Polres Madiun Dalami Dugaan Oknum Polisi Terlibat Peredaran Narkoba 

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara.
Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara.

i

SURABAYA PAGI, Madiun – Oknum anggota Polri berinisial HN, salah satu dari empat anggota Polres Madiun Kota yang diduga terlibat dalam kasus peredaran narkoba di wilayah Madiun tengah diperiksa di Polres Madiun. 

Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan dan pengembangan sementara, HN diduga tidak hanya sebagai pengguna, tetapi juga berperan dalam peredaran barang terlarang tersebut.

“Berdasarkan pengembangan sementara, yang bersangkutan berperan sebagai pengguna sekaligus pengedar. Namun, perannya masih terus kami kembangkan,” ujar AKBP Kemas saat dikonfirmasi di Mapolres Madiun, Kamis (15/1/2026).

Menurut Kapolres Madiun, penanganan kasus ini dilakukan secara terpisah sesuai kewenangan. Untuk dugaan pelanggaran kode etik dan disiplin, proses pemeriksaan ditangani oleh Polres Madiun Kota. Sementara itu, penanganan dugaan tindak pidana narkotika ditangani oleh Polres Madiun.

Dalam pengembangan perkara, polisi juga mengamankan satu orang lain dari kalangan warga sipil yang diduga terlibat. Dari keterangan yang diperoleh penyidik, para pihak yang diamankan disebut telah cukup lama beraktivitas dalam peredaran narkoba, meski hal tersebut masih terus didalami.

Kapolres mengungkapkan, modus yang digunakan dalam peredaran narkoba ini sementara diketahui menggunakan sistem “bon”, yakni pemberian barang terlebih dahulu tanpa pembayaran.

“Barang diberikan lebih dulu. Setelah pemakai mengalami ketergantungan, barulah dilakukan pemesanan dan pembayaran,” jelasnya.

Adapun terkait asal narkoba dan jaringan pemasok, AKBP Kemas menyebut pihaknya masih melakukan pendalaman sehingga belum dapat menyampaikan informasi lebih rinci ke publik.

Pasca penangkapan, Polres Madiun Kota langsung melakukan langkah lanjutan berupa pemeriksaan urine terhadap sejumlah pihak. Dari hasil pemeriksaan awal tersebut, ditemukan satu hingga dua orang yang terindikasi positif, dan selanjutnya dilakukan pemeriksaan lanjutan serta pengembangan.

Saat ini, HN telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Polres Madiun. Sementara itu, tiga orang lainnya ditangani oleh Polres Madiun Kota.

“Untuk yang ditangani Polres Madiun, ada dua orang, yakni satu warga sipil dan satu oknum anggota Polri berinisial HN,” kata AKBP Kemas.

Terkait kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain serta pengembangan jaringan yang lebih luas, Kapolres menyatakan hal tersebut masih dalam proses pendalaman. Untuk informasi lebih detail, pihaknya mempersilakan media melakukan konfirmasi langsung ke Polres Madiun Kota. (man)

Berita Terbaru

Sentuhan Humanis Kapolres Gresik di SLB

Sentuhan Humanis Kapolres Gresik di SLB

Kamis, 09 Apr 2026 19:40 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Suasana penuh kehangatan dan haru menyelimuti kegiatan kunjungan Kapolres Gresik Ramadhan Nasution di SLB Kemala Bhayangkari 2 G…

SK Palsu Berkedok Rekrutmen PNS, Belasan Warga Datangi Kantor Pemkab Gresik

SK Palsu Berkedok Rekrutmen PNS, Belasan Warga Datangi Kantor Pemkab Gresik

Kamis, 09 Apr 2026 19:13 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 19:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Dugaan penipuan rekrutmen pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mulai terkuak setelah b…

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Satu unit handphone dibawa Komisi Pemberantasan Korupsi dari hasil penggeledahan di rumah pengusaha event organizer Faizal Rachman d…

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya baru-baru ini mencatat terjadi lonjakan kasus terhadap suspek penyakit campak yang mana…

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Perihal rencana dua koridor baru Bus Trans Jatim Malang Raya, saat ini masih menunggu anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur…

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Status Gunung Semeru masih berada di level tiga atau siaga pasca hujan deras yang mengguyur kawasan Gunung Semeru mengakibatkan…