MGBK Surabaya Dorong Siswa Eksplorasi Studi Luar Negeri Lewat Seminar Kuliah di Malaysia 2026

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SurabayaPagi, Surabaya – Seminar dan pameran pendidikan bertajuk “Ayo Kuliah di Malaysia 2026” yang digelar oleh Education Malaysia Global Services (EMGS) berlangsung di Platinum Hotel Tunjungan Surabaya, Rabu (29/4/2026). 

Kegiatan ini menjadi ajang promosi pendidikan tinggi Malaysia sekaligus membuka wawasan siswa Indonesia terkait peluang studi luar negeri.

Ketua Musyawarah Guru Bimbingan Konseling (MGBK) Kota Surabaya, Tri Setyanto, menilai kegiatan tersebut sebagai sarana penting bagi siswa dalam merencanakan masa depan pendidikan.

“Ini merupakan kegiatan yang sangat baik sebagai wadah eksplorasi. Siswa dapat mengenali minat dan potensi, serta menyesuaikan pilihan pendidikan dengan rencana masa depan yang ingin dicapai,” ujarnya.

Ia menambahkan, sistem pendidikan di Malaysia telah terintegrasi dengan standar internasional sehingga memungkinkan pelajar Indonesia bersaing secara global.

“Kita berharap siswa berani bermimpi tinggi dan tidak ragu untuk bersaing dengan pelajar dari negara lain,” imbuhnya.

Tri juga mengajak para siswa untuk aktif menggali informasi dari berbagai stan kampus yang hadir dalam pameran tersebut, serta mengapresiasi peran guru yang telah mendorong partisipasi siswa.

Sementara itu, Menteri Kedutaan (Pendidikan) Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta, Dr. Hasnul Faizal bin Hushin Amri, menyampaikan bahwa dalam kegiatan ini Malaysia menghadirkan 15 kampus dengan berbagai program unggulan.

“Calon mahasiswa dapat memilih program studi sesuai minat dan memperoleh informasi secara langsung. Kami berharap kerja sama pendidikan antara Malaysia dan Indonesia semakin kuat,” katanya.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan bagian dari misi Malaysia untuk memperluas kolaborasi pendidikan sekaligus mempererat hubungan bilateral kedua negara.

Malaysia sendiri menawarkan sejumlah keunggulan sebagai destinasi pendidikan melalui konsep “3T”, yakni Tetangga (lokasi dekat), Terakui (kualitas pendidikan diakui internasional), dan Terakreditasi (program studi berstandar resmi).

Selain itu, pemerintah Malaysia melalui EMGS juga menyediakan berbagai kemudahan bagi pelajar internasional, termasuk peluang pasca kelulusan melalui program Graduate Pass. 

Program ini memungkinkan lulusan S1, S2, dan S3 untuk bekerja atau magang di Malaysia hingga satu tahun guna menambah pengalaman profesional.

Head of Southeast Asia & Oceania EMGS, Megat Mohd Samsul, turut memaparkan sejumlah program beasiswa yang tersedia, salah satunya Malaysia International Scholarship (MIS).

“Beasiswa ini diperuntukkan bagi jenjang S2 dan S3 dengan kuota terbatas dan memberikan tunjangan bulanan bagi penerima,” jelasnya.

Selain itu, terdapat pula platform ASEAN Jems yang menyediakan informasi beasiswa di berbagai negara ASEAN, termasuk Malaysia, Vietnam, dan Filipina.

Kegiatan ini menunjukkan bahwa minat pelajar Indonesia untuk melanjutkan studi ke luar negeri, khususnya Malaysia, terus meningkat.

Dengan dukungan fasilitas, kemudahan akses, serta kerja sama antarnegara yang semakin kuat, pelajar Indonesia dinilai memiliki kesiapan untuk bersaing di tingkat global.

Tag :

Berita Terbaru

BI Naikkan Bunga Acuan Jadi di 5,5%

BI Naikkan Bunga Acuan Jadi di 5,5%

Rabu, 10 Jun 2026 12:23 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 12:23 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bank Indonesia (BI) mulai menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 25 bps menjadi 5,5%. Dalam keterangan resmi BI disebutkan, bank…

Gegara Monopoli Pasokan Bahan Pangan, 18 SPPG Tulungagung Ditutup Sementara

Gegara Monopoli Pasokan Bahan Pangan, 18 SPPG Tulungagung Ditutup Sementara

Rabu, 10 Jun 2026 12:20 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 12:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Akibat berbagai persoalan, salah satunya terkait monopoli pasokan bahan pangan mengakibatkan sebanyak belasan Satuan Pelayanan…

Peternak di Probolinggo Terpaksa Rumahkan Pekerja Imbas Harga Telur Anjlok

Peternak di Probolinggo Terpaksa Rumahkan Pekerja Imbas Harga Telur Anjlok

Rabu, 10 Jun 2026 12:13 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 12:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Selama 2 bulan terakhir, peternak ayam petelur di Kabupaten Probolinggo mengaku resah akibat anjloknya harga telur ayam hingga…

Rasio Penjualan Produk Manufaktur Dinaikan

Rasio Penjualan Produk Manufaktur Dinaikan

Rabu, 10 Jun 2026 12:06 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 12:06 WIB

SURABAYAPAG.com - Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita menargetkan peningkatan rasio penjualan produk manufaktur dari komposisi.…

Bantu Masyarakat Berpenghasilan Rendah, Pemkab Magetan Terima Alokasi 691 Unit BSPS

Bantu Masyarakat Berpenghasilan Rendah, Pemkab Magetan Terima Alokasi 691 Unit BSPS

Rabu, 10 Jun 2026 11:43 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 11:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Sebagai upaya membantu masyarakat berpenghasilan rendah untuk memperoleh rumah layak huni, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan,…

Ringankan Biaya Produksi, Pemkab Sumenep Bagikan Bantuan Bibit Tembakau

Ringankan Biaya Produksi, Pemkab Sumenep Bagikan Bantuan Bibit Tembakau

Rabu, 10 Jun 2026 11:27 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 11:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Guna membantu meringankan biaya produksi bagi para petani khususnya komoditas tembakau, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa…