Wali Kota Madiun Diperiksa KPK di Polres Madiun, Pemeriksaan Berlangsung Delapan Jam

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi, menjalani pemeriksaan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Mapolres Madiun, Senin (19/1/2026). Pemeriksaan berlangsung sekitar delapan jam.

Maidi tiba di Mapolres Madiun sekitar pukul 08.30 WIB dan langsung masuk ke ruang pemeriksaan. Hingga pemeriksaan berakhir sekitar pukul 17.00 WIB, tidak ada keterangan resmi yang disampaikan kepada awak media terkait materi maupun status pemeriksaan tersebut.

Selain Wali Kota Maidi, tim penyidik KPK juga diketahui memeriksa sejumlah pihak lain di lokasi yang sama. Namun, KPK belum mengungkap identitas maupun kapasitas pihak-pihak yang turut diperiksa.

Kapolres Madiun, AKBP Kemas Indra Natanegara, membenarkan adanya kegiatan pemeriksaan oleh KPK di Polres Madiun. Ia menegaskan bahwa pihaknya hanya bersifat membantu dari sisi fasilitas.

“Pagi tadi memang ada pemeriksaan yang dilakukan oleh rekan-rekan KPK di Polres Madiun. Namun, untuk teknis pelaksanaannya kami tidak mengetahui secara detail. Untuk hal tersebut, silakan dikonfirmasi langsung kepada pihak KPK atau juru bicara KPK,” ujar AKBP Kemas.

Menurutnya, tim KPK mulai melakukan pemeriksaan sejak pagi dan telah meninggalkan Polres Madiun pada hari yang sama. “Pemeriksaan berlangsung sejak sekitar pukul 08.30 WIB dan saat ini tim KPK sudah meninggalkan Polres Madiun,” katanya.

Terkait pihak-pihak yang diperiksa, Kapolres mengaku tidak mengetahui secara rinci. “Informasi yang kami terima hanya bahwa pihak-pihak yang diperiksa berasal dari wilayah Madiun,” ucapnya.

Ia juga menyampaikan bahwa Polres Madiun hanya memfasilitasi tempat pemeriksaan. “Ada empat ruangan di Polres Madiun yang digunakan. Kami hanya memfasilitasi tempat sesuai kebutuhan,” jelasnya.

Sementara itu, mengenai jumlah orang yang diperiksa, Kapolres menyebut belum mengetahui secara pasti. Namun, ia memperkirakan jumlahnya mencapai puluhan orang.

Hingga berita ini diturunkan, KPK belum memberikan pernyataan resmi terkait hasil maupun perkembangan pemeriksaan tersebut. man

Berita Terbaru

Ekspresikan Potensi dan Lestarikan Budaya dengan Gelar Lomba Desian Batik

Ekspresikan Potensi dan Lestarikan Budaya dengan Gelar Lomba Desian Batik

Selasa, 06 Okt 2026 17:19 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 17:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Lamongan terus mendorong kreativitas generasi muda dan masyarakat dalam…

Tarik Minat Milenial Muda untuk Jaga Keberlangsungan Pertanian

Tarik Minat Milenial Muda untuk Jaga Keberlangsungan Pertanian

Selasa, 06 Okt 2026 17:17 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 17:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Seiring dengan kemampuan swasembada pangan serta etos kerja petani yang luar biasa dimiliki Kabupaten Lamongan, Bupati Yuhronur…

Terinspirasi Kampung Malaka Jaya, Ketua Komisi A Dorong Ketahanan Pangan dari Kampung

Terinspirasi Kampung Malaka Jaya, Ketua Komisi A Dorong Ketahanan Pangan dari Kampung

Selasa, 06 Okt 2026 15:37 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam upaya membangun ekosistem ketahanan pangan dari tingkat rumah tangga. Ketua Komisi A DPRD Surabaya Yona Bagus Widyatmoko…

Ledakan di Pakuwon City Surabaya, 41 Bangunan Rusak Parah hingga 5 Orang Luka

Ledakan di Pakuwon City Surabaya, 41 Bangunan Rusak Parah hingga 5 Orang Luka

Selasa, 06 Okt 2026 15:23 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 15:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ledakan keras di RM Nasi Tempong Sri Dewi di kawasan San Antonio, Pakuwon City, Surabaya, yang terjadi pada Selasa (6/10) sekitar…

Pastikan Pembelajaran Efektif, Pemkab Madiun Terus Evaluasi Sekolah Rakyat

Pastikan Pembelajaran Efektif, Pemkab Madiun Terus Evaluasi Sekolah Rakyat

Selasa, 06 Okt 2026 15:13 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 15:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Guna memastikan proses belajar dan mengajar berjalan tertib, efektif, dan sesuai dengan ketentuan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Per 2026, Pemkab Catat Serapan Pembelian Tembakau di Pamekasan Capai 42.575 Ton

Per 2026, Pemkab Catat Serapan Pembelian Tembakau di Pamekasan Capai 42.575 Ton

Selasa, 06 Okt 2026 15:07 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 15:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, mencatat serapan pembelian tembakau petani oleh pabrikan pada musim tanam tembakau 2026…