Liga Surabaya Jeda, WCP Pasopati Matangkan U-10 di Ramadhan Menuju Bali 7s 2026

author M. Aidid Koresponden Gresik

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Jeda kompetisi Liga Surabaya dimanfaatkan WCP Pasopati Academy untuk mematangkan persiapan tim U-10 (kelahiran 2016–2017) menuju ajang internasional International Youth Football Tournament Bali 7s 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 2–5 April 2026.

Langkah percepatan program dilakukan seiring kompetisi Liga Surabaya yang memasuki masa break selama Ramadhan dan direncanakan kembali bergulir pada 18 April 2026.

Ketua SSB WCP Pasopati Academy, Efendi, menegaskan bahwa tim tidak dibebani ambisi gelar pada turnamen internasional tersebut. Menurutnya, fase usia 10 tahun adalah momentum emas untuk memperkuat fondasi teknik dan pengambilan keputusan.

“Kami tidak membebani anak-anak dengan target juara. Yang terpenting adalah mereka mampu menerapkan fase fundamental dan learn to train — menguasai bola, bergerak tanpa bola, dan berani mengambil keputusan. Turnamen internasional adalah laboratorium belajar, bukan sekadar ajang mencari piala,” ujar Efendi.

Ia menilai Bali 7s relevan untuk memperkaya jam terbang pemain karena format pertandingan yang padat dan partisipasi tim lintas daerah maupun negara.

Program latihan dipusatkan di Banjarsari Sport Center, Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik — homebase WCP sejak 2024. Selama bulan Ramadhan, tim U-10 tetap berlatih setiap Selasa, Rabu, Kamis, dan Minggu pukul 16.30–17.30 WIB.

Penyesuaian intensitas dilakukan agar pemain tetap nyaman dan aman, tanpa mengurangi konsistensi sentuhan bola serta kebugaran dasar. Selain latihan rutin, agenda gim internal dan uji tanding ringan digelar untuk menjaga ritme kompetitif.

Sebelumnya, pada 15 Februari 2026, WCP Pasopati U-10 mengikuti mini turnamen delapan tim dan meraih peringkat ketiga. Hasil tersebut menjadi bahan evaluasi, khususnya pada aspek keberanian mengambil keputusan dan konsistensi fase permainan saat berada di bawah tekanan.

Kemudian pada 6 Maret 2026, tim mengikuti fun game yang melibatkan lima peserta. Meski berlabel fun, laga tersebut tetap menekankan disiplin posisi, komunikasi, serta keberanian duel satu lawan satu — elemen krusial pembinaan usia dini.

Selepas Lebaran, tim dijadwalkan menjalani minimal tiga kali sparing melawan SSB wilayah Gresik dan Surabaya. Agenda ini diarahkan untuk:

1.Menguji penerapan materi fundamental (ball mastery, movement without ball, orientasi posisi),

2. Meningkatkan adaptasi tempo pertandingan,

3. Mengukur konsistensi mental bertanding,

4. Mematangkan kebiasaan pengambilan keputusan sebelum tampil di Bali.

WCP Academy (Wahana Citra Pesepak Bola) didirikan oleh Widodo C. Putro di Gresik. Sejak awal, Widodo membangun ekosistem pembinaan dari Desa Kembangan, bahkan membuat lapangan latihan di tengah area persawahan agar anak-anak berlatih secara fokus dan natural.

Pada 2014, akademi resmi menjadi anggota internal Asosiasi PSSI Kabupaten Gresik. Salah satu alumninya yang kerap disebut adalah M. Dimas Drajad, mantan pemain Timnas U-19 dan senior yang kini membela Malut United.

Dalam perjalanan pembinaannya, Widodo juga pernah menangani sekitar 100 murid saat masa vakum kompetisi akibat sanksi FIFA, menunjukkan komitmen menjaga denyut sepak bola akar rumput.

Persiapan U-10 kini berada di bawah arahan Coach Zainul Arifin. Di sepak bola Jawa Timur, ia dikenal pernah menjadi bagian dari Petrokimia Putra pada era 1990-an — klub berjuluk “Kebo Giras” yang memiliki jejak prestasi di awal era Liga Indonesia.

Pengalaman tersebut kini diturunkan dalam pembinaan usia dini.

“Kami ingin menanamkan karakter bermain yang kuat dan cerdas, namun tetap menikmati proses. Anak-anak bukan hanya belajar teknik, tetapi juga mentalitas dan respect,” ujar Coach Zainul.

Jeda Liga Surabaya dipandang sebagai momentum krusial untuk memperkuat kebiasaan bermain yang benar. Dengan kombinasi latihan Ramadhan, jam tanding melalui mini turnamen dan fun game, serta agenda sparing pasca Lebaran, WCP Pasopati menargetkan Bali 7s sebagai investasi perkembangan jangka panjang.

Bagi talenta muda Gresik, perjalanan ke Bali bukan sekadar perjalanan kompetisi, melainkan tahap pembentukan karakter dan kualitas bermain menuju jenjang yang lebih tinggi. did

Berita Terbaru

MPLS Sekolah Rakyat di Jombang Diundur Imbas Gedung Belum Rampung

MPLS Sekolah Rakyat di Jombang Diundur Imbas Gedung Belum Rampung

Senin, 13 Jul 2026 15:28 WIB

Senin, 13 Jul 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Melihat fenomena kegiatan awal masuknya Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa, justru berbeda dengan…

Sapa Siswa Hari Pertama Masuk Sekolah, Bupati Lamongan Tekankan ke Lembaga Hindari Bullying

Sapa Siswa Hari Pertama Masuk Sekolah, Bupati Lamongan Tekankan ke Lembaga Hindari Bullying

Senin, 13 Jul 2026 15:24 WIB

Senin, 13 Jul 2026 15:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Hari pertama masuk sekolah pada ajaran baru ini, Bupati Lamongan beserta istri dan jajarannya mengunjungi lembaga pendidikan dan…

Rangkaian Kegiatan MPLS, SMA Negeri 9 Surabaya Angkat Tema Ramah

Rangkaian Kegiatan MPLS, SMA Negeri 9 Surabaya Angkat Tema Ramah

Senin, 13 Jul 2026 15:19 WIB

Senin, 13 Jul 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kegiatan MPLS yang di adakan oleh SMA Negeri 9 Surabaya pada tahun ini mengusung Tema Ramah, yang dimana Tema ini di pilih karena…

Pelaksanaan MPLS, SDN Ketabang 1/288 Angkat Tema Sumber Gizi Generasi Berlian

Pelaksanaan MPLS, SDN Ketabang 1/288 Angkat Tema Sumber Gizi Generasi Berlian

Senin, 13 Jul 2026 15:17 WIB

Senin, 13 Jul 2026 15:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Masa pengenalan lingkungan sekolah atau yang sering kita sebut dengan nama MPLS menjadi salah satu kegiatan yang banyak di…

Kapolres Gresik Tinjau Langsung Hari Pertama Sekolah, Pastikan Arus Lalu Lintas Aman dan Lancar

Kapolres Gresik Tinjau Langsung Hari Pertama Sekolah, Pastikan Arus Lalu Lintas Aman dan Lancar

Senin, 13 Jul 2026 15:16 WIB

Senin, 13 Jul 2026 15:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Hari pertama kegiatan belajar mengajar usai libur panjang selalu diwarnai meningkatnya mobilitas masyarakat, terutama di sekitar k…

Peternak Telur Puyuh Meringis, Harga Merosot hingga Rp18 Ribu per Kilogram

Peternak Telur Puyuh Meringis, Harga Merosot hingga Rp18 Ribu per Kilogram

Senin, 13 Jul 2026 14:49 WIB

Senin, 13 Jul 2026 14:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Belakangan ini, sejumlah peternak telur puyuh di Bumi Kanjuruhan, Malang meringis melihat harga komoditas tersebut merosot hingga Rp…