Fenomena hidrometeorologi: Rumah dan Warung Warga di Malang Tertimpa Pohon Gegara Hujan Angin

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pohon jati tumbang akibat cuaca ekstrem menimpa rumah kos di Malang, Jawa Timur. SP/ MLG
Pohon jati tumbang akibat cuaca ekstrem menimpa rumah kos di Malang, Jawa Timur. SP/ MLG

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Fenomena hidrometeorologi (cuaca ekstrem) berupa hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang mengakibatkan pohon tumbang dan jatuh menimpa rumah dan warung warga di di Desa Karangnongko dan Desa Sutojayan, Kabupaten Malang.

Kejadian pertama berada terjadi di Desa Karangnongko, tepatnya di area Flamboyan Jiwo, RT12/RW03. Sebuah pohon jati dengan diameter sekitar 30 sentimeter dan tinggi 12 meter tumbang akibat terjangan angin yang menimpa atap rumah kos milik warga bernama Pak Jilak. Akibatnya, lima kamar kos mengalami kerusakan ringan pada bagian atap dan jaringan kabel listrik di area tersebut turut tertimpa material pohon.

Sementara itu, untuk titik kedua berada di Jalan Raya Panji Pulang Jiwo, RT08/RW01, Desa Sutojayan. Di lokasi ini, sebuah pohon jati berdiameter 20 sentimeter dengan tinggi 8 meter roboh menimpa atap bagian samping warung milik Ibu Lia. Tumbangnya pohon ini juga berdampak pada kabel listrik di sekitar area pemukiman warga.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, mengonfirmasi bahwa tim reaksi cepat telah dikerahkan ke lokasi sesaat setelah menerima laporan dari warga. Untuk penanganan dilakukan secara kolaboratif bersama sejumlah pihak untuk memastikan akses jalan dan keamanan warga segera pulih.

Sedangkan tim TRC PB bersama PMI dan unsur Forkopimcam Pakisaji ke lokasi kejadian untuk melakukan pendataan serta evakuasi. Sadono Irawan juga memastikan bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini.

"Fokus utama petugas adalah pembersihan material pohon menggunakan gergaji mesin agar mobilitas warga tidak terganggu dan potensi bahaya dari kabel listrik yang tertimpa bisa segera diminimalisir," ujar Sadono Irawan Minggu (29/03/2026).

Diketahui, berdasarkan hasil assement di lapangan, nilai kerugian materiil masih dalam kategori nihil karena kerusakan pada bangunan tergolong ringan dan langsung diperbaiki secara mandiri oleh pemiliknya. "Masyarakat diimbau untuk tetap waspada mengingat saat ini masih berada dalam masa tanggap darurat bencana hidrometeorologi," jelasnya. ml-03/dsy

Berita Terbaru

Slogan BERTEMAN, KAI Daop 7 Madiun Tingkatkan Keselamatan dengan Normalisasi Jalur Wilayah Blitar

Slogan BERTEMAN, KAI Daop 7 Madiun Tingkatkan Keselamatan dengan Normalisasi Jalur Wilayah Blitar

Kamis, 14 Mei 2026 12:19 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 12:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Terus berkomitmen menjaga keamanan operasional perjalanan kereta api sekaligus keselamatan pengguna jalan pada perlintasan Rel…

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda   ‎

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda  ‎

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Gugatan puluhan pedagang pasar tradisional Kota Madiun terhadap pemerintah Kota Madiun menguak dugaan cacat prosedural dalam p…

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Gresik sukses menggelar Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 yang diikuti sebanyak 1.111 peserta di kawasan Wisma J…