Jelang HUT ke-18, Gerindra Surabaya Gelar Cek Kesehatan Gratis

author Al Qomaruddin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Ketua DPC Gerindra Surabaya Yona Bagus Widyatmoko, saat mengunjungi cek kesehatan di posko pemenangan Cak Yebe, Selasa (3/2). SP/ Al Qomaruddin
Wakil Ketua DPC Gerindra Surabaya Yona Bagus Widyatmoko, saat mengunjungi cek kesehatan di posko pemenangan Cak Yebe, Selasa (3/2). SP/ Al Qomaruddin

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Kewaspadaan terhadap penyakit menular kembali menguat menyusul meningkatnya perhatian global terhadap Virus Nipah yang memiliki tingkat kematian tinggi. Di tengah situasi tersebut, cek kesehatan gratis menjelang HUT ke-18 Partai Gerindra digelar sebagai langkah pencegahan dini dan penguatan kesadaran kesehatan masyarakat.

"Kami mengadakan cek kesehatan gratis untuk warga Gunung Sari Indah dalam rangka menyambut HUT Gerindra ke-18. Kegiatan ini menitikberatkan pemeriksaan kesehatan, terutama bagi warga lanjut usia,” ungkap Wakil Ketua DPC Gerindra Surabaya Yona Bagus Widyatmoko, usai cek kesehatan di posko pemenangan Cak Yebe, Selasa (3/2).

Pria yang menjabat sebagai Ketua Komisi A DPRD Surabaya ini menjelaskan, pemeriksaan kesehatan tersebut diikuti sekitar 100 peserta, dengan fokus pada deteksi dini kondisi kesehatan masyarakat, khususnya lansia yang dinilai rentan terhadap berbagai penyakit.

Selain pemeriksaan kesehatan, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan sebagai sarana edukasi kepada masyarakat terkait kewaspadaan terhadap virus Nipah, yang saat ini dilaporkan telah merebak di sejumlah negara, termasuk Thailand.

“Virus Nipah ini memiliki tingkat fatalitas yang tinggi, secara global bisa mencapai 40 hingga 75 persen. Walaupun di Indonesia belum ada kasus terkonfirmasi, kewaspadaan tetap harus dibangun sejak dini,” kata dia.

Cak Yebe sapaan lekatnya memaparkan Virus Nipah merupakan penyakit zoonosis yang ditularkan dari hewan ke manusia, terutama melalui kelelawar pemakan buah, dan pernah menyebabkan wabah di beberapa negara Asia. Pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan telah menyampaikan bahwa Indonesia saat ini masih dalam status waspada dan belum menemukan kasus positif.

“Virus ini dari kelelawar buah atau bahasa jawanya Codot. Dan justru karena belum ada kasus, langkah pencegahan seperti cek kesehatan gratis ini menjadi penting agar masyarakat terbiasa memeriksa kondisi tubuhnya dan tidak abai terhadap gejala awal penyakit,” ujar Cak YeBe.

Cak YeBe menyampaikan, kegiatan kesehatan yang dilakukan menjelang HUT Gerindra sejalan dengan agenda nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan kesehatan rakyat sebagai prioritas. Menurutnya, ketahanan kesehatan harus dibangun dari tingkat paling dasar, yakni keluarga dan lingkungan sekitar.

“Program yang dekat dengan masyarakat seperti ini adalah bentuk nyata dukungan terhadap kebijakan nasional dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia,” ucapnya.

Pun dia juga mengimbau warga Surabaya untuk tidak panik, namun tetap disiplin menjalankan pola hidup bersih dan sehat. Dia meminta masyarakat waspada terhadap konsumsi makanan, menjaga kebersihan lingkungan, serta segera memeriksakan diri jika mengalami gejala seperti demam tinggi, gangguan pernapasan, atau penurunan kesadaran.

“Kami mengajak masyarakat memanfaatkan layanan cek kesehatan gratis ini dan terus mengikuti arahan tenaga medis agar Surabaya tetap aman dan sehat,” pungkas Cak Yebe. Alq

Berita Terbaru

Lewat ‘Si Samawa’, Pemkot Madiun Integrasikan Layanan Nikah hingga Adminduk Lebih Cepat

Lewat ‘Si Samawa’, Pemkot Madiun Integrasikan Layanan Nikah hingga Adminduk Lebih Cepat

Kamis, 26 Feb 2026 11:44 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 11:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Melalui aplikasi "Si Samawa" atau Sistem Informasi Kerja Sama Kepala Kantor Kementerian Agama dengan Wali Kota, Pemerintah Kota…

Jaga Stabilitas Harga, Pemkab Jember Siapkan Skema Intervensi Pangan Terpadu

Jaga Stabilitas Harga, Pemkab Jember Siapkan Skema Intervensi Pangan Terpadu

Kamis, 26 Feb 2026 11:38 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 11:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Selama Bulan Ramadhan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember telah berkomitmen dengan menyiapkan skema intervensi pangan terpadu…

Lewat Gerakan Pangan Murah, Pemkab Bojonegoro Komitmen Jaga Pasokan Bapok

Lewat Gerakan Pangan Murah, Pemkab Bojonegoro Komitmen Jaga Pasokan Bapok

Kamis, 26 Feb 2026 11:16 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 11:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Selama Bulan Ramadhan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, bakal menggelar gerakan pangan murah di sejumlah wilayah…

Penganggaran JKN Rp38 Miliar Dinkes Madiun Dipersoalkan

Penganggaran JKN Rp38 Miliar Dinkes Madiun Dipersoalkan

Kamis, 26 Feb 2026 09:17 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 09:17 WIB

SURABAYA PAGI, Madiun - Polemik penganggaran swakelola di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun kembali mencuat. Setelah sorotan terhadap input swakelola…

Kejati Jatim Ungkap Skema Rangkap Jabatan Guru dan Pendamping Desa di Probolinggo

Kejati Jatim Ungkap Skema Rangkap Jabatan Guru dan Pendamping Desa di Probolinggo

Kamis, 26 Feb 2026 07:08 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 07:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya — Penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait penerimaan gaji atau honor ganda akibat rangkap jabatan di Kabupaten P…

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Surabaya, Surabayapagi.com - Dokumen resmi hasil Rapat Badan Musyawarah (Banmus) tertanggal 23 Februari 2026, tercantum agenda kegiatan Perjalanan ke Luar…