Warga Miskin Kehilangan Bansos, Komisi D DPRD Surabaya Soroti Data Kemiskinan Berbasis Desil

author Al Qomaruddin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Imam Syafii. SP/ Al Qomaruddin
Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Imam Syafii. SP/ Al Qomaruddin

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - CJ –DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ) kota Surabaya menyoroti penentuan kategori kemiskinan berbasis desil di Kota Surabaya.

Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Imam Syafii, mengatakan sistem tersebut belum sepenuhnya mampu menggambarkan kondisi riil masyarakat di lapangan. Imam menyampaikan kritik tajam terhadap indikator yang digunakan dalam penentuan desil. 

Menurutnya, banyak warga yang secara kasat mata masih tergolong miskin justru terlempar dari daftar penerima bantuan sosial akibat perubahan status desil. Ia menyebut, warga yang sebelumnya berada di desil 1 atau 2 kini melonjak ke desil 6, sehingga kehilangan akses berbagai bantuan, termasuk beasiswa pendidikan.

“Begitu desilnya di atas lima, mereka tidak dapat intervensi apa pun. Padahal secara kasat mata, mereka jauh lebih miskin dari tetangganya yang justru mendapat bantuan,” ungakp Imam Rabu (7/4).

Mantan Jurnalis ini juga menyoroti variabel yang digunakan dalam penghitungan, seperti kepemilikan sepeda motor atau telepon rumah, yang dinilai tidak lagi relevan jika tidak disertai dengan perhitungan beban utang atau cicilan.

Selain itu, pendekatan berbasis pengeluaran dianggap belum adil karena tidak mencerminkan kemampuan ekonomi sebenarnya.

“Pengeluaran warga terlihat tinggi karena bantuan, bukan karena penghasilan mandiri. Ini yang harus dikoreksi,” tegasnya.

Permasalahan serupa juga ditemukan di lapangan. Di kawasan Moro Krembangan, seorang lansia yang telah masuk kategori desil 1 justru belum menerima bantuan permakanan harian karena terkendala administrasi dan menunggu perubahan anggaran.

Imam menilai kondisi tersebut menunjukkan adanya celah antara data dan implementasi kebijakan. Ia pun meminta Pemkot Surabaya lebih fleksibel dalam memberikan intervensi, khususnya bagi warga miskin baru atau yang belum terakomodasi dalam data.

Selain itu, DPRD juga mendorong dilakukan pemetaan ulang agar warga yang memenuhi syarat dapat diusulkan dalam skema bantuan pemerintah pusat, seperti BPJS PBI, jika anggaran daerah terbatas.

“Kami ingin memastikan kebijakan benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan. Jangan sampai data di atas kertas justru menghambat hak warga miskin,” pungkasnya. Adv/Alq

Berita Terbaru

UNESA Taklukkan UM 2-0, Kampiun Campus League Futsal Regional Surabaya

UNESA Taklukkan UM 2-0, Kampiun Campus League Futsal Regional Surabaya

Selasa, 20 Okt 2026 22:14 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 22:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Universitas Negeri Surabaya (UNESA) keluar sebagai juara Campus League 2026 Futsal Regional Surabaya setelah menundukkan Universitas N…

HUT ke-62 Golkar, Mashudi Tekankan Sinergi dengan Pemkab Madiun

HUT ke-62 Golkar, Mashudi Tekankan Sinergi dengan Pemkab Madiun

Selasa, 20 Okt 2026 22:07 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 22:07 WIB

SURABAYA PAGI, ‎Madiun – DPD Partai Golkar Kabupaten Madiun menegaskan komitmennya untuk mengawal kebijakan pemerintah daerah agar berpihak kepada masyarakat. S…

Dua Kali Mediasi Buntu, Keluarga Bocah Korban Kecelakaan di Madiun Tuntut Keadilan

Dua Kali Mediasi Buntu, Keluarga Bocah Korban Kecelakaan di Madiun Tuntut Keadilan

Selasa, 20 Okt 2026 21:59 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 21:59 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Keluarga M. Sofian Arif Nugroho, bocah berusia 6 tahun yang meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan di Desa Nglandung, K…

Hendak Berobat, Ibu Empat Anak di Ponorogo Meninggal di Atas Motor

Hendak Berobat, Ibu Empat Anak di Ponorogo Meninggal di Atas Motor

Selasa, 20 Okt 2026 18:56 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 18:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Ponorogo– Lu’luatun Nikmah, warga Desa Banggel, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, ditemukan meninggal dunia di atas sepeda mo…

ASUS ProArt P14 dan P16 Hadir di Indonesia, Harga Tembus Rp114 Juta

ASUS ProArt P14 dan P16 Hadir di Indonesia, Harga Tembus Rp114 Juta

Selasa, 20 Okt 2026 18:30 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 18:30 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – ASUS resmi menghadirkan laptop kreator ProArt P14 (H7407BA) dan ProArt P16 (H7607BA) di Indonesia dengan mengandalkan kemampuan p…

Masyarakat Proaktif Laporkan Alih Fungsi LSD

Masyarakat Proaktif Laporkan Alih Fungsi LSD

Selasa, 20 Okt 2026 18:02 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 18:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Dinas Perumahan, Permukiman, Cipta Karya, dan Tata Ruang (P2CKTR) menegaskan aturan ketat…