Indonesia ,Peringkat 19 Penegakan Hukum Terburuk di Asia

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news


SURABAYAPAGI.COM : Dalam OC Index 2025, Indonesia menempati peringkat 19 penegakan hukum terburuk di Asia dengan skor 4,0. Indonesia kalah jauh dari Thailand yang masuk 11 terbaik di Asia (skor 5,5) dan Malaysia berada di posisi 12 terbaik di Asia (skor 5,5).
Sementara Singapura menjadi negara dengan penegakan hukum terbaik di Asia. Tak main-main, skor Singapura unggul jauh, yakni 9,0.
Skor penegakan hukum negara juga dinilai melalui World Justice Project (WJP) Rule of Law Index. Indeks ini menilai indikator utama, yaitu:
- Peraturan pemerintah ditegakkan secara efektif
- Peraturan pemerintah diterapkan dan ditegakkan tanpa pengaruh yang tidak semestinya
- Proses administrasi dilakukan tanpa penundaan yang tidak wajar
- Proses hukum yang adil dihormati dalam proses administrasi
- Pemerintah tidak melakukan pengambilalihan tanpa proses hukum dan kompensasi yang memadai.
Skor penegakan aturan atau hukum terlemah di Asia menurut indeks di atas. 0,00 merupakan nilai terendah dan 1,00 merupakan nilai tertinggi
Negara mana yang memiliki penegakan hukum terbaik?
Global Organized Crime Index (OC Index) menilai 186 negara di dunia dalam hal ketahanan negara terhadap kejahatan terorganisasi. Negara mana yang terbaik dan terburuk soal penegakan hukum?
OC Index diinisiasi oleh ENACT 2019 untuk Afrika, sebuah Indeks Kejahatan Terorganisasi Global dari Inisiatif Global Melawan Kejahatan Terorganisasi Transnasional (GI-TOC). Ini adalah alat multidimensi yang menilai tingkat kriminalitas dan ketahanan terhadap kejahatan terorganisasi untuk ratusan negara berdasarkan tiga pilar utama - pasar kriminal, pelaku kriminal, dan ketahanan negara terhadap kejahatan terorganisir.
Tujuan Indeks ini adalah untuk menyediakan informasi berbasis metrik yang memungkinkan para pembuat kebijakan untuk memprioritaskan intervensi mereka berdasarkan penilaian holistik tentang di mana kerentanan berada, dan membekali mereka dengan sarana untuk mengukur efektivitas respons mereka dalam mengurangi dampak kejahatan terorganisasi. n af, int, rmc

Berita Terbaru

Semoga ini jadi Momentum untuk Bangkit" harap Leo Rolly/Daniel, Juara Thailand Open 2026

Semoga ini jadi Momentum untuk Bangkit" harap Leo Rolly/Daniel, Juara Thailand Open 2026

Senin, 18 Mei 2026 05:25 WIB

Senin, 18 Mei 2026 05:25 WIB

SURABAYAPAGI.com : Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin juara Thailand Open 2026! Leo/Daniel mengalahkan Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty dua gim langsung,…

Gus Fawait Ajak ASN Olah Raga Sore Bareng Perkuat Soliditas Program Jember Maju

Gus Fawait Ajak ASN Olah Raga Sore Bareng Perkuat Soliditas Program Jember Maju

Senin, 18 Mei 2026 05:20 WIB

Senin, 18 Mei 2026 05:20 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Pemerintah Kabupaten Jember kembali melaksanakan kegiatan rutin Olahraga Sore Bersama (OSMA) yang digelar di Jember Sport Garden, Rabu…

Puluhan Ribu Warga Jember Serbu Karnaval SCTV 2026, Gus Fawait : Berdampak Ekonomi

Puluhan Ribu Warga Jember Serbu Karnaval SCTV 2026, Gus Fawait : Berdampak Ekonomi

Senin, 18 Mei 2026 05:18 WIB

Senin, 18 Mei 2026 05:18 WIB

surabayapagi.com :  Karnaval SCTV 2026 di Kabupaten Jember sukses menyedot perhatian puluhan ribu warga. Bupati Jember, Gus Fawait, menegaskan bahwa gelaran …

Prabowo Tenang Dolar Meroket, karena Purbaya Tersenyum

Prabowo Tenang Dolar Meroket, karena Purbaya Tersenyum

Senin, 18 Mei 2026 05:16 WIB

Senin, 18 Mei 2026 05:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Presiden Prabowo Subianto menyinggung nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus melemah hingga tembus Rp…

10 Menit Baca Jurnal Harian, Raih Wisudawan Terbaik UPI

10 Menit Baca Jurnal Harian, Raih Wisudawan Terbaik UPI

Senin, 18 Mei 2026 05:15 WIB

Senin, 18 Mei 2026 05:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Siti Annisafa Oceania menjadi sorotan dalam momen wisuda Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) pada 12-13 Mei 2026 lalu. Ia menjadi…

Nadiem, Apa Mesti Lari dari Kenyataan

Nadiem, Apa Mesti Lari dari Kenyataan

Senin, 18 Mei 2026 05:10 WIB

Senin, 18 Mei 2026 05:10 WIB

            Dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Rabu lalu (13/5/2026), Jaksa Penuntut Umum meminta majelis hakim menjatuhkan hukuman …