Gelar Bursa Kerja, Pemkab Madiun Komitmen Tekan Angka Pengangguran

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Madiun Hari Wuryanto didampingi oleh Wakil Bupati Madiun Purnomo Hadi membuka Job Fair 2026. SP/ MDN
Bupati Madiun Hari Wuryanto didampingi oleh Wakil Bupati Madiun Purnomo Hadi membuka Job Fair 2026. SP/ MDN

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Guna menekan angka pengangguran terbuka yang masih terbilang tinggi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun, menggelar pameran bursa kerja bekerja sama dengan sejumlah perusahaan di daerah itu yang saat ini mencapai sekitar 14.710 orang atau 3,22 persen. Dimana, Pemkab menargetkan angka pengangguran terbuka di wilayahnya dapat ditekan menjadi kisaran 3 hingga 2 persen.

"Jumlah pengangguran terbuka ini menjadi masalah bersama yang terus kita tekan dengan kolaborasi pemerintah dengan semua pihak," ujar Bupati Madiun Hari Wuryanto saat membuka Job Fair 2026 di Pendopo Ronggo Djumeno Madiun, Rabu (20/05/2026).

Berdasarkan data Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas)  2025 dari Badan Pusat Statistik (BPS), Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kabupaten Madiun turun menjadi 3,22 persen dibanding 2024 yang mencapai 4,32 persen. Dengan jumlah pengangguran dari 19.285 orang pada tahun 2024 menjadi 14.710 orang pada  2025.

"Salah satu upaya mengurangi adalah dengan menggelar bursa kerja seperti sekarang ini. Sesuai rencana, kegiatan digelar dua hari tanggal 19-20 Mei," katanya.

Sebanyak 60 perusahaan terlibat dalam bursa kerja tersebut. Rinciannya, 32 perusahaan hadir langsung di lokasi dan 28 perusahaan mengikuti kegiatan secara daring. Total lowongan kerja yang tersedia mencapai 15 ribu posisi dengan jumlah kebutuhan tenaga kerja yang beragam dan sekitar 4.500 orang dari Kabupaten Madiun dan luar daerah ikut mendaftar mencari kerja dalam kegiatan tersebut, berdasarkan data Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian setempat.

Melihat gelaran tersebut, antusiasme pencari kerja sangat luar biasa yang ditunjukkan dengan padatnya area pendopo. Sehingga, Bupati Hari Wuryanto berharap bursa kerja itu dapat memberikan manfaat bagi semua pihak, baik bagi perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja maupun pencari kerja. md-01/dsy

Berita Terbaru

Terdampak Kekeringan, Pemkab Kediri Salurkan 15.000 Liter Air Bersih ke Desa Surat

Terdampak Kekeringan, Pemkab Kediri Salurkan 15.000 Liter Air Bersih ke Desa Surat

Rabu, 30 Sep 2026 12:12 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 12:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Fenomena musim kemarau yang mengakibatkan sejumlah wilayah mengalami kekeringan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri, menyalurkan…

‎Setelah Rumah Maidi dan Camat, KPK Geledah Kantor Kominfo Kota Madiun

‎Setelah Rumah Maidi dan Camat, KPK Geledah Kantor Kominfo Kota Madiun

Rabu, 30 Sep 2026 12:08 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 12:08 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan di Kota Madiun. Kali ini, kantor Dinas Komunikasi da…

Cegah ISPA, Dinkes Pamekasan Ingatkan Pentingnya Pakai Masker saat Kemarau

Cegah ISPA, Dinkes Pamekasan Ingatkan Pentingnya Pakai Masker saat Kemarau

Rabu, 30 Sep 2026 11:58 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 11:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Guna mencegah infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan, Jawa Timur mengingatkan pentingnya…

Imigrasi Blitar Perkuat Peran TIMPORA dalam Pengawasan Orang Asing, Kali Ini di Wilayah Tulungagung

Imigrasi Blitar Perkuat Peran TIMPORA dalam Pengawasan Orang Asing, Kali Ini di Wilayah Tulungagung

Rabu, 30 Sep 2026 11:50 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 11:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kembali Kantor Imigrasi Blitar Perkuat Peran TIMPORA dalam Pengawasan Orang Asing melalui Koordinasi Lintas Instansi, kali ini di…

Follow The Money, KPK Lanjutkan Penggeledahan ke Rumah Camat Taman

Follow The Money, KPK Lanjutkan Penggeledahan ke Rumah Camat Taman

Rabu, 30 Sep 2026 11:47 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 11:47 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melanjutkan penggeledahan ke rumah Camat Taman, Yusuf, setelah sebelumnya men…

Oktober Nanti, Jukir Kota Mojokerto Kenakan Rompi Berbarcode QRIS

Oktober Nanti, Jukir Kota Mojokerto Kenakan Rompi Berbarcode QRIS

Rabu, 30 Sep 2026 11:36 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 11:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto akan meluncurkan sistem  parkir non-tunai menggunakan QRIS untuk mempermudah transaksi serta menutup …