Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa,  bereaksi atas operasi KPK bersamaan di Ditjen Pajak dan Bea Cukai oleh KPK.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa,  bereaksi atas operasi KPK bersamaan di Ditjen Pajak dan Bea Cukai oleh KPK.

i

34 Pejabat Bea Cukai dan  40-45 Pejabat Direktorat Jenderal Pajak Dibuang ke Tempat Sepi, dari Wilayah Gemuk Usai OTT KPK

 

 

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Menurut Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa,  bereaksi atas operasi KPK bersamaan di Ditjen Pajak dan Bea Cukai oleh KPK . Operasi OTT ini bisa menjadi terapi kejut (shock therapy) bagi jajaran anak buahnya untuk memperbaiki kinerja.

"(OTT) Ini juga mungkin merupakan shock therapy bagi pegawai kami," ujar Purbaya saat Rapat dengan Komisi XI DPR di Gedung DPR, Kamis (5/1).

 

Lakukan Reformasi Internal

Purbaya  menyatakan bahwa pihaknya tengah melakukan reformasi internal di Direktorat Jenderal Pajak dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Reformasi menyasar pegawai-pegawai yang dianggap nakal.

Purbaya mengatakan bahwa Pegawai Negeri Sipil (PNS) tidak bisa diberhentikan atau dirumahkan secara sepihak. Ia mengaku sempat mempertimbangkan opsi tersebut namun urung dilakukan.

"Rupanya kalau di Pajak, di Keuangan atau pegawai negeri kita nggak bisa mecat pegawai. Merumahkan juga nggak bisa. Saya tadinya mau saya rumahin aja, saya rumahin, nggak bisa rupanya. Nanti dituntut PTUN kalah lo katanya, ya udah nggak jadi," tambahnya dalam rapat dengan Komisi XI DPR RI, dikutip Kamis (5/2/2026).

Oleh karena itu, langkah yang diambil Purbaya dengan memindahkan pegawai. Pegawai yang dinilai bermasalah dipindahkan dari lokasi strategis ke tempat yang lebih sepi, sementara pegawai berkinerja baik dipindahkan ke lokasi strategis.

"Jadi, kita pindahkan ke tempat-tempat yang lebih sepi dan yang bagus-bagus kita tempatkan tempat yang lebih baik. Supaya mereka atau ada perbaikan di tempat kita," imbuhnya.

Purbaya menyampaikan bahwa Kementerian Keuangan telah mengganti hampir 34 pejabat Bea dan Cukai di titik-titik sentral yang selama ini dianggap ramai. Mereka yang diganti memiliki kinerja kurang baik.

"Selama ini saya anggap kalau diberi perintah orang-orangnya tidak mem-follow up dengan baik. Jadi, itu merupakan shock therapy ke teman-teman Bea Cukai yang baru, yang baik-baik, yang diposisi yang baru, yang dianggap gemuk tadi, untuk meningkatkan kinerjanya dengan lebih baik lagi," beber Purbaya.

Reformasi serupa juga dilakukan di Direktorat Jenderal Pajak. Pada pekan ini, ia akan memindahkan 40-45 pegawai ke wilayah yang lebih sepi. Purbaya menyinggung masih adanya diskusi antara oknum pegawai pajak dengan wajib pajak tertentu.

"Hal yang sama juga kami lakukan ke Pajak. Minggu ini kita akan pindahkan 40-45 orang lebih dari tempat-tempat yang dianggap gemuk dan kita anggap masih melakukan diskusi dengan para wajib pajak tertentu, untuk dipindahkan ke tempat-tempat yang lebih sepi," tutup Purbaya. n erc/jk/rmc

Berita Terbaru

Perkuat Ketahanan Pangan, Situbondo Dorong Petani Manfaatkan Limbah Dapur Jadi POC

Perkuat Ketahanan Pangan, Situbondo Dorong Petani Manfaatkan Limbah Dapur Jadi POC

Rabu, 24 Jun 2026 11:56 WIB

Rabu, 24 Jun 2026 11:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan dan menekan ketergantungan penggunaan pupuk kimia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

AHY Ditunjuk Ketua Dewan Pakar IKA UNAIR, Siap Jembatani Kampus dan Kebijakan Publik

AHY Ditunjuk Ketua Dewan Pakar IKA UNAIR, Siap Jembatani Kampus dan Kebijakan Publik

Rabu, 24 Jun 2026 09:13 WIB

Rabu, 24 Jun 2026 09:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), resmi dipercaya menjadi K…

DPRD Jatim Desak Perda BUMD Pangan Segera Dibahas, Dinilai Bisa Perkuat Ekonomi Pertanian

DPRD Jatim Desak Perda BUMD Pangan Segera Dibahas, Dinilai Bisa Perkuat Ekonomi Pertanian

Rabu, 24 Jun 2026 08:36 WIB

Rabu, 24 Jun 2026 08:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SUrabaya – DPRD Jawa Timur mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Timur segera menyusun dan membahas rancangan peraturan daerah (Perda) terkait p…

Ratusan Anak Lamongan Ikuti Khitan Massal

Ratusan Anak Lamongan Ikuti Khitan Massal

Selasa, 23 Jun 2026 20:41 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 20:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Masih dalam rangka Hari Jadi Lamongan (HJL) ke 457 tahun, dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54, digelar sunatan massal, yang…

Ribuan Relawan Aksi di depan Kantor Pemkab Lamongan, Minta MBG Dilanjutkan

Ribuan Relawan Aksi di depan Kantor Pemkab Lamongan, Minta MBG Dilanjutkan

Selasa, 23 Jun 2026 20:36 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 20:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Aksi untuk mendesak dan mendukung kelanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus disuarakan oleh relawan di mana-mana, tak…

AQUVIVA Ajak Masyarakat Terapkan Panduan Hidrasi 3-2-1

AQUVIVA Ajak Masyarakat Terapkan Panduan Hidrasi 3-2-1

Selasa, 23 Jun 2026 18:12 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 18:12 WIB

SURABAYAPAGI : Dalam momentum Hari Hidrasi Nasional, AQUVIVA merek air minum dalam kemasan (AMDK) dari WINGS Food yang pertama di Indonesia menggunakan…