Jawab Tantangan Kardiometabolik, Daewoong Perluas Akses Terapi Dislipidemia di Jatim

author Arlana Chandra Wijaya

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SurabayaPagi, Surabaya – Daewoong Pharmaceutical Indonesia (Daewoong) resmi meluncurkan terapi kombinasi dosis tetap (fixed-dose combination/FDC) untuk pengobatan dislipidemia di Surabaya, Sabtu (1/2/2026). 

Peluncuran ini menjadi langkah lanjutan setelah sebelumnya diperkenalkan di Jakarta, sekaligus memperluas akses terapi spesifik bagi tenaga medis di Jawa Timur.

Peluncuran terapi tersebut dikemas dalam kegiatan “Dyslipidemia Treatment Surabaya Regional Launch Symposium” yang digelar di Novotel Surabaya dan dihadiri lebih dari 100 tenaga medis dari berbagai wilayah di Jawa Timur. 

Simposium ini membahas strategi optimal pengelolaan kolesterol LDL (low-density lipoprotein cholesterol) serta perkembangan klinis terbaru terapi kombinasi Ezetimibe dan Rosuvastatin.

Jawa Timur dipilih sebagai lokasi peluncuran regional karena tingginya prevalensi diabetes yang berkaitan erat dengan peningkatan risiko penyakit kardiometabolik. 

Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 Kementerian Kesehatan RI, prevalensi diabetes di Indonesia mencapai 11,7 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata global sebesar 10,6 persen, dengan Jawa Timur menjadi salah satu wilayah dengan jumlah penderita yang signifikan.

Endokrinolog RSUD Dr. Soetomo, Dr. dr. Soebagijo Adi, Sp.PD-KEMD, FINASIM, FACE, FACP, menjelaskan bahwa pasien diabetes memiliki risiko kardiometabolik yang jauh lebih tinggi sehingga membutuhkan pengendalian kolesterol yang lebih ketat.

“Pada pasien diabetes, monoterapi statin kerap belum mampu mencapai target LDL-C. Karena itu, terapi kombinasi sejak dini yang bekerja menghambat sintesis dan absorpsi kolesterol secara bersamaan menjadi sangat penting,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) Surabaya, Dr. dr. Suryono, Sp.JP (K), FIHA.

Menurutnya, pengelolaan dislipidemia dalam praktik klinis sehari-hari masih sering belum optimal.

“Terapi kombinasi dosis rendah yang ditawarkan Daewoong dapat menjadi solusi untuk menjawab tantangan kompleks penyakit kardiometabolik,” kata Suryono.

Terapi kombinasi Daewoong menggabungkan Rosuvastatin, yang bekerja menghambat sintesis kolesterol di hati, dan Ezetimibe, yang menghambat penyerapan kolesterol di usus halus. 

Kombinasi dua mekanisme ini dinilai mampu memberikan penurunan LDL-C yang lebih efektif dengan profil keamanan yang tetap terjaga, meskipun menggunakan dosis relatif rendah.

Kepala Divisi Kardiologi dan Kedokteran Vaskular RSUD Dr. Soetomo, Prof. Dr. dr. Yudi Her Oktaviono, Sp.JP (K), FIHA, mengungkapkan bahwa sebagian besar pasien jantung koroner di Indonesia masih belum mencapai target LDL-C kategori risiko sangat tinggi.

“Sekitar 91,5 persen pasien penyakit jantung koroner belum mencapai target LDL-C 55 mg/dL. Terapi kombinasi sejak dini dengan efektivitas yang telah terbukti menjadi strategi rasional untuk memperbaiki kesenjangan terapi dan meningkatkan prognosis pasien,” ujarnya.

Dalam peluncuran ini, Daewoong memperkenalkan lini tiga dosis, yakni 10/5 mg, 10/10 mg, dan 10/20 mg, termasuk dosis rendah 10/5 mg yang diklaim sebagai yang pertama di Indonesia. 

Pilihan dosis tersebut memungkinkan tenaga medis memberikan terapi yang lebih presisi dan terpersonalisasi sesuai tingkat risiko kardiovaskular pasien.

Direktur Daewoong Pharmaceutical Indonesia, Baik In Hyun, mengatakan bahwa peluncuran ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan terapi berbasis bukti ilmiah bagi tenaga medis di daerah.

“Melalui peluncuran ini, kami ingin mendukung tenaga medis di Jawa Timur dengan pilihan terapi yang presisi dan berbasis bukti. Ke depan, Daewoong akan terus memperkuat kolaborasi dengan komunitas medis sebagai mitra layanan kesehatan untuk pencegahan penyakit kardiovaskular dan peningkatan kualitas hidup masyarakat Indonesia,” ujarnya. Byb

Tag :

Berita Terbaru

Harga Produk Plastik Melonjak hingga 50 Persen di Pasar Besar Madiun

Harga Produk Plastik Melonjak hingga 50 Persen di Pasar Besar Madiun

Selasa, 31 Mar 2026 17:43 WIB

Selasa, 31 Mar 2026 17:43 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Kota Madiun – Kenaikan harga barang berbahan plastik melonjak signifikan. Dalam beberapa waktu terakhir, lonjakan harga disebut mencapai 40 h…

Isu Kenaikan Harga BBM Per April Picu Kepanikan, Warga Pilih isi Full Tank

Isu Kenaikan Harga BBM Per April Picu Kepanikan, Warga Pilih isi Full Tank

Selasa, 31 Mar 2026 17:39 WIB

Selasa, 31 Mar 2026 17:39 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Isu potensi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) imbas memanasnya konflik di Timur Tengah mulai memicu keresahan di masyarakat.…

Pemkot Mojokerto Pastikan Kualitas MBG, Ning Ita Turun Langsung Cek Dapur SPPG

Pemkot Mojokerto Pastikan Kualitas MBG, Ning Ita Turun Langsung Cek Dapur SPPG

Selasa, 31 Mar 2026 16:47 WIB

Selasa, 31 Mar 2026 16:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan…

Perkuat Pengamanan, PLN Gelar Operasi Grebeg Balon Udara dan Patroli Intensif di Jatim

Perkuat Pengamanan, PLN Gelar Operasi Grebeg Balon Udara dan Patroli Intensif di Jatim

Selasa, 31 Mar 2026 14:30 WIB

Selasa, 31 Mar 2026 14:30 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Dalam rangka menjaga keandalan pasokan listrik selama momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dan tradisi Lebaran Ketupat, PT PLN…

Bank Jatim Tutup Tahun 2025 dengan Kinerja Solid dan Laba Meningkat

Bank Jatim Tutup Tahun 2025 dengan Kinerja Solid dan Laba Meningkat

Senin, 30 Mar 2026 23:26 WIB

Senin, 30 Mar 2026 23:26 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - Di tengah persaingan perbankan yang semakin ketat, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk. (Bank Jatim) berhasil melewati tahun 2025…

Menteri PU Melongo, Ada Praktik Deep State di Kementeriannya yang Rugikan Rp 1 Triliun

Menteri PU Melongo, Ada Praktik Deep State di Kementeriannya yang Rugikan Rp 1 Triliun

Senin, 30 Mar 2026 19:51 WIB

Senin, 30 Mar 2026 19:51 WIB

LHP BPK Temukan Dugaan Kerugian Negara Rp1 Triliun. Dua Dirjen yaitu Direktur Jenderal (Dirjen) Dirjen Sumber Daya Air (SDA) dan Dirjen Cipta Karya telah…