Bareskrim Usut Dugaan Sabotase Blackout di Sumatera

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news


SURABAYAPAGI .com : Bareskrim Polri mengungkapkan hasil investigasi awal terkait pemadaman listrik total (blackout) yang melanda sebagian besar wilayah Sumatera. Polri menegaskan bahwa insiden tersebut bukan disebabkan oleh sabotase, melainkan faktor teknis dan cuaca ekstrem.

            Wakabareskrim Polri Irjen Nunung Syaifudin, menyebut peristiwa blackout bermula pada Jumat (22/5) sekitar pukul 18.44 WIB. Berdasarkan keterangan saksi yang didalami tim di lokasi, sempat terdengar suara ledakan sesaat sebelum listrik padam.

            Putusnya kabel di koridor transmisi Jambi ini berdampak fatal karena saat kejadian sedang terjadi aliran daya yang signifikan menuju wilayah Sumatera Barat. Gangguan tersebut memicu ketidakstabilan frekuensi yang menyebabkan pembangkit listrik mengalami trip secara berantai.

            "Gangguan tersebut menyebabkan terjadinya ketidakstabilan frekuensi dan tegangan listrik yang selanjutnya memicu trip pembangkit secara berantai, sehingga berdampak pada blackout massal di sejumlah wilayah Sumatera meliputi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, dan sebagian Sumatera Selatan," ungkap Nunung.

            Nunung memastikan seluruh proses investigasi kami lakukan secara profesional, transparan, dan komprehensif. Dia menyebut kini kondisi kelistrikan di seluruh wilayah Sumatera sudah pulih sepenuhnya.

            "Saat ini kondisi sistem kelistrikan di wilayah Sumatera telah berhasil dipulihkan sepenuhnya. Dan berdasarkan keterangan resmi dari PT PLN, pasokan listrik di seluruh wilayah Sumatera telah kembali normal 100 persen serta beroperasi dengan aman dan stabil," pungkas Nunung.

Olah jaringan transmisi
            Wakabareskrim Polri Irjen Nunung Syaifudin menyebut bahwa tim gabungan telah melakukan olah TKP di Tower 175 dan 176 jaringan transmisi di Desa Tempino, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi. Di lokasi tersebut, ditemukan kabel transmisi Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 275 kV jalur Muara Bungo-Sungai Rumpeh dalam kondisi putus.

            "Sampai dengan saat ini, bisa kami pastikan tidak ditemukan adanya indikasi sabotase ataupun unsur kesengajaan dalam peristiwa blackout tersebut. Dugaan sementara mengarah pada faktor teknis dan cuaca yang ekstrem yang menyebabkan gangguan pada sistem transmisi kelistrikan," kata Nunung dalam jumpa pers di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin (25/5/2026).

            Nunung menilai ada tiga kemungkinan penyebab teknis yang sedang didalami oleh tim Puslabfor Polri terkait putusnya kabel tersebut, di antarannya faktor mekanik yang menyebabkan adanya gesekan pada kabel hingga faktor tarikan pada kabel akibat cuaca ekstrem.

            "Adapun dugaan sementara penyebab terputusnya kabel transmisi masih dalam proses pendalaman dengan beberapa kemungkinan, antara lain faktor mekanik akibat gesekan dan pengaruh angin, faktor panas akibat sambungan longgar yang menimbulkan rongga, maupun faktor tarikan atau goyangan akibat cuaca ekstrem," jelas Nunung.

            Nunung menerangkan mengapa pihaknya menepis dugaan sabotase yang sempat beredar di masyarakat. Sebab, kata dia, bentuk fisik kerusakan kabel yang ditemukan di lapangan tidak rapi.

            "Kenapa kami bisa pastikan ini bukan faktor sabotase? Karena kerusakan atau putusnya kabel atau jaringan ini tidak rapi. Dia lebih bersifat atau berbentuk serabut, ya, seperti yang ada di depan kita rekan-rekan," tuturnya.

            "Jadi kalau itu sabotase, pasti potongan potongannya lebih rapi (bekas potongan alat)," lanjut Nunung. Direktur Transmisi PT PLN (Persero), Edwin Nugraha Putra, membeberkan kronologi listrik padam total atau blackout di Sumatera. Edwin menyebut fenomena power swing atau osilasi tegangan tinggi menjadi pemicu utama ambruknya sistem interkoneksi tersebut.

            Hal itu disampaikan Edwin dalam jumpa pers di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin (25/5/2026). Edwin mulanya menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang terdampak, mulai dari Jambi, Riau, Sumatera Barat, Sumatera Utara, hingga Aceh.

            "Kami dari PT PLN Persero menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya, terutama kepada masyarakat di wilayah daerah Riau, Jambi, Sumatera Barat, Sumatera Utara hingga ke Aceh atas terjadinya gangguan listrik yang terjadi pada hari Jumat yang lalu," kata Edwin.

            Edwin kemudian menjelaskan bahwa sistem kelistrikan Sumatera ditopang oleh dua jalur utama yakni Jalur Timur (500 kV) dan Jalur Barat (275 kV). Gangguan, kata dia, bermula saat cuaca ekstrem melanda wilayah Jambi.

            "Terjadi gangguan pada transmisi 275 kV New Aur Duri ke arah Sumsel 5. Ini merupakan input-an menuju jalur 500 kV di bagian timur. Akibat hujan lebat dan angin kencang, kedua sirkuitnya trip sehingga jalur 500 kV keluar dari sistem," jelas Edwin.

            Putusnya jalur timur menyebabkan aliran listrik dari selatan (Palembang-Lampung) berbalik arah dan berpindah secara mendadak ke jalur barat (275 kV). Perpindahan arus dalam jumlah masif ini, lanjut Edwin, memicu fenomena teknis power swing.

            "Perpindahan arus tadi tersebut, itu menyebabkan fenomena yang kami sebut power swing, atau biasanya kita kenal dengan osilasi. Jadi tegangan maupun frekuensi berosilasi sangat tinggi pada saat itu, karena berpindahnya ke arah 275 kV tadi," jelas Edwin. n erc, jk, ec, rmc

Berita Terbaru

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ada ketentuan biaya penalti Rp 100 juta pada Seleksi Pengadaan SDM Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah…

Menteri Pariwisata, Koleksi Mercedes-Benz G63 Senilai Rp 8,8 Miliar

Menteri Pariwisata, Koleksi Mercedes-Benz G63 Senilai Rp 8,8 Miliar

Kamis, 18 Jun 2026 23:18 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri telah melaporkan harta kekayaan terbarunya. Dalam laporan paling anyar itu, Widiyanti…

Grammy Awards, juga Hargai Kategori R&B dan Folk

Grammy Awards, juga Hargai Kategori R&B dan Folk

Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pihak penyelenggara ajang Grammy Awards mengumumkan penambahan kategori penampilan musik pop Asia terbaik, buat ngerayain rilisan…

Jumat Berkah: Tahun Baru Islam Vs Masehi

Jumat Berkah: Tahun Baru Islam Vs Masehi

Kamis, 18 Jun 2026 23:12 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Tahun Baru Islam, yang baru kita peringati, lebih berfokus pada perenungan spiritual dan muhasabah (evaluasi diri) dibandingkan…

Hotel Sultan Jakarta, Dieksekusi Saat Masih Ada Tamu Hotel

Hotel Sultan Jakarta, Dieksekusi Saat Masih Ada Tamu Hotel

Kamis, 18 Jun 2026 23:10 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Eksekusi hotel Sultan di Jakarta, Kamis (18/6) diwarnai kericuhan dan keunikan. Ricuh ada ratusan masa menghadang. Unik, saat…

Manuver dari Pengacara Senior Bela Eks Pejabat BGN

Manuver dari Pengacara Senior Bela Eks Pejabat BGN

Kamis, 18 Jun 2026 23:00 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:00 WIB

Karena Pak Sony tidak jujur. Sebelumnya bersumpah bersih. Tapi info beberapa orang, Sony menerima uang dari Asep secara rutin." Elza Syarief,…