Warga Magetan Beralih ke Minyak Goreng Curah, Dipicu Kelangkaan MinyaKita

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Warga saat membeli minyak goreng curah di salah satu tempat usaha di Ponorogo. SP/ MGT
Warga saat membeli minyak goreng curah di salah satu tempat usaha di Ponorogo. SP/ MGT

i

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Melihat fenomena kelangkaan komoditas minyak goreng bersubsidi MinyaKita yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir membuat masyarakat Kabupaten Magetan beralih menggunakan minyak goreng curah untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga maupun usaha. Bahkan, saat ini hampir seluruh pelanggannya mulai beralih membeli minyak goreng curah karena MinyaKita sulit diperoleh.

Diketahui, di Pasar Sayur Magetan, MinyaKita kini nyaris tidak ditemukan di lapak pedagang. Kalaupun tersedia, harganya telah mencapai sekitar Rp22.000 per liter, naik dari sebelumnya sekitar Rp20.000 per liter. Sehingga, sebagai alternatif, pedagang lebih banyak menyediakan minyak goreng kemasan merek lain seperti Sunco dan Fortune. 

Adanya kelangkaan MinyaKita sudah berlangsung cukup lama sehingga ia bahkan sudah tidak lagi menjual produk tersebut. Bahkan, harga minyak goreng kemasan bermerk juga mengalami kenaikan menjadi sekitar Rp25.000 per kemasan 800 mililiter, dari sebelumnya sekitar Rp23.000.

"MinyaKita sudah lama langka. Warga akhirnya pindah ke minyak curah. Harga MinyaKita saya sampai lupa karena sudah lama tidak jual. Kalau minyak curah sekarang Rp19.000 per kilogram," ujar salah seorang pedagang minyak goreng di Pasar Sayur Magetan, Ira Wulandari, Selasa (30/06/2026).

Diketahui, meningkatnya permintaan minyak goreng curah terlihat di salah satu lapak penjual di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Kepolorejo, Magetan. Sejak siang, pembeli terus berdatangan membawa jeriken maupun galon bekas air minum untuk membeli minyak goreng curah.

Oleh karena itu, kelangkaan MinyaKita dan kenaikan harganya membuat minyak goreng bersubsidi itu tidak lagi menjadi pilihan. Meski harga minyak goreng curah juga naik sekitar Rp1.000 menjadi Rp19.000 per kilogram, menurut Heru, minyak curah masih lebih mudah diperoleh dan lebih ekonomis dibandingkan minyak goreng kemasan.

Sehingga, para pedagang berharap pasokan MinyaKita kembali normal agar masyarakat memiliki lebih banyak pilihan minyak goreng dengan harga yang terjangkau, terutama bagi pelaku usaha kecil yang sangat bergantung pada kestabilan harga bahan baku. mg-02/dsy

Berita Terbaru

Ormas Gerakan Lingkungan Dukung Kortastipidkor Polri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Ormas Gerakan Lingkungan Dukung Kortastipidkor Polri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Jumat, 10 Jul 2026 21:13 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Gerakan untuk Lingkungan, Rusdi Legowo, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Korps Pemberantasan…

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp154,79 miliar di tengah kebijakan efisiensi anggaran …

Sidang Kasus Maidi: Sekda Soeko Akui Minta Rp.50 Juta ke Thariq Megah 

Sidang Kasus Maidi: Sekda Soeko Akui Minta Rp.50 Juta ke Thariq Megah 

Jumat, 10 Jul 2026 19:11 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:11 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Madiun Soeko Dwi Handiarto mengakui pernah meminta uang sebesar Rp50 juta kepada mantan Kepala Dinas …

APROKI Ungkap Tantangan Sektor Konstruksi Jatim Serap hingga 210 Ribu Pekerja

APROKI Ungkap Tantangan Sektor Konstruksi Jatim Serap hingga 210 Ribu Pekerja

Jumat, 10 Jul 2026 18:47 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Industri konstruksi di Jawa Timur tak hanya menjadi penggerak pembangunan infrastruktur, tetapi juga berperan besar dalam menciptakan…

APCI Tolak Kemasan Rokok Seragam, Sebut Ancam Nasib 1,5 Juta Petani Cengkeh

APCI Tolak Kemasan Rokok Seragam, Sebut Ancam Nasib 1,5 Juta Petani Cengkeh

Jumat, 10 Jul 2026 18:44 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 18:44 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Rencana pemerintah menerapkan kebijakan penyeragaman kemasan rokok kembali menuai penolakan. Kali ini, keberatan datang dari Asosiasi…

Reputasi Digital Tak Boleh Jadi Alasan Menghapus Karya Jurnalistik

Reputasi Digital Tak Boleh Jadi Alasan Menghapus Karya Jurnalistik

Jumat, 10 Jul 2026 18:42 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 18:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Upaya menjaga reputasi digital semakin marak dilakukan di tengah mudahnya informasi ditemukan melalui mesin pencari. Namun, permintaan …