Lewat ‘Gerebek TBC’, Dinkes Kota Madiun Tingkatkan Temuan Kasus Baru

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Pemeriksaan kasus baru penyakit tuberkulosis (TBC) di Kota Madiun, Jawa Timur. SP/ MDN
Ilustrasi. Pemeriksaan kasus baru penyakit tuberkulosis (TBC) di Kota Madiun, Jawa Timur. SP/ MDN

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dalam rangka meningkatkan temuan kasus baru penyakit tuberkulosis (TBC) guna mengejar target Eliminasi TB Tahun 2030 sesuai yang dicanangkan pemerintah, Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan KB (Dinkes PPKB) Kota Madiun intensif menggiatkan program "Gerebek TBC" di tingkat kelurahan dengan melibatkan petugas puskesmas dan kader Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP).

"Setahun target kita 1.000 lebih kasus TB yang harus ditemukan fasilitas layanan kesehatan di Kota Madiun," ujar Kepala Dinkes PPKB Kota Madiun Denik Wuryani, Jumat (27/03/2026).

Selain itu, Dinkes Kota Madiun juga mendorong warga setempat melakukan skrining mandiri melalui aplikasi E-Tibi di laman https://etibi.dinkes.jatimprov.go.id/skrining. Melalui aplikasi tersebut setelah mengisi data identitas diri, masyarakat akan diarahkan untuk mengisi riwayat kesehatan terkait TBC. 

Berdasarkan data Dinas Kesehatan setempat menyebutkan temuan kasus TBC di Kota Madiun cukup tinggi dalam dua tahun terakhir. Sepanjang tahun 2025 ditemukan sebanyak 1.281 kasus TB. Jumlah itu sedikit lebih tinggi dibanding temuan tahun 2024 dengan 1.268 temuan kasus TB baru.

Sementara di awal tahun 2026 ini, tercatat terdapat 158 temuan kasus. Dengan demikian, dalam tiga tahun terakhir sudah ada 2.707 temuan kasus TBC di Kota Madiun. Dan dari ribuan temuan kasus tersebut, diketahui penderitanya bukan hanya merupakan warga Kota Madiun. Sesuai data, separuh di antaranya merupakan warga luar kota yang berobat di Kota Madiun.

Sehingga, hingga saat ini, Dinkes Kota Madiun terus melakukan deteksi dini atau skrining melalui berbagai program di wilayahnya. Selain itu, bagi para penderita, diharapkan melakukan pengobatan TBC secara rutin dan tuntas minimal enam bulan berturut-turut agar sembuh total yang dapat diakses di seluruh puskesmas secara gratis. md-02/dsy

Berita Terbaru

PDIP Kritik KPK yang Masih Suka OTT

PDIP Kritik KPK yang Masih Suka OTT

Minggu, 05 Jul 2026 20:51 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PDIP, Deddy Sitorus, yang anggota Komisi II DPR menyoroti dua Bupati Langkat dan Kuantan Singingi (Kuansing) secara…

Rp323 Miliar, Biaya Pesta Pernikahan Taylor dan Travis

Rp323 Miliar, Biaya Pesta Pernikahan Taylor dan Travis

Minggu, 05 Jul 2026 20:50 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Beberapa nama besar hadir dalam pesta pernikahan Taylor dan Travis. Mereka antara lain Selena Gomez, Gigi Hadid, Bradley Cooper,…

Oknum Brimob dan TNI AL Terlibat Penyelundupan Sabu

Oknum Brimob dan TNI AL Terlibat Penyelundupan Sabu

Minggu, 05 Jul 2026 20:48 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung membongkar upaya penyelundupan sekitar 5 kilogram sabu dan 202 butir pil ekstasi di…

Panas di New York, Dikisaran 40 hingga 46 C

Panas di New York, Dikisaran 40 hingga 46 C

Minggu, 05 Jul 2026 20:46 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Gelombang panas ekstrem kini juga melanda wilayah timur laut Amerika Serikat, dengan Central Park, New York. Saat ini tercatat…

Puncak Musim Kemarau Diprediksi Agustus

Puncak Musim Kemarau Diprediksi Agustus

Minggu, 05 Jul 2026 20:44 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Puncak musim kemarau di pulau Jawa diprediksi terjadi pada Agustus 2026. BMKG memprediksi puncak musim kemarau di Indonesia…

Gelombang Panas di Prancis, Tewaskan 1.000 Warga

Gelombang Panas di Prancis, Tewaskan 1.000 Warga

Minggu, 05 Jul 2026 20:43 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Gelombang panas di Eropa, yang datang lebih awal pada musim panas tahun ini berlangsung sangat intens dan berkepanjangan. Ini…