Jaga Kesehatan Masyarakat, Puskesmas Sekardangan Gelar Cek Kesehatan Gratis

author Handoko Koresponden Sidoarjo

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
dr Halimah Karim Kepala Puskesmas Sekardangan. SP/ HIKMAH
dr Halimah Karim Kepala Puskesmas Sekardangan. SP/ HIKMAH

i

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Puskesmas Sekardangan Kecamatan Sidoarjo Kota, menggelar program Cek Kesehatan Gratis (CKG) setiap hari kerja untuk masyarakat.

Pengecekan kesehatan meliputi penimbangan berat badan, tinggi badan, tekanan darah, gula darah serta cek koresterol. Masyarakat sangat antusias terlihat dari banyaknya antrian yang panjang untuk mendapatkan giliran untuk di periksa.

Selain pemeriksaan kesehatan gratis Puskesmas Sekardangan pun melakukan penyuluhan bagaimana cara menjaga kesehatan misahnya dengan mencuci tangan dengan benar, berolah raga serta istirahat yang cukup.

Lebih lanjut, dr. Halimah Karim Kepala Puskemas Sekardangan mengatakan cek kesehatan gratis (CKG) dilakukan di Puskesmas dan di luara Puskesmas, kalau di luar puskemas dilakukan di instansi pemerintah ,di balai desa ,Sekolahan yang terdekat dengan Puskesmas Sekardangan. 

Program cek kesehatan gratis ini untuk mendorong warga agar sadar dirii jaga kesehatan dengan memeriksakan kesehatannya secara berkala. Karena hal ini bagian dari upaya pemerintah Kabupaten Sidoarjo.

" Sebagai deteksi dini penyakit (skrining)". Tandas dr Halimah

Layanan ini umumnya meliputi pemeriksaan tensi, gula darah, kolesterol, serta kesehatan mata, telinga, dan gigi, apabila ditemukan penyakit dalam cek kesehatan, pasien di beri obat sebagai tindakan awal..Kalau masih belum sembuh kami sarankan berobat ke Puskesmas atau rumah sakit.

Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di lingkungan sekolah biasanya dilakukan di sekolah ketika penerimaan murid baru. Petugas Puskesmas turun langsung ke sekolah-sekolah untuk memberikan layanan CKG, meliputi pemeriksaan fisik dasar, berat badan tinggi badan, penglihatan, pendengaran, serta gigi dan mulut.

Program ini menyasar siswa usia sekolah, mulai dari tingkat SD hingga menengah, dengan tujuan mendeteksi dini masalah kesehatan yang dapat mengganggu proses belajar. Mengajar.

Dinas Pendidikan berperan sebagai koordinator sekolah dan penyedia tempat, sementara Puskesmas bertindak sebagai penyedia tenaga medis dan tim kesehatan

"Langkah ini bertujuan untuk mempermudah akses pelayanan kesehatan bagi anak-anak sekolah agar dapat mendeteksi penyakit lebih dini." Tuturnya. hdk/hik

Berita Terbaru

Peternak Ayam Broiler, Sambat

Peternak Ayam Broiler, Sambat

Minggu, 14 Jun 2026 21:10 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Peternak ayam pedaging atau ayam broiler mengaku rugi hingga ratusan juta akibat harga ayam di kandang terjun bebas. Perhimpunan…

Kasih karuniah: 5 Roti dan 2 Ikan

Kasih karuniah: 5 Roti dan 2 Ikan

Minggu, 14 Jun 2026 21:07 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:07 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya - Saya pernah renungkan bagaimana seharusnya kita menjalani hidup yang diberikan Tuhan ? Apa yang seharusnya menjadi tujuan hidup…

Ketua DPRD Desak Pemkot Tutup Parkir JPC, Singgung Sengketa Lahan dan Izin Bermasalah  ‎

Ketua DPRD Desak Pemkot Tutup Parkir JPC, Singgung Sengketa Lahan dan Izin Bermasalah ‎

Minggu, 14 Jun 2026 21:01 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:01 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Ketua DPRD Kota Madiun Armaya mendesak Pemkot segera menutup lahan parkir milik PT Jatim Parkir Center (JPC) di Jalan dr Soetomo. M…

Pemasok Motor Listrik BGN, Pernah di Periksa KPK

Pemasok Motor Listrik BGN, Pernah di Periksa KPK

Minggu, 14 Jun 2026 21:00 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Agung menetapkan tersangka baru kasus dugaan korupsi terkait tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG). Tersangka baru ini…

Perempuan Iran Berkerudung Hitam Turun ke Jalanan

Perempuan Iran Berkerudung Hitam Turun ke Jalanan

Minggu, 14 Jun 2026 20:57 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 20:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam video yang dibagikan kantor berita Fars, para perempuan Iran berkerudung hitam turun ke jalanan meneriakkan "matilah…

Dipicu Dana BOS , 326 Kepala sekolah di Sulsel, akan Mundur

Dipicu Dana BOS , 326 Kepala sekolah di Sulsel, akan Mundur

Minggu, 14 Jun 2026 20:55 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dipicu oleh temuan BPK atas dugaan kesalahan pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di sejumlah SMAN di Sulsel,…