untuk membangun optimisme antar pemangku kebijakan di kabinet.

"Pak Presiden ingin menegaskan saja, tidak mengkhususkan untuk menjawab suara yang berkembang. Pernyataan Presiden bermakna membangun optimisme yang dilandasi kesolidan tim kerja," kata Sarmuji kepada wartawan, Selasa (13/1/2026).

Sarmuji memandang kesolidan itu bisa terus terjaga dengan adanya koalisi permanen. Adapun wacana ini menjadi salah satu hasil Rakernas Partai Golkar beberapa waktu lalu.

"Koalisi permanen membantu kesolidan pemerintahan," ungkapnya.

 

Pernyataan Demokrat

Sementara itu, Waketum Demokrat Dede Yusuf, memandang positif pernyataan Prabowo. Ia menyebut Demokrat hanya fokus memberikan kinerja yang terbaik.

"Kita fokus bekerja membantu presiden sebaik-baiknya aja," ucap Dede Yusuf. n jk/erc/rmc

Berita Terbaru

Musim Haji 2026, PPIH Embarkasi Surabaya Larang CJH Jajan Sembarangan

Musim Haji 2026, PPIH Embarkasi Surabaya Larang CJH Jajan Sembarangan

Minggu, 26 Apr 2026 11:33 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 11:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Musim Haji 2026 sedang dinanti-nanti para Calon Jemaah Haji (CJH) yang akan segera berangkat ke Tanah Suci dari Embarkasi…

Nobar Film “Pesta Babi” di Madiun, Angkat Isu Papua dan Kritik Pendekatan Pembangunan

Nobar Film “Pesta Babi” di Madiun, Angkat Isu Papua dan Kritik Pendekatan Pembangunan

Minggu, 26 Apr 2026 11:29 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 11:29 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Nonton bareng (nobar) film dokumenter Pesta Babi tak hanya sebagai ajang apresiasi karya, tapi membuka ruang diskusi terkait dampak…

Perkuat Pencegahan Penyakit, Pemkot Surabaya Integrasikan Data Rekam Medis Elektronik

Perkuat Pencegahan Penyakit, Pemkot Surabaya Integrasikan Data Rekam Medis Elektronik

Minggu, 26 Apr 2026 11:26 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 11:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka memperkuat pemantauan kesehatan masyarakat secara menyeluruh, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah menyiapkan…

Momentum Panen Raya: Penyaluran Banpang di Tulungagung Terkendala, Baru Capai 30 Persen

Momentum Panen Raya: Penyaluran Banpang di Tulungagung Terkendala, Baru Capai 30 Persen

Minggu, 26 Apr 2026 10:57 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 10:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Dipicu momentum panen raya yang masih berlangsung di sejumlah wilayah, Badan Urusan Logistik (Bulog) Cabang Tulungagung…

Diduga Tersengat Listrik, Pekerja di Kebonsari Madiun Tewas Saat Perbaiki Instalasi

Diduga Tersengat Listrik, Pekerja di Kebonsari Madiun Tewas Saat Perbaiki Instalasi

Sabtu, 25 Apr 2026 21:51 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 21:51 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Seorang pekerja bernama Wawan Frenki Cahyono (50), warga Desa Balerejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, meninggal dunia didu…

Gubernur Khofifah: Hari Otonomi Daerah 2026 Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Asta Cita

Gubernur Khofifah: Hari Otonomi Daerah 2026 Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Asta Cita

Sabtu, 25 Apr 2026 16:22 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 16:22 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXX Tahun 2026 harus dimaknai sebagai m…