Ning Ita Minta Prameswari, PSC dan PMI Tetap Maksimal Layani Warga Meski Puasa

author Dwi Agus Susanti

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali kota saat membuka kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) kinerja Prameswari yang digelar di Pendopo Sabha Kridatama Rumah Rakyat.
Wali kota saat membuka kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) kinerja Prameswari yang digelar di Pendopo Sabha Kridatama Rumah Rakyat.

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari meminta tim Prameswari, Public Safety Center (PSC) 119, hingga Palang Merah Indonesia (PMI) tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat meski sedang menjalankan ibadah puasa Ramadan.

Pesan itu disampaikan saat kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) kinerja Prameswari yang digelar di Pendopo Sabha Kridatama Rumah Rakyat, Kota Mojokerto, Senin (9/3/2026).

Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita tersebut menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat harus tetap optimal, agar menjadi ladang pahala selama Ramadan.

“Justru ketika kita melayani masyarakat dengan ikhlas di bulan Ramadan, insyaallah pahalanya akan dilipatgandakan,” tuturnya.

Pada kesempatan ini Ning Ita juga menyampaikan apresiasi kepada tim kegawatdaruratan seperti PSC 119 dan PMI yang selama ini menjadi garda depan dalam penanganan kondisi darurat kesehatan. Menurutnya, tugas tersebut merupakan pekerjaan mulia karena berkaitan langsung dengan keselamatan nyawa manusia.

Ia juga menekankan pentingnya peran tim Prameswari dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Meski seluruh warga Kota Mojokerto telah ter-cover program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), ia berharap masyarakat tetap mengutamakan upaya pencegahan penyakit.

“Yang kita inginkan tentu warga Kota Mojokerto tetap sehat. Karena itu peran Prameswari tidak hanya ketika masyarakat sakit, tetapi juga mengedukasi agar warga tidak sampai jatuh sakit,” tegasnya.

Kegiatan monev tersebut juga diisi dengan tausiah oleh Ustadz Musta’in Rozak. Pada kesempatan itu, Ning Ita turut menyerahkan bingkisan Lebaran secara simbolis kepada perwakilan Prameswari, PSC 119, dan PMI sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam menjaga kesehatan masyarakat. Dwi

Berita Terbaru

Menteri PU Melongo, Ada Praktik Deep State di Kementeriannya yang Rugikan Rp 1 Triliun

Menteri PU Melongo, Ada Praktik Deep State di Kementeriannya yang Rugikan Rp 1 Triliun

Senin, 30 Mar 2026 19:51 WIB

Senin, 30 Mar 2026 19:51 WIB

LHP BPK Temukan Dugaan Kerugian Negara Rp1 Triliun. Dua Dirjen yaitu Direktur Jenderal (Dirjen) Dirjen Sumber Daya Air (SDA) dan Dirjen Cipta Karya telah…

Gus Ipul, Klaim tak Pantas Jadi Ketum PBNU

Gus Ipul, Klaim tak Pantas Jadi Ketum PBNU

Senin, 30 Mar 2026 19:49 WIB

Senin, 30 Mar 2026 19:49 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Saat ini sedang ramai dibahas tokoh NU yang berambisi ingin jadi ketum PBNU. Berdasarkan hasil Muktamar NU ke-34 di Lampung tahun…

Wakil Dekan FH UNAIR, Tim Perumus RUU Perampasan Aset

Wakil Dekan FH UNAIR, Tim Perumus RUU Perampasan Aset

Senin, 30 Mar 2026 19:48 WIB

Senin, 30 Mar 2026 19:48 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Dr. Maradona, S.H., LL.M., Ph.D., Wakil Dekan III FH UNAIR, terlibat pembahasan RUU Perampasan Aset dengan Komisi III DPR. Komisi…

Baru Kali ini, Komisi III DPR Penjamin Penangguhan Penahanan Terdakwa Korupsi 

Baru Kali ini, Komisi III DPR Penjamin Penangguhan Penahanan Terdakwa Korupsi 

Senin, 30 Mar 2026 19:45 WIB

Senin, 30 Mar 2026 19:45 WIB

Kejagung Hormati, Tapi Ingatkan Penangguhan Penahanan Melalui Proses Persidangan   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komisi III DPR menggelar rapat yang membahas …

Noel-Yaqut Bilang, KPK Sudah Gak Punya Malu

Noel-Yaqut Bilang, KPK Sudah Gak Punya Malu

Senin, 30 Mar 2026 19:42 WIB

Senin, 30 Mar 2026 19:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Dua tahanan KPK yang berlatarbelakang menteri dan wakil menteri, berkelakar kritik KPK. Itu disampaikan terdakwa kasus dugaan…

Kejagung Masih Rahasiakan, Pejabat yang Kongkalikong dengan Terduga Korupsi Tambang Rp 47 T

Kejagung Masih Rahasiakan, Pejabat yang Kongkalikong dengan Terduga Korupsi Tambang Rp 47 T

Senin, 30 Mar 2026 19:40 WIB

Senin, 30 Mar 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Hingga Senin (30/3/2026), penyelenggara negara yang diduga terlibat kasus korupsi dengan Samin Tan, masih belum dipanggil Kejagung.…