Petisi Tolak MBG Tembus 31 Ribu Tanda Tangan, BEM Unair Desak Evaluasi Serius Pemerintah

author Arlana Chandra Wijaya

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SurabayaPagi, Surabaya – Petisi yang digagas Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Airlangga (Unair) untuk menghentikan sementara program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus menuai perhatian publik.

Hingga Selasa (9/6/2026) siang, petisi tersebut telah mengumpulkan 31.325 tanda tangan terverifikasi.

Seruan tersebut disampaikan melalui media sosial resmi BEM Unair dan ditandatangani Presiden BEM Unair, Rizqi Senja.

Melalui unggahan itu, BEM Unair mengajak masyarakat ikut mendukung evaluasi hingga penghentian sementara program MBG yang dinilai masih menyisakan sejumlah persoalan.

Rizqi mengatakan, inisiatif petisi berangkat dari berbagai dinamika dalam pelaksanaan program MBG, termasuk perkembangan terbaru di Badan Gizi Nasional (BGN) yang menjadi perhatian pihaknya.

“Peristiwa yang terjadi belakangan ini menjadi indikasi yang perlu diperhatikan. Kami ingin mendorong pemerintah untuk melakukan evaluasi secara serius terhadap program ini,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (9/6/2026).

Ia menjelaskan, petisi tersebut juga bertujuan mengukur tingkat kepedulian publik terhadap isu MBG, sekaligus mengetahui sejauh mana dukungan masyarakat terhadap tuntutan evaluasi program.

Menurut Rizqi, sejak awal BEM Unair telah menyatakan penolakan terhadap MBG. Mereka menilai terdapat sejumlah persoalan, mulai dari efektivitas pelaksanaan di lapangan hingga penggunaan anggaran negara.

“Kami melihat ada berbagai persoalan, baik dari implementasi, potensi pembengkakan anggaran, penyerapan APBN, hingga indikasi masalah dalam pengadaan barang dan jasa,” katanya.

Meski demikian, BEM Unair menegaskan pentingnya pemenuhan gizi bagi anak-anak Indonesia. Namun, mereka menilai program seharusnya lebih difokuskan pada wilayah yang benar-benar membutuhkan, seperti daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Rizqi menilai kebutuhan intervensi gizi di setiap daerah tidak bisa disamaratakan, terutama antara wilayah perkotaan dan daerah dengan tingkat kerentanan tinggi.

Tingginya perhatian publik juga terlihat dari aktivitas di media sosial. Rizqi menyebut unggahan terkait petisi tersebut telah menjangkau sekitar 1,7 juta pengguna.

Terkait respons dari internal kampus, Rizqi memastikan tidak ada tekanan terhadap gerakan mahasiswa. Ia menyebut pihak kampus masih memberikan ruang bagi mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi.

“Sejauh ini kampus cukup terbuka dan tidak ada tekanan terhadap kami,” ujarnya.

Namun, ia mengaku sempat menerima sejumlah panggilan dari nomor tidak dikenal sejak petisi tersebut ramai diperbincangkan. Meski demikian, hal itu tidak dianggap sebagai ancaman serius.

“Memang ada beberapa panggilan dari nomor tak dikenal, tetapi saya anggap biasa saja,” pungkasnya.

Berita Terbaru

Wakil Panglima TNI Bersama Dirut Agrinas Melihat Langsung Operasional KDKMP di Lamongan

Wakil Panglima TNI Bersama Dirut Agrinas Melihat Langsung Operasional KDKMP di Lamongan

Kamis, 11 Jun 2026 21:33 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 21:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Setelah beberapa Minggu lalu Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) telah diresmikan operasionalnya oleh Presiden Prabowo…

Sidang Perdana Kasus Korupsi Madiun, Maidi Berdalih CSR bukan Syarat Perizinan   ‎

Sidang Perdana Kasus Korupsi Madiun, Maidi Berdalih CSR bukan Syarat Perizinan  ‎

Kamis, 11 Jun 2026 21:10 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 21:10 WIB

‎ ‎ SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Walikota non aktif Maidi tampil beda dibanding dua terdakwa lainnya dalam sidang perdana kasus dugaan korupsi dana CSR dan fee …

Demo Tolak BBM Naik 

Demo Tolak BBM Naik 

Kamis, 11 Jun 2026 20:15 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), Jumat hari ini (12/6), jadwalkan demo tolak BBM naik. Aksi demonstrasi mahasiswa dari BEM UI itu…

CIMB, Anggap Kepercayaan Investor Asing ke RI Merosot

CIMB, Anggap Kepercayaan Investor Asing ke RI Merosot

Kamis, 11 Jun 2026 20:04 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:04 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bank terbesar kedua di Malaysia, CIMB Group Holdings, menilai ini merupakan waktu yang tepat untuk berinvestasi di Indonesia meski saat ini…

Polres Gresik Perkuat Kolaborasi Pengamanan Pengesahan Warga Baru PSHT Tahun 2026

Polres Gresik Perkuat Kolaborasi Pengamanan Pengesahan Warga Baru PSHT Tahun 2026

Kamis, 11 Jun 2026 18:54 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 18:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Menyambut momentum bulan Muharram atau yang dikenal masyarakat Jawa sebagai bulan Suro, Polres Gresik memperkuat koordinasi bersama b…

Pangkalan AS di Bahrain, Diserang Iran

Pangkalan AS di Bahrain, Diserang Iran

Kamis, 11 Jun 2026 18:51 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 18:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Iran dilaporkan telah melancarkan serangan ke pangkalan AS di Bahrain. Dilansir kantor berita AFP, Kamis (11/6/2026), media Iran…