Puskeswan di Surabaya Kebanjiran Penitipan Anabul Jelang Mudik Lebaran 2026

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Salah satu Puskeswan di Surabaya sedang memberikan perawatan pada anabul milik pemudik saat lebaran. SP/ SBY
Ilustrasi. Salah satu Puskeswan di Surabaya sedang memberikan perawatan pada anabul milik pemudik saat lebaran. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menjelang arus mudik lebaran 2026, salah satu di Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) milik Pemerintah Kota Surabaya di Jalan Ikan Dorang nomor 15, Perak Barat justru kebanjiran penitipan anabul (kucing) para pemudik. Pasalnya, saat momentum mudik lebaran layanan penitipan hewan peliharaan atau pet hotel di Surabaya mulai ramai dicari. 

Diketahui, untuk layanan penitipan dengan nama layanan Titip Sehat mulai berjalan sejak awal 2025 setelah fasilitas Puskeswan selesai direhabilitasi. Meski periode mudik belum dimulai sebagian kuota penitipan sudah hampir penuh. Namun, layanan penitipan kucing untuk periode Lebaran mulai dibuka pada 18-24 Maret pukul 09.00-12.00 WIB.

"Sebetulnya Puskeswan ini sudah lama ada. Tapi di rehab pertengahan 2024 dan mulai beroperasi penuh awal 2025, termasuk layanan rawat inap dan titip sehat," jelas Rinni Sulestari (57), Dokter hewan Puskeswan Surabaya, Jumat (13/03/2026).

Sementara itu, bagi warga yang ingin menitipkan hewan peliharaannya dapat mendaftar secara langsung maupun melalui website https://dkpp.surabaya.go.id/puskeswan atau aplikasi milik Puskeswan. Dalam layanan ini Puskeswan hanya menerima kucing dengan kondisi sehat. Sebelum dititipkan, hewan akan diperiksa terlebih dahulu oleh dokter hewan.

"Boleh datang langsung, nanti tetap kita bantu daftar lewat sistem aplikasi kami. Namanya titip sehat, jadi kita periksa dulu apakah kondisinya sehat atau tidak. Kita juga cek apakah sudah vaksin atau belum," jelasnya.

Untuk kucing yang sudah dan yang belum divaksin ditempatkan di ruangan terpisah, sehingga pemilik tidak perlu khawatir terkait kondisi kesehatan anabulnya. Namun apabila kucing yang datang dalam kondisi sakit, Puskeswan tidak dapat menerimanya sebagai penitipan. Hewan tersebut akan diarahkan untuk rawat inap dengan biaya yang berbeda.

"Kalau ternyata sakit, kita informasikan ke pemilik dan bisa masuk rawat inap. Penanganan maupun harga tentu berbeda dengan Titip Sehat," katanya.

Untuk biaya penitipan, Puskeswan mematok tarif Rp 30 ribu per hari per ekor. Fasilitas yang didapat antara lain kandang, pasir kucing, makan, dan minum dengan ruangan bersih dilengkapi AC. Selain itu, Puskeswan juga memberikan promo bagi kucing yang dititipkan selama 7 hari yaitu gratis snack dan injeksi vitamin, gratis grooming untuk 10 hari, atau gratis grooming dan injeksi vitamin untuk 15 hari. sb-01/dsy

Berita Terbaru

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

SurabayaPagi, Bandung — Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta merebut gelar juara beregu Campus League Badminton 2026 - The Nationals setelah m…

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Adanya peredaran beras bantuan pangan yang berubah warna di wilayah Semanding Tuban, langsung ditanggapi oleh Bulog Cabang B…

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Penyaluran pupuk bersubsidi di Jawa Timur hingga 21 September 2026 baru mencapai 73,64 persen. Dari total alokasi 2.115.951 ton,…

Karyawan PT SPS di 5 Pabrik Gelar Doa Bersama Untuk para Korban Kecelakaan Kerja

Karyawan PT SPS di 5 Pabrik Gelar Doa Bersama Untuk para Korban Kecelakaan Kerja

Jumat, 25 Sep 2026 19:42 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 19:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai bagian dari duka atas tragedi kecelakaan pekerjaan yang menewaskan 4 karyawan dan 3 lainya masih perawatan, semua karyawan…

Empat Raperda Masuk DPRD, Aturan CSR Juga Ikut Diubah 

Empat Raperda Masuk DPRD, Aturan CSR Juga Ikut Diubah 

Jumat, 25 Sep 2026 19:21 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemkot Madiun ingin memperjelas peran forum yang mengoordinasikan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Untuk itu, Pemkot m…