Antisipasi Musim Kemarau, BPBD Malang Lakukan Pemetaan Distribusikan Air Bersih Secara Matang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Kondisi kekeringan di Kabupaten Malang, tanah di lahan persawahan hingga retak-retak. SP/ MLG
Ilustrasi. Kondisi kekeringan di Kabupaten Malang, tanah di lahan persawahan hingga retak-retak. SP/ MLG

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Sebagai upaya mengantisipasi musim kemarau, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang telah mempersiapkan langkah antisipasi terhadap dampak dari kekeringan, dengan melakukan pemetaan si dejumlah wilayah rawan kekeringan hingga sumber daya, seperti personel, peralatan, sarana untuk mendistribusikan air bersih telah dipersiapkan secara matang.

"Untuk antisipasi kekeringan kami sudah mempersiapkan semuanya, sembari terus memantau perkembangan cuaca di wilayah Kabupaten Malang," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan, Senin (13/04/2026).

Lebih lanjut, BPBD Kabupaten Malang menyebutkan sejumlah dusun di beberapa desa memiliki potensi mengalami kekeringan, di antaranya Dusun Krajan dan Dusun Semampir di Desa Ringinsari, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Dusun Bandarangin di Desa Sumberejo, Kecamatan Pagak, Dusun Sumberkotes Kulon di Desa Segaran dan Dusun Pohkecik di Desa Tumpakrejo, Kecamatan Gedangan, serta Dusun Sumbermaron Desa Kalipare, Kecamatan Kalipare.

Meski demikian, pihaknya menegaskan jika hingga saat ini, kondisi ketersediaan air di wilayah Malang Raya masih dalam posisi aman berdasarkan monitoring yang telah dilakukan jajaran perangkat di tingkat kecamatan dan desa. Dan jika sewaktu-waktu ditemukan adanya wilayah yang terindikasi mulai mengalami kekeringan yang ditunjukkan dengan turunnya ketersediaan air, perangkat di masing-masing desa diminta untuk segera melaporkan ke Pemerintah Kabupaten Malang yang ditembuskan kepada BPBD, Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman Penduduk, dan Cipta Karya (DPKPCK), dan Perumda Tirta.

Ia memastikan setiap laporan kekeringan dari pengapuh kebijakan di tingkat wilayah akan langsung ditindaklanjuti dengan pelaksanaan peninjauan di wilayah terdampak. Pasalnya, bantuan air bersih, akan didistribusikan seiring dengan penetapan status tanggap darurat bencana kekeringan. Dimana, BPBD membagi bencana kekeringan menjadi tiga kategori, yakni kering kritis, kering langkah dan kering langkah terbatas.

Diketahui, berdasarkan informasi dari BMKG yang tertuang di dalam Surat Edaran Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur nomor 300.2.1/995/208.3/2026 tentang Kewaspadaan Menghadapi Musim Kemarau 2026, disebutkan bahwa awal musim diperkirakan berlangsung pada April, Mei, dan Juni 2026. Sedangkan puncak musim kemarau berlangsung pada Juli, Agustus dan September. ml-01/dsy

Berita Terbaru

Kebutuhan Lapangan Kerja Mewarnai Aspirasi Warga,  Pimpinan Dewan Minta Pelatihan Kerja Disesuaikan dengan Investasi ya

Kebutuhan Lapangan Kerja Mewarnai Aspirasi Warga, Pimpinan Dewan Minta Pelatihan Kerja Disesuaikan dengan Investasi ya

Rabu, 10 Jun 2026 06:05 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 06:05 WIB

Surabaya Pagi.com – Pelaksanaan reses anggota DPRD Kota Surabaya tahun ini memunculkan fenomena baru yang menarik. Jika selama bertahun-tahun aspirasi warga d…

Wakil Ketua DPRD Surabaya Arif Fathoni: Reses Bukan Seremoni, Melainkan Kewajiban Konstitusional untuk Menyerap Aspirasi

Wakil Ketua DPRD Surabaya Arif Fathoni: Reses Bukan Seremoni, Melainkan Kewajiban Konstitusional untuk Menyerap Aspirasi

Rabu, 10 Jun 2026 06:00 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 06:00 WIB

Surabaya Pagi.com  –Reses merupakan instrumen penting untuk memastikan suara masyarakat masuk dalam proses pembangunan daerah.kegiatan tersebut merupakan am…

Raffi Ahmad Terseret Dugaan Suap Importasi Barang

Raffi Ahmad Terseret Dugaan Suap Importasi Barang

Rabu, 10 Jun 2026 05:58 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 05:58 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Raffi Ahmad selebritas, pembawa acara, dan pengusaha berjuluk "Sultan Andara" , menggandeng pengacara Hotman Paris. Ini terkait dugaan suap…

Kementan Keluarkan Rp 40 triliun untuk Riset dan Pembinaan Petani

Kementan Keluarkan Rp 40 triliun untuk Riset dan Pembinaan Petani

Rabu, 10 Jun 2026 05:57 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 05:57 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Kementerian Pertanian (Kementan) bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menambah produksi sektor pertanian dan…

Revisi UU Nomor 2 Tahun 2002, Jenderal Polri Bisa Berusia 63 Tahun

Revisi UU Nomor 2 Tahun 2002, Jenderal Polri Bisa Berusia 63 Tahun

Rabu, 10 Jun 2026 05:52 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 05:52 WIB

SURABAYAPAGI.COM : DPR RI mengesahkan revisi Undang-Undang tentang Perubahan Ketiga atas UU Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia…

Kinerja Bank Himbara Sangat Bagus

Kinerja Bank Himbara Sangat Bagus

Rabu, 10 Jun 2026 05:50 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 05:50 WIB

SURABAYAPAGI.com : Kemarin, para direktur bank pelat merah (Himbara), membahas terkait fenomena pasar saham yang saat ini sedang bergejolak termasuk anjloknya…