SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masjidil Haram sangat ramai, terutama menjelang salat Subuh dan saat berbuka puasa, dengan suasana ibadah yang kental.
Menjelang salat Subuh, halaman luar masjid semakin dipadati jemaah yang bersiap untuk melaksanakan ibadah. Salat Subuh di Makkah hari Minggu (22/2) waktu setempat, jamaah padat .
Berdasarkan siaran langsung saluran resmi di bawah Otoritas Penyiaran Saudi, YouTube KSA Qur'an TV, Minggu (22/2/2026), jemaah tampak memadati area pelataran Ka'bah untuk melakukan tawaf sebelum salat Subuh tiba. Area dalam juga terlihat ramai lalu-lalang jemaah.
Suasana umrah hari ke-5 Ramadan 2026, Minggu (22/2/2026) sekitar pukul 05.00 waktu Arab Saudi. Tangkapan Layar YouTube KSA Qur'an TV
Jemaah juga terlihat melakukan tawaf di rooftop (jembatan lingkar) Masjidil Haram menggunakan mobil golf. Fasilitas ini diperuntukkan bagi jemaah lansia dan berkebutuhan khusus.
Area halaman luar juga mulai ramai menjelang salat Subuh. Sekitar pukul 05.00 waktu Arab Saudi, jemaah mulai membuat shaf untuk bersiap salat Subuh. Salat Subuh di Makkah jatuh pada pukul 05.31 waktu setempat, menurut jadwal salat yang dibagikan Haramain lewat media sosial X
Kantor berita SPA melaporkan bahwa Kerajaan Arab Saudi telah menerjunkan Pasukan Keamanan Kementerian Dalam Negeri untuk mengatur dan mengelola kerumunan di Masjidil Haram selama bulan suci Ramadan 1447 H. Langkah ini diambil untuk memastikan keselamatan dan kelancaran ibadah para jemaah umrah dan pengunjung Masjid Suci.
Pemerintah Saudi mengerahkan pasukan khusus untuk memastikan keamanan dan kelancaran pergerakan jemaah.
Di Masjidil Haram, pengaturan operasional meliputi area mataf, sa’i, pelataran, perluasan tahap kedua dan ketiga, hingga fasilitas layanan dan sanitasi. Sementara di Masjid Nabawi, pengelolaan difokuskan pada area masjid utama, pelataran, atap, serta fasilitas pendukung. Pembagian zona dilakukan untuk memperjelas arus pergerakan jemaah saat jam padat.
Tampak berbagai teknologi cerdas turut diaktifkan, termasuk peta 3D interaktif, sistem penghitungan jemaah berbasis sensor real-time, serta perangkat pengukur kepuasan pengunjung. Pusat komando teknik disiagakan untuk memantau operasional secara langsung.
Selain itu, layanan transportasi khusus lansia, layar panduan multibahasa, pembaruan sistem penomoran pintu, serta layanan pelaporan cepat “Rased” juga dioperasikan guna meningkatkan respons lapangan.
Jamaah Umroh RI Sangat Tinggi
Tahun ini, Arab Saudi memulai puasa Ramadan pada 18 Februari 2026, sehari lebih awal dari Indonesia. Penetapan awal Ramadan di Arab Saudi didasarkan pada laporan terlihatnya hilal pada hari pemantauan, Selasa (17/2/2026).
Jumlah jamaah umroh Ramadhan 2026 (1447 H) Indonesia diprediksi sangat tinggi, mencapai ribuan, mengingat Ramadhan diperkirakan jatuh pada pertengahan Februari hingga Maret 2026. Arab Saudi membatasi penggunaan aplikasi Nusuk untuk izin umroh dan shalat di Rawdah. Batas akhir kedatangan jamaah adalah 3 April 2026. n arb, ec, rmc
Editor : Moch Ilham