ibu muda tak terima disalip toyor anaknya.

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI-MOJOKERTO : Inge Marita (28) diringkus polisi setelah viral memaki pemotor perempuan hingga menoyor kepala anak SD di Jalan Empunala, Kota Mojokerto. Warga Perumahan Pulorejo Green Modern, Kelurahan Pulorejo, Prajurit Kulon, Kota Mojokerto ini berdalih perbuatannya tersebut karena emosi sesaat.
Inge menceritakan momen sebelum dirinya membuat keributan pada Selasa (14/4) sekitar pukul 14.30 WIB. Janda 1 anak ini mengemudikan mobil Daihatsu Ayla hitam dari Jalan Gajah Mada hendak belok kanan ke Jalan Empunala.

Ketika belok kanan di Simpang 4 Sekarsari itulah, Inge merasa laju mobilnya terpotong oleh pengendara sepeda motor Yamaha NMax, yakni Lutvia Indriana (33), warga Kelurahan Wates, Magersari, Kota Mojokerto.

"Saat belok ke kanan, posisi mobil saya miring (serong ke kanan), Bu Lutvia langsung dari kiri ke kanan. Di depan ada mobil orang lain. Jadi, Bu Lutvia masuk di antara mobil saya dengan mobil depan," terangnya kepada wartawan di Mapolres Mojokerto Kota, Jalan Bhayangkara, Minggu (19/4/2026).

Spontan Inge menginjak rem agar mobilnya tidak menabrak sepeda motor Lutvia. Ia mengaku seketika pula emosinya meledak. Sehingga ia nekat memaki dan melakukan tindakan fisik kepada Lutvia dan putranya.

"Iya saya khilaf, spontan karena tersulut emosi. Posisi saya sama anak di dalam mobil. Jadi, saya juga mengkhawatirkan anak saya itu takut kenapa-napa di dalam mobil," jelas perempuan kelahiran Situbondo 5 Maret 1998 ini.

Padahal, Inge maupun putrinya tidak terbentur maupun terluka akibat insiden tersebut. Seperti yang dilontarkan Inge dalam video yang viral, ia mengakui putrinya memakai sabuk pengaman. Sehingga tak sampai terbentur dashboard mobil.

Kepada awak media, Inge memastikan emosinya meledak bukan karena pernah mengalami trauma sebelumnya. "(Apakah ada trauma sebelumnya?) Tidak ada," tandasnya.

Sebelumnya, Inge viral karena memaki perempuan pemotor di Jalan Empunala, tepatnya di depan Enny Risol pada Selasa (14/4) sekitar pukul 14.30 WIB. Karena ia merasa laju mobilnya dipotong oleh pengendara Yamaha Nmax, Lutvia Indriana (33) saat belok kanan di Simpang 4 Sekarsari dari Jalan Gajah Mada ke Jalan Empunala.

Sore itu, Lutvia dalam perjalanan pulang bekerja sekaligus menjemput putranya, MAH (9) dari sekolah. Perempuan asal Kelurahan Wates, Magersari, Kota Mojokerto ini berprofesi sebagai guru PJOK sekolah dasar di Kecamatan Prajurit Kulon. Sedangkan MAH duduk di bangku kelas 2 SD.

Tidak hanya memaki, Inge juga menoyor kepala MAH 2 kali. Sehingga bocah SD ini langsung menangis ketakutan. Ia lantas memukul helm 2 kali, menginjak kaki, serta mencolok mata kakan Lutvia 2 kali. Akibatnya, mata kanan ibu 3 anak itu terluka. Padahal, Lutvia sudah meminta maaf.

Keributan yang dibuat Inge berlangsung sekitar 30 menit. Ia tak menggubris warga sekitar yang berusaha melerai maupun meredam amarahnya. Ibu muda ini baru pergi karena mobilnya menghalangi jalan keluar mobil lain dari Enny Risol. Namun, ia lebih dulu mengambil kunci motor Lutvia.

Lutvia akhirnya melaporkan Inge ke Polres Mojokerto Kota pada Jumat (17/4) sekitar pukul 21.00 WIB. Keesokan harinya, Sabtu (18/4)  sekitar pukul 20.00 WIB, Tim Resmob meringkus Inge di rumah kerabatnya, Desa Plintahan, Pandaan, Pasuruan. Polisi juga menyita mobil Inge. 

Berita Terbaru

Curanmor di Parkiran Minimarket Terbongkar, Motor Korban Berhasil Dikembalikan

Curanmor di Parkiran Minimarket Terbongkar, Motor Korban Berhasil Dikembalikan

Senin, 24 Agu 2026 19:52 WIB

Senin, 24 Agu 2026 19:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di halaman sebuah minimarket di Dusun Lekerrejo, Desa Dadapkuning, Kecamatan Cerme, K…

PCNU Lamongan Desak Pemerintah dan Aparatur Hukum Hentikan Peredaran Miras yang Kian Marak di Masyarakat

PCNU Lamongan Desak Pemerintah dan Aparatur Hukum Hentikan Peredaran Miras yang Kian Marak di Masyarakat

Senin, 24 Agu 2026 19:33 WIB

Senin, 24 Agu 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Lamongan secara tegas Mendesak dan meminta kepada Pemerintah daerah, untuk…

Dewan Ponorogo Tolak Konser Josjis Fest di Stadion Batoro Katong, Soroti Risiko Rumput dan Keamanan

Dewan Ponorogo Tolak Konser Josjis Fest di Stadion Batoro Katong, Soroti Risiko Rumput dan Keamanan

Senin, 24 Agu 2026 18:29 WIB

Senin, 24 Agu 2026 18:29 WIB

SURABAYAPAGI,  Ponorogo-Rencana penyelenggaraan konser Josjis Fest 2026 di Stadion Batoro Katong, Kabupaten Ponorogo, mendapat penolakan dari sejumlah anggota …

Sukseskan Muktamar, PCNU Lamongan Siapkan 85 Titik WiFi Gratis

Sukseskan Muktamar, PCNU Lamongan Siapkan 85 Titik WiFi Gratis

Senin, 24 Agu 2026 16:44 WIB

Senin, 24 Agu 2026 16:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - PCNU Lamongan terus mengambil bagian dalam menyukseskan pelaksanaan Muktamar ke 35, yang berlangsung di PP. Bahrul Ulum…

Belasan Pelajar SMP Diduga Terlibat Miras, Alarm Keras untuk Dunia Pendidikan Gresik

Belasan Pelajar SMP Diduga Terlibat Miras, Alarm Keras untuk Dunia Pendidikan Gresik

Senin, 24 Agu 2026 16:05 WIB

Senin, 24 Agu 2026 16:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Semarak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Gresik diwarnai persoalan serius yang patut menjadi perhatian seluruh p…

Kasubdit Bintiss Polda Jatim Gelar glGiat Pelajar Duta Kamtibmas FGD di Polres Blitar

Kasubdit Bintiss Polda Jatim Gelar glGiat Pelajar Duta Kamtibmas FGD di Polres Blitar

Senin, 24 Agu 2026 14:43 WIB

Senin, 24 Agu 2026 14:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Jawa Timur Bersama Sat Binmas Polres Blitar melaksanakan kegiatan Focus Group…