Pemkot Kediri Identifikasi Kabel Provider Nakal

author Duchan Prakasa

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri terus melakukan penataan kabel semrawut secara bertahap di sejumlah ruas jalan. Namun, di balik upaya merapikan wajah kota tersebut, tantangan terbesar yang dihadapi adalah mengidentifikasi kabel mana yang masih aktif dan mana yang sudah tidak digunakan.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kediri, I Made Dwi Permana, menjelaskan penataan kabel dilakukan setiap hari melalui kerja sama dengan para penyedia layanan jaringan atau provider yang beroperasi di Kota Kediri.

“Penataan kita lakukan setiap hari, Senin sampai Jumat dibagi per provider, sementara hari Minggu seluruh provider ikut berpartisipasi,” kata Made, Selasa (3/1/2026).

Saat ini, terdapat sekitar 18 provider yang beroperasi di Kota Kediri. Setiap hari, empat hingga lima provider ditugaskan untuk turun ke lapangan dengan melibatkan minimal 10 hingga 15 teknisi. Penataan dilakukan secara bertahap dan tidak bisa diselesaikan dalam satu hari untuk satu ruas jalan.

“Tidak satu ruas bisa selesai dalam satu hari. Biasanya dilanjutkan ke hari berikutnya oleh tim provider yang lain,” ujarnya.

Dwi menambahkan, kendala utama di lapangan adalah sulitnya menandai kabel yang masih berfungsi. Dalam satu ruas jalan, jumlah kabel bisa mencapai 50 hingga 60 kabel, sementara tim pemasangan, perawatan, dan pemindahan kabel berasal dari personel yang berbeda-beda dari masing-masing provider.

“Kadang tim di lapangan tahu itu kabel dari providernya, tapi belum tentu tahu apakah kabel itu masih aktif atau tidak. Itu yang menyulitkan,” jelasnya.

Karena keterbatasan tersebut, penataan sementara dilakukan dengan cara mengikat dan merapikan kabel yang masih utuh. Kabel yang sudah terputus atau jelas tidak digunakan akan dipotong.

“Kalau kabelnya putus, langsung kita potong. Tapi kalau masih tersambung semua, kita rapikan dulu karena masih kesulitan memastikan fungsinya,” tambah Dwi.

Penataan kabel di Kota Kediri dilakukan berdasarkan rute yang telah direncanakan. Sejumlah ruas jalan utama telah menjadi prioritas, seperti Jalan Brawijaya, Jalan Diponegoro, hingga Jalan Basuki Rahmat, dan akan terus berlanjut ke ruas-ruas lainnya.

Meski hingga kini Pemerintah Kota Kediri belum memiliki regulasi khusus terkait perizinan pemasangan kabel dan tiang telekomunikasi, penataan tetap dilakukan melalui skema rekomendasi pemanfaatan ruang milik jalan.

“Untuk pemasangan kabel dan tiang, saat ini masih bersifat rekomendasi. Tapi penataan tetap kita lakukan agar kondisi kota lebih tertib dan rapi,” pungkasnya. Can

Berita Terbaru

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) siap berjuang mati-matian. Menurutnya pernyataan Jokowi itu menjadi dorongan moral dan militansi…

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Setelah tak jabat Kepala Staf Kepresidenan (KSP) dan kini jadi Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia…

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengundang organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam pada Selasa (3/2) siang. Apa yang akan…

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komnas Anak berharap kasus ini tidak berlarut-larut. Sebab, konflik yang terus menerus terekspos di media dikhawatirkan akan…

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Drama perseteruan antara pihak Ressa dan Denada memasuki babak baru yang makin panas. Tak main-main, Dino Rossano Hansa selaku Om…

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Saat pidato di Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026), Presiden Prabowo…