SURABAYAPAGI.com, Magetan - Dalam rangka mewujudkan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan, gerak cepat (gercep) menggelar kerja bakti massal di Pasar Sayur dengan melibatkan seluruh pegawai aparatur sipil negara (ASN) yang juga merupakan bagian dari Gerakan Jumat-Minggu Bersih (JUMINGSIH) yang digencarkan oleh OPD Magetan.
"Melalui kegiatan ini, kami meminta pedagang menjaga kebersihan. Kalau habis jualan, sampahnya dikumpulkan," ujar Bupati Nanik saat memimpin aksi bersih-bersih pasar tradisional di Pasar Sayur, Minggu (29/03/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Gerakan Indonesia ASRI yang bertujuan untuk mengedukasi para pedagang di Pasar Sayur Magetan agar melakukan pengolahan sampah dengan baik, yakni dipilah antara sampah organik dan anorganik yang dikumpulkan di tempat penampungan.
"Kegiatan ini untuk cek dan kontrol, serta edukasi kepada pedagang pasar agar mengumpulkan sampah dalam satu tempat sehingga tidak berserakan," katanya.
Lebih lanjut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pangan Saif Muchlissun meminta agar para pedagang menyediakan tempat sampah masing-masing di lapaknya, baru setelah itu dibuang ke penampungan sampah milik Dinas Perindustrian dan Perdagangan.
Oleh karenanya, pihaknya saat ini sedang gencar melakukan kerja bakti bersih-bersih secara bergiliran di berbagai lokasi fasum guna mendorong peran aktif masyarakat dalam mewujudkan Indonesia ASRI seperti yang dicanangkan pemerintah pusat.
"Kita memberi edukasi para pedagang agar mengumpulkan sampahnya, yang nantinya seluruh sampah akan ditampung di tempat sampah milik Disperindag. Sehingga, dengan adanya kegiatan kerja bakti bersih-bersih sampah, diharapkan tercipta lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh warga Magetan," ujarnya. mg-02/dsy
Editor : Redaksi