SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Melalui program penjangkauan yang dilakukan pendamping sosial di sejumlah desa, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Trenggalek, telah menambah calon peserta didik Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) dari keluarga prasejahtera
Pendamping Sosial Program Keluarga Harapan (PKH) Dinsos PPPA Trenggalek Ika Putri Asih Ningrum, mengatakan salah satu calon peserta didik yang menyatakan minat mengikuti program tersebut adalah Muhammad Azril Al Faruq (8), siswa kelas I SD asal Desa Gembleb, Kecamatan Pogalan.
Pasalnya, diketahui sebelumnya jika awal penjangkauan dilakukan untuk mencari calon siswa jenjang SMA. Namun saat proses verifikasi di lapangan, justru anak dalam keluarga tersebut yang menunjukkan minat besar untuk bersekolah di Sekolah Rakyat. Selain itu, kuota peserta didik Sekolah Rakyat untuk jenjang SD masih belum terpenuhi sehingga proses penjangkauan terus dilakukan kepada keluarga sasaran.
Lebih lanjut, ia menjelaskan keluarga Azril secara faktual tergolong kurang mampu dan saat ini menempati rumah sederhana yang berdiri di atas lahan milik warga. Meskipun demikian, secara administratif keluarga tersebut masih tercatat pada kelompok kesejahteraan yang berada di luar kategori prioritas penerima program.
"Saat kami datang, justru Azril yang sangat antusias mengikuti program Sekolah Rakyat. Ini menjadi salah satu tambahan calon peserta didik untuk jenjang sekolah dasar. Kondisi riil keluarga ini sebenarnya layak masuk kelompok prioritas. Karena itu, kami akan berkoordinasi dengan pemerintah desa dan Dinas Sosial untuk proses pembaruan data kesejahteraan," ujarnya, Senin (22/06/2026).
Sebagai langkah awal, petugas melengkapi dokumen pendukung berupa surat keterangan tidak mampu serta berita acara hasil verifikasi lapangan untuk mendukung proses administrasi calon peserta didik. Selain itu, Dinsos PPPA Trenggalek juga menargetkan setiap pendamping sosial dapat menjaring calon peserta didik dari jenjang SD, SMP, maupun SMA guna memenuhi kuota Sekolah Rakyat yang akan mulai beroperasi pada tahun ajaran baru mendatang. tr-02/dsy
Editor : Redaksi