Masuki Masa Tanam: Harga Solar Subsidi Langka, Petani di Jember Terpaksa Beli Eceran Mahal

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah seorang petani saat mengairi sawah dengan pompa air berbahan bakar solar. Di Wuluhan. SP/ JBR
Salah seorang petani saat mengairi sawah dengan pompa air berbahan bakar solar. Di Wuluhan. SP/ JBR

i

SURABAYAPAGI.com, Jember - Selepas harga plastik hingga LPG 3 Kilogram (Kg) subsidi mahal hingga langka, kini memasuki masa tanam kedua, petani di Jember mulai dihadapkan pada persoalan akses solar subsidi. Kondisi tersebut membuat para petani mengeluh lantaran bahan bakar solar berfungsi untuk kebutuhan alat mesin pertanian (alsintan) mengairi sawah dengan pompa air.

Kondisi tersebut turut dirasakan oleh sejumlah petani di Kecamatan Wuluhan. kondisi tersebut tidak boleh dibiarkan berlarut, terlebih saat petani sedang memasuki fase penting musim tanam. Pasalnya, pelayanan terhadap kebutuhan dasar petani harus dioptimalkan.

Sehingga, kondisi ini mendapat perhatian Komisi B DPRD Jember karena dinilai berpotensi mengganggu kelancaran musim tanam, pihaknya menerima laporan langsung dari petani yang tergabung dalam gabungan kelompok tani (Gapoktan) di Kecamatan Wuluhan. Dan saat ini, proses permohonan rekomendasi solar subsidi telah disampaikan ke Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Jember. Akan tetapi, hingga akhir April masih belum diterbitkan karena disebut masih menunggu hasil sidang.

“Pelayanan terhadap masyarakat, terutama petani yang hari ini sedang memasuki masa tanam itu harus dioptimalkan, harus dilakukan dengan baik,” tegas Ketua Komisi B DPRD Jember Candra Ary Fianto, Senin (04/05/2026).

Dan akibat keterlambatan rekomendasi, sejumlah petani terpaksa membeli solar secara eceran dengan harga jauh di atas harga subsidi. Untuk harga solar eceran yang dibeli petani berkisar antara Rp 10 ribu hingga Rp 12 ribu per liter. Kondisi tersebut tentu sangat merugikan para petani, karena biaya produksi mereka otomatis bertambah di tengah kebutuhan tanam yang mendesak.

Lebih lanjut, Candra menegaskan persoalan administratif maupun proses hukum seharusnya tidak menghambat pelayanan kepada petani. “Kalau masalah urusan hukum silakan berlanjut. Tapi selama proses verifikasi dan pemutakhiran rekomendasi solar untuk petani dilakukan dengan baik, ini akan berdampak positif bagi petani dan pelayanan masyarakat. Apalagi kita akan menghadapi ancaman El Nino Godzilla pada 2026,” jelasnya. jr-02/dsy

Berita Terbaru

DPRD Kota Mojokerto Kebut Tiga Raperda Inisiatif Prioritas 2026

DPRD Kota Mojokerto Kebut Tiga Raperda Inisiatif Prioritas 2026

Minggu, 24 Mei 2026 16:03 WIB

Minggu, 24 Mei 2026 16:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – DPRD Kota Mojokerto mulai mengebut tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) inisiatif prioritas tahun 2026. Ketiga regulasi t…

Pamerkan Capaian Moncer, Bupati Gus Barra Optimis Kabupaten Mojokerto Jadi Destinasi Bisnis

Pamerkan Capaian Moncer, Bupati Gus Barra Optimis Kabupaten Mojokerto Jadi Destinasi Bisnis

Minggu, 24 Mei 2026 15:40 WIB

Minggu, 24 Mei 2026 15:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa, menyatakan kesiapan Kabupaten Mojokerto untuk menjadi daerah yang aman dan nyaman sebagai…

Bupati Sidoarjo Tinjau TPS 01 dan 02 Trompoasri Jabon, Muhamad Mustajib Menang Mutlak Pilkades

Bupati Sidoarjo Tinjau TPS 01 dan 02 Trompoasri Jabon, Muhamad Mustajib Menang Mutlak Pilkades

Minggu, 24 Mei 2026 15:34 WIB

Minggu, 24 Mei 2026 15:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemilihan Kepala Desa Serentak Kabupaten Sidoarjo dimulai minggu 24 Mei 2026 hari ini. Bupati Sidoarjo Subandi S.H, M.Kn telah…

Yakuza Maneges Den Gus Thuba Kawal Dugaan Pelecehan Oknum Kyai  ‎

Yakuza Maneges Den Gus Thuba Kawal Dugaan Pelecehan Oknum Kyai ‎

Minggu, 24 Mei 2026 14:41 WIB

Minggu, 24 Mei 2026 14:41 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Magetan – Yakuza Maneges Den Gus Thuba Madiun–Magetan (M&M) menegaskan komitmennya mengawal kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan ok…

Pulih bertahap, lebih dari 8,3 juta pelanggan telah menikmati kembali pasokan listrik

Pulih bertahap, lebih dari 8,3 juta pelanggan telah menikmati kembali pasokan listrik

Minggu, 24 Mei 2026 13:47 WIB

Minggu, 24 Mei 2026 13:47 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - PT PLN (Persero) terus melakukan pemulihan sistem kelistrikan di Sumatra pascagangguan pada jaringan transmisi Saluran Udara Tegangan…

PLN UIT JBM Berhasil Pulihkan Gangguan Sistem Ngimbang di Tengah Hujan Deras dan Gelapnya Malam

PLN UIT JBM Berhasil Pulihkan Gangguan Sistem Ngimbang di Tengah Hujan Deras dan Gelapnya Malam

Minggu, 24 Mei 2026 13:42 WIB

Minggu, 24 Mei 2026 13:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) bergerak cepat melakukan penanganan gangguan pada TL Bay Ngimbang – Bab…