Hercules, Dalam Liputan Pers

author Raditya Mohammer Khadaffi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

Dalam liputan utama harian Surabaya Pagi, edisi Selasa (12/5) turunkan Headline berjudul "Hercules Ingatkan Amien Rais, Jangan Kayak Preman PKL".
Saya taruh kritik Hercules terhadap Amien Rais, seorang tokoh besar, karena hingga Senin (11/5) masih jadi obrolan wartawan di Bareskrim Polri. "Saya ingatkan Amien Rais untuk jangan lagi kayak bicara kayak anak-anak, kayak preman pasar kaki lima begitu,” pesab Hercules saat acara HUT GRIB Jaya ke-15 di Istora Senayan, GBK, Minggu (10/5) yang jadi obrolan wartawan . Tekanan obrolan istilah "preman pasar kaki lima".
Itu nilai berita atau news values . Itu parameter yang saya digunakan untuk mengukur apakah peristiwa itu layak diberitakan. Jadi tidak wajib bagi saya memenuhi semuanya nilai berita. Ukuran news value saya cukup 1 atau 2 nilai yang kuat untuk menarik perhatian saya.
Ada prominence atau ketokohannya. Siapa lagi kalau bukan Amien Rais.
Disitu ada nama besar atau tokoh publik. Saya anggap dapat meningkatkan nilai berita, bukan dari yang mengomongkan, Hercules.
Ya! Ketua Umum GRIB Jaya Hercules Rosario Marshal melontarkan kritik pedas sekaligus peringatan keras kepada tokoh politik senior Amien Rais. Hercules mengaku tidak terima dengan pernyataan Amien Rais yang dinilai menghina Presiden Prabowo Subianto.
Ketegangan ini bermula dari unggahan video Amien Rais yang menyinggung hubungan Presiden Prabowo dengan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dengan narasi yang dianggap tidak pantas.
Hercules menyayangkan sikap Amien Rais yang menurutnya tidak mencerminkan sosok panutan. Meski menghormati rekam jejak Amien sebagai mantan Ketua MPR dan tokoh nasional, Hercules menilai ucapan tersebut sangat melukai martabat kepala negara
”Beliau itu, Pak Amien Rais itu kita sangat menghormati, angkat jempol. Tapi mungkin karena mungkin orang udah tua kali ya, usia sudah sepuh ya, jadi artinya mengeluarkan kata-kata yang seolah-olah Bapak Presiden itu punya hubungan kedekatan dengan Seskab-nya,” ujar Hercules saat acara HUT GRIB Jaya ke-15 di Istora Senayan, GBK, Minggu (10/5).
Dia meminta Amien Rais untuk lebih santun dalam berbicara, terutama mengingat statusnya sebagai tokoh bangsa yang memiliki keluarga.
”Apalagi seorang Amien Rais, seorang tokoh besar. Saya ingatkan untuk jangan lagi kayak bicara kayak anak-anak, kayak preman pasar kaki lima begitu,” tegas Hercules.

***

Dari jejak digital, saya temukan infoz Hercules memulai petualangannya di Jakarta setelah mengalami luka dalam konflik Timor Timur yang membuatnya harus mendapatkan perawatan di rumah sakit militer pada 1987 silam.
"Saya penerima penghargaan Seroja dari pemerintah," kata Hercules yang pernah dikenal sebagai pejuang pro-NKRI pada masa konflik Timor Timur mengutip wawancara yang dilakukan detik.com pada 26 Februari 2012.
Setelah pulih, Hercules pun mengadu nasib di Ibu Kota. Perjuangan hidupnya membuat Hercules kemudian dikenal sebagai salah satu tokoh di Tanah Abang. Dia kerap berurusan dengan persoalan hukum. Ia disebutkan berkuasa di pasar grosir sandang terbesar se-Asia Tenggara itu pada akhir 1997 silam.

***

Akun Liputan6.com, menulis, bukan kali pertama Hercules mengepalkan tangannya ke awak media, sebuah sinyal agar tak ditanya macam-macam oleh pencari berita tersebut. Tenaga Ahli PD Pasar Jaya Rosario De Marshall alias Hercules juga melemparkan ancaman kepada awak media pada tanggal 19 Januari 2023.
Kala itu, pada saat keluar dari gedung KPK, Hercules langsung ditodong pertanyaan oleh para wartawan. Bukannya menjawab, ia malah mengancam awak media.
Hercules pernah ancam wartawan usai ditodong pertanyaan oleh para wartawan usai diperiksa oleh KPK pada tanggal 19 Januari 2023.
Usai Diperiksa KPK, Plt Wali Kota Madiun Bagus Panuntun Bungkam
"Mau dihajar? Kalau mau dihajar, gue hajar," kata Hercules, mantan preman Tanah Abang ini sempat mengepalkan tangan dengan cincin batu besar di jarinya.
Saat usai diperiksa, Hercules kembali marah kepada awak media.
"Tanya penyidik. Saya malas dengan wartawan karena wartawan

(2)
Saat usai diperiksa, Hercules kembali marah kepada awak media.
"Tanya penyidik. Saya malas dengan wartawan karena wartawan itu enggak benar semuanya. Provokator. Kalian sama pejabat publik boleh macam-macam. Kalau sama saya jangan macam-macan kalian. Macam-macam saya sikat kalian," ujar Hercules di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis 19 Januari 2023.
Hercules merasa kerap dizalimi dengan pemberitaan-pemberitaan di media. Atas dasar itu dirinya enggan memberikan komentar kepada wartawan. Bahkan, mantan preman Tanah Abang ini sempat mengancam wartawan.
"Karena kalian mengaco, media ini sering menzalimi saya. Saya tidak akan main-main sama kalian. Lebih baik saya selesaikan sama kalian, saya masuk penjara. Saya tidak akan lari," kata Hercules.
Sementara Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri mengatakan Hercules diperiksa berkaitan dengan aliran uang yang diberikan debitur Koperasi Simpan Pinjam Intidana Heryanto Tanaka kepada beberapa pihak.
"Saksi hadir dan didalami pengetahuannya antara lain masih terkait dugaan adanya aliran uang dari Tersangka HT (Heryanto Tanaka) ke beberapa pihak terkait lainnya yang digunakan dalam pengurusan perkara yang ditangani Tersangka SD (Sudrajad Dimyati) dan tersangka lainnya," ujar Ali Fikri dalam keterangannya, Kamis (19/1/2023).

***

Aliansi Jurnalis Independen atau AJI Jakarta dan Lembaga Bantuan Hukum Pers mengecam dugaan intimidasi dan ancaman Hercules Rosario Marshal alias Hercules kepada jurnalis di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi pada 19 Januari 2023.
"Hercules saat itu datang ke KPK sebagai saksi untuk tersangka hakim agung nonaktif Sudrajad Dimyati dan koleganya," seperti dikutip dari keterangan pers diterima Tempo, pada Selasa, 24 Januari 2023.
AJI Jakarta dan LBH Pers menilai intimidasi Hercules terhadap wartawan berpotensi melanggar Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Pasal 8 UU Pers menyatakan, dalam menjalankan profesinya jurnalis mendapat perlindungan hukum.
UU Pers mengatur sanksi bagi mereka yang menghalang-halangi kerja wartawan. Pasal 18 UU Pers menyebutkan, ”Setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berkaitan menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat 2 dan ayat 3 dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 tahun atau denda paling banyak Rp 500 juta.”

***

Menurut Wikipidea, Hercules, lebih dikenal sebagai Hercules, adalah seorang preman (gangster) dan broker politik Indonesia yang berasal dari Timor Timur (sekarang Timor Leste). Hercules adalah kuli angkut TNI-AD selama pendudukan Indonesia di Timor Timur. Setelah pindah ke Jakarta, ia membentuk geng preman miliknya sendiri di kecamatan Tanah Abang, yang menguasai dunia kriminal Jakarta pada tahun 1990-an. Hercules, ditulis, mempertahankan status selebriti sebagai gangster yang menakutkan, kadang-kadang muncul di program TV serta majalah tabloid. Ia juga terkenal karena ikatan politiknya dengan kandidat capres 2014 dan 2019, Prabowo Subianto.
Hercules, mantan preman sekaligus "penguasa" Tanah Abang, menjadi orang penting di dunia perpasaran. Pemilik nama asli Rosario de Marshall itu ditunjuk oleh PD Pasar Jaya selaku salah satu BUMD milik Pemprov DKI, menjadi tenaga ahli. Hercules sudah lama absen dari dunia preman, tepatnya usai menerima vonis 8 bulan atas kasus penguasaan lahan pada Maret 2019. Selepas itu ia diketahui memulai peruntungannya di dunia bisnis.
Perjalanan hidup Hercules dari malang melintang di dunia preman hingga menjadi pebisnis sangat panjang. Adapun sebelum hidup di Jakarta, Hercules tinggal di Timor Timur. Di sana, ia banyak bekerja sebagai tenaga bantuan untuk operasi militer TNI.
Ia terbang ke Jakarta untuk menyembuhkan luka di tangan. Saat itu Hercules dirawat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta Pusat. Tangan yang terluka tersebut ternyata harus diamputasi
Merasa tidak tahan dirawat di RSPAD, Hercules akhirnya kabur dan hidup menjadi gelandangan di Tanah Abang. "Saya mau mandiri. Tiba di Tanah Abang, saya tinggal di kolong jembatan," kata Hercules dikutip dari buku Kick Andy Kumpulan Kisah Inspiratif.
Kehidupan preman pun dimulai. Hercules awalnya tidak disegani dan sering dilawan oleh preman lain. Karena hal itulah ia selalu membawa golok panjang. "Daripada dibunuh, lebih baik saya bunuh duluan," kata Hercules, dikutip dari akun Kompas.com, 22 Februari 2022,
"Bahkan waktu itu, setiap malam saya tidur dengan golok selalu siap di tangan. Kondisi waktu itu sangat rawan. Lengah sedikit, lawan akan menyerang," lanjutnya. Hercules dan kelompoknya pun malang melintang di kawasan Tanah Abang sejak 1980-an. Pria berambut ikal ini sering kali lolos dari maut. Ia disegani banyak orang karena keberaniannya yang besar.
Dalam acara Kick Andy tahun 2007, Hercules mengaku pernah dibacok sebanyak 16 kali. Meski begitu, ia tetap selamat. Separuh dari tangan kanan Hercules, yakni dari bagian siku ke bawah, menggunakan tangan palsu. Bukan hanya tangannya yang palsu, satu dari dua bola matanya juga buatan manusia.

***

Mengutip tvonenews.com, Jumat, 13 Juni 2025 , Hercules disebut mendapatkan tantangan dari Purnawirawan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dari Sumatera Utara dan mantan aktivis mahasiswa Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar tahun 1985, Andi Jamal Kamaruddin Daeng Masiga alias Om Bethel.
Hercules dianggap menghina purnawirawan Jenderal TNI (Purn) Sutiyoso.
Kini Hercules justru mendapatkan jabatan baru.
Sebelumnya, Purnawirawan TNI dari Sumatera Utara menantang Rosario de Marshall atau Hercules.
Videonya viral di media sosial akun TikTok @perjuangan_kita2 dikutip, Minggu (11/5/2025).
“Langkahi dulu mayat kami jangan kau hina jenderal kami. Itu adalah jenderal kami,” katanya.
Ia pun mengancam Hercules.
“Moncong mu kau jaga, mulutmu kamu jaga. Beliau sudah berjasa di negeri ini,” katanya.
Menurutnya, Hercules besar karena jasa TNI.
“Ingat kami bukan ayam sayur. Kami adalah ayam petarung. Kami memang purnawirawan tapi hati kami adalah pejuang siap mati sampai darah penghabisan,” kata purnawiran itu.
Sebelumnya, mantan aktivis mahasiswa Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar tahun 1985, Andi Jamal Kamaruddin Daeng Masiga alias Om Bethel menjadi perbincangan di media sosial.
Sebab, dia menantang Ketua Umum GRIB, Hercules alias Rosario de Marshall.
Wakil ketua GRIB Sulsel dan anggota GRIB merasa tersinggung usai hercules ditantang pria bernama om Betel.
Kini mereka menantang balik om betel untuk duel di dalam sarung atau diluar sarung.
Atau memilih salah satu dari anggota GRIB sulsel.
“Kami akan menantang di dalam atau diluar sarung,” katanya.
Hercules kini menjadi perhatian publik ialah jabatan strategisnya di perusahaan jasa keamanan yaitu PT Titu Harmoni sebagai komisaris utama.
Menurut laporan Tempo pada 13 Desember 2013 lalu, Hercules mendirikan perusahaan yang bergerak di bidang jasa keamanan yaitu PT Titu Harmoni pada awal 2000-an.
Melalui perusahaan tersebut, Hercules juga sempat mengakuisisi Lembaga Pendidikan Kejuruan Saint Mary di Petojo Utara sebelum dieksekusi pengadilan pada 2014.
Salah satu tugas dari PT Titu Harmoni ialah menjaga keamanan ruko.

***

Saat ini ada sebuah organisasi sosial bernama Gerakan Rakyat untuk Indonesia Baru (GRIB). Ormas ini didirikan pada tahun 2011 oleh Hercules .
Menurut Wikipidea, Rosario lahir pada tahun 1960an di Timor Portugis, tumbuh di era kekacauan yang dilatarbelakangi invasi Indonesia ke Timor Timur (1975–1976) dan pendudukan selanjutnya oleh tentara nasional Indonesia. Ia pertama kali melakukan kontak dengan tentara Indonesia melalui Kolonel Gatot Purwanto sekitar tahun 1975. Dia kemudian menjadi yatim piatu pada tahun 1978 setelah orang tuanya tewas dalam pemboman yang melanda kota Ainaro. Sejak itu, ia tergabung sebagai kurir yang memberikan bantuan logistik kepada pasukan khusus, Kopassus Indonesia di bawah program Tenaga Bantuan Operasi (TBO). "Hercules" adalah nama kode yang diberikan kepada Rosario oleh tim komunikasi radio Kopassus.
Pada April 2025, ia memberikan ancaman memobilisasi massa hingga 50.000 anggota GRIB Jaya untuk mendatangi Gedung Sate, Kantor Gubernur Jawa Barat. Ia memberikan ancaman pada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi terkait rencana pembentukan Satuan Tugas Antipremanisme di Jawa Barat. Ia memberikan pernyataan melalui video yang beredar di media sosial.
Pada April 2025, ia juga mengeluarkan pernyataan yang dianggap menghina purnawirawan TNI, Sutiyoso dengan kata-kata yang tidak pantas yakni dengan sebutan "bau tanah". Penyataan ini kemudian memicu kemarahan dari berbagai pihak, termasuk mantan Panglima TNI, Purnawirawan Gatot Nurmantyo.
Kini, Hercules Rosario Marshal, melontarkan peringatan keras kepada tokoh politik senior Amien Rais serta pengamat politik Saiful Mujani.
"Bukan cuma Pak Amien Rais, tetapi Saiful Mujani juga yang mau mencoba menggulingkan pemerintahan Presiden Prabowo. Saya ingatkan bahwa GRIB akan berdiri di garda terdepan untuk menghadapi Anda," kata Hercules. ([email protected])

 

Berita Terbaru

Jokowi akan Keliling Indonesia

Jokowi akan Keliling Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 05:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 05:57 WIB

SURABAYAPAGI..COM : Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) bertemu dengan Ketua Umum Projo Budi Arie pada awal bulan ini. Sekjen Projo, Freddy Alex Damanik,…

Gagasan Nyleneh Gubernur Jabar, Hapus Pajak Kendaraan Bermotor

Gagasan Nyleneh Gubernur Jabar, Hapus Pajak Kendaraan Bermotor

Rabu, 13 Mei 2026 05:55 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 05:55 WIB

SURABAYAPAGI.com  : Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa KDM, kini memiliki wacana untuk menghapus pajak kendaraan bermotor. Sebagai …

Dolar AS Tembus Rp 17.529, Menkeu Binggung

Dolar AS Tembus Rp 17.529, Menkeu Binggung

Rabu, 13 Mei 2026 05:50 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 05:50 WIB

SURABAYAPAGI.COM  : Pelemahan nilai tukar rupiah tak terbendung. Selasa sore (12/5), kurs rupiah di pasar spot melemah tajam Rp 115 atau 0,66% menjadi Rp …

Nadiem, Telah Ditahan Rumah, Rabu ini, Jalani Operasi

Nadiem, Telah Ditahan Rumah, Rabu ini, Jalani Operasi

Rabu, 13 Mei 2026 05:50 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 05:50 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Eks Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi periode 2019-2024, Nadiem Anwar Makarim, resmi dialihkan menjadi tahanan rumah.…

Kasus Tambang Ilegal Desa Jenangan, Kejari Ponorogo Konfrontir Kades Aktif dan Mantan Kades Kemiri

Kasus Tambang Ilegal Desa Jenangan, Kejari Ponorogo Konfrontir Kades Aktif dan Mantan Kades Kemiri

Selasa, 12 Mei 2026 20:39 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 20:39 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Tim penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo melakukan pemeriksaan konfrontir kasus tambang ilegal di lahan …

Pengadilan Negeri Kota Madiun Lakukan Eksekusi TK Masyithoh

Pengadilan Negeri Kota Madiun Lakukan Eksekusi TK Masyithoh

Selasa, 12 Mei 2026 18:26 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 18:26 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Pengadilan Negeri Kota Madiun melaksanakan eksekusi lahan dan bangunan TK Masyithoh yang berada di Kota Madiun, Selasa (12…