Anggota Komisi A Desak Wali Kota Tinjau Ulang Kebijakan Izin Suami Untuk ASN Perempuan

author Al Qomaruddin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya Azhar Kahfi. SP/ Al Qomaruddin
Anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya Azhar Kahfi. SP/ Al Qomaruddin

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kebijakan Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi terkait kewajibkan Aparatur Sipil Negara (ASN) perempuan mengantongi izin tertulis dari suami jika ingin membidik jabatan mendapat sorotan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya. 

Anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya Azhar Kahfi mengatakan kebijakan yang diklaim untuk menjaga keharmonisan keluarga tersebut dinilai belum sempurna dan berpotensi menghambat karier perempuan di birokrasi.

Ia menilai, di era perkembangan teknologi digital yang agresif, indikator kinerja ASN tak semestinya diukur dari kesiapan fisik di lapangan tanpa batas waktu, melainkan melalui inovasi dan efektivitas kerja.

"Sebagai ASN, itu memang sudah sepantasnya mengabdi kepada masyarakat. Mengabdi itu ya 24/7 (24 jam seminggu), waktunya bisa diganggu ketika ada persoalan kemasyarakatan. Tapi apakah kebijakan (izin tertulis suami) tersebut pas atau tidak? Tidak bisa dibilang 100 persen tepat," ungkap Azhar Kahfi, Rabu (1/7).

Kahfi menerangakan, Pemkot Surabaya seharusnya fokus pada pemanfaatan teknologi untuk mempercepat pelayanan publik, bukan menerapkan regulasi yang justru menjadi beban tambahan bagi pegawai perempuan.

Menurutnya, daripada membatasi atau melakukan mutasi bagi pegawai yang tidak bisa melakukan kerja-kerja lapangan hingga malam (ronda), Wali Kota sebaiknya mendorong persaingan sehat antar-instansi.

"Daripada melakukan mutasi pada pegawai yang tidak bisa ronda, sebaiknya mengkompetisikan antar-OPD (Organisasi Perangkat Daerah) atau Lurah-Lurah itu untuk berinovasi mempercepat penyelesaian permasalahan," ungkap Kahfi.

Lebih lanjut, ia juga mengingatkan setiap ASN baik laki-laki maupun perempuan memiliki hak yang sama untuk menyeimbangkan peran di pekerjaan dan di dalam keluarga.

Regulasi yang diskriminatif dikhawatirkan akan memangkas potensi kader-kader pemimpin perempuan di lingkungan Pemkot Surabaya.

"ASN juga punya keluarga, baik perempuan maupun laki-laki. Jangan sampai ada hal yang bisa kita carikan solusi dan inovasinya, malah menjadi hambatan, khususnya perempuan dalam bekerja. Sekarang saatnya work-life harmony bekerja dan kualitas hidup sama-sama bersinergi," tandas legislator hukum tersebut.

Ia pun mendesak Wali Kota Eri Cahyadi untuk meninjau ulang urgensi kebijakan tersebut. "Dewan meminta Pemkot lebih berfokus pada meritokrasi berbasis kompetensi digital dan output kinerja, guna menciptakan iklim kerja yang inklusif dan adaptif dengan perkembangan zaman," terangnya Kahfi. Alq

Berita Terbaru

Bupati Fauzi Ziarah ke Asta Tinggi: Hormati Jasa Leluhur, Warisan Harus Dijaga

Bupati Fauzi Ziarah ke Asta Tinggi: Hormati Jasa Leluhur, Warisan Harus Dijaga

Sabtu, 31 Okt 2026 15:03 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 15:03 WIB

Jelang Hari Jadi ke-757…

Pengamat Politik Ungkap Peluang Demokrat Bangkit di Pemilu 2029: Harus Terbuka dan Bersih dari Kader Terjerat Hukum

Pengamat Politik Ungkap Peluang Demokrat Bangkit di Pemilu 2029: Harus Terbuka dan Bersih dari Kader Terjerat Hukum

Sabtu, 31 Okt 2026 09:53 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 09:53 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - Kepengurusan lengkap DPD Partai Demokrat Jawa Timur (Jatim) periode 2026-2031 hingga kini belum diumumkan. Pengamat Politik Accurate…

BULOG Perkuat Pengawasan SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Gandeng Satgas Pangan Polres

BULOG Perkuat Pengawasan SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Gandeng Satgas Pangan Polres

Sabtu, 31 Okt 2026 06:32 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 06:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum BULOG memperkuat pengawasan distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui pembentukan Satuan Tugas…

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

  SURABAYA PAGI. com, Malang - BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Malang menggelar Pekan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan Tahun 2026 untuk pekerja di P…

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Chester Jevelin Thaniago dan suaminya, Soecindro Halim terseret kasus dugaan eksploitasi anak. Salah satu pelapor dalam kasus arisan…

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) sebagai salah satu pelaku industri perbankan terus berusaha untuk memberikan…