Rp4,9 Miliar Hasil Judi Online Disetorkan ke Bank Syariah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kejaksaan Negeri Tanjung Perak Surabaya saat gelar press release terkait judol, Senin (10/8/2026)
Kejaksaan Negeri Tanjung Perak Surabaya saat gelar press release terkait judol, Senin (10/8/2026)

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Negeri Tanjung Perak Surabaya menyetorkan Rp4,907 miliar ke kas negara. Uang tersebut merupakan hasil penyitaan dalam perkara tindak pidana pencucian uang yang diduga bersumber dari perjudian online.

Penyetoran dilakukan melalui Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Surabaya Pasar Atom pada Senin, 10 Agustus 2026. Dana yang disetorkan tepatnya Rp4.907.261.329.

Kepala Kejari Tanjung Perak menyebut penyetoran itu merupakan pelaksanaan Penetapan Pengadilan Negeri Surabaya Nomor 1/Pid.Sus/PPHK-TPPU/2025/PN Sby tertanggal 14 Oktober 2025. Dalam penetapan tersebut, dana yang tersimpan di sejumlah rekening yang telah disita dinyatakan sebagai aset negara.

"Pada hari ini, Senin tanggal 10 Agustus 2026, Kejaksaan Negeri Tanjung Perak melaksanakan penyetoran uang sebesar Rp4.907.261.329 kepada kas negara melalui Bank Syariah Indonesia," ujar pihak Kejari Tanjung Perak, kemarin.

Dana tersebut sebelumnya disita penyidik Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Timur dari sejumlah rekening yang saling berkaitan. Rekening-rekening itu diduga digunakan untuk menampung atau mengalirkan dana dalam perkara pencucian uang yang berkaitan dengan perjudian online.

Perkara TPPU tersebut memiliki tindak pidana asal berupa perjudian online melalui situs S.M.A. Salah satu pihak yang disebut dalam perkara itu, Yurry, hingga kini masih berstatus daftar pencarian orang (DPO).

Permohonan penetapan status barang bukti diajukan penyidik Ditresiber Polda Jawa Timur ke Pengadilan Negeri Surabaya pada 12 Agustus 2025. Dua bulan kemudian, pengadilan mengabulkan permohonan tersebut.

Penetapan hakim menyatakan dana dalam sejumlah rekening yang telah disita dengan total Rp4.907.261.329 sebagai aset negara.

Kejari Tanjung Perak kemudian melaksanakan penetapan tersebut setelah rekening-rekening yang disita diketahui berkaitan dengan tindak pidana asal dalam perkara perjudian atas nama terpidana Sutikno.

Kejari Tanjung Perak sebelumnya menangani perkara perjudian tersebut pada 2025. Pelaksanaan penetapan pengadilan selanjutnya diserahkan oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Timur kepada Kejari Tanjung Perak.

Kejaksaan menyatakan penanganan perkara tersebut tidak berhenti pada upaya mempidanakan pelaku. Aparat penegak hukum juga menelusuri aliran uang dan memastikan hasil kejahatan tidak kembali dinikmati pelaku.

Pendekatan itu dikenal sebagai follow the money, yakni mengikuti aliran dana untuk menemukan, menyita, dan merampas aset yang diduga berasal dari tindak pidana.

"Penegakan hukum tidak hanya dengan follow the suspect, tetapi juga follow the money, yaitu melacak aliran dana, menyita, serta merampas hasil tindak pidana," kata Kejari Tanjung Perak.

Dengan penyetoran Rp4,9 miliar tersebut, total Penerimaan Negara Bukan Pajak yang telah diserahkan Kejari Tanjung Perak kepada negara sepanjang 2026 mencapai Rp8.864.756.557.

Nilai tersebut setara dengan 905 persen dari target PNBP Kejari Tanjung Perak tahun ini.

Kejari Tanjung Perak mengatakan penyetoran tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan tindak pidana tidak memberikan keuntungan ekonomi kepada pelakunya.

"Ini semua merupakan bukti nyata bahwa kami ingin memastikan bahwa kejahatan tidak boleh memberikan keuntungan finansial bagi para pelakunya," ujar pihak Kejari. bd

Berita Terbaru

Empat Truk Pengangkut Pasir Terjebak Arus Deras di Sungai Besuk Koboan Lumajang, Polisi Lakukan Evakuasi

Empat Truk Pengangkut Pasir Terjebak Arus Deras di Sungai Besuk Koboan Lumajang, Polisi Lakukan Evakuasi

Minggu, 01 Nov 2026 21:26 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 21:26 WIB

SURABAYA PAGI, Lumajang– Sebanyak Empat truk pengangkut pasir terjebak derasnya arus air di kawasan pertambangan pasir CV Manfaat Manunggal Nusantara, Sungai B…

Bantai Wakil Singapura 6-1, MilkLife Strikers Buka Singa Cup dengan Hattrick Ika Wonda

Bantai Wakil Singapura 6-1, MilkLife Strikers Buka Singa Cup dengan Hattrick Ika Wonda

Minggu, 01 Nov 2026 20:21 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 20:21 WIB

SurabayaPagi, Singapura – Tim MilkLife Strikers mengawali kiprahnya di turnamen internasional Singa Cup 2026 dengan hasil gemilang. Menghadapi wakil tuan rumah …

Sekolah Surabaya Pertahankan Dominasi, Bandung Lahirkan Dua Juara Baru di MilkLife Soccer Challenge

Sekolah Surabaya Pertahankan Dominasi, Bandung Lahirkan Dua Juara Baru di MilkLife Soccer Challenge

Minggu, 01 Nov 2026 20:06 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 20:06 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Persaingan sepak bola putri usia dini di Surabaya dan Bandung semakin kompetitif. MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Seri 1 2026–2027 men…

Gudang di Ponorogo Terbakar Hebat, Api Disebut Berasal dari Pembakaran Sisa Tanaman Jagung

Gudang di Ponorogo Terbakar Hebat, Api Disebut Berasal dari Pembakaran Sisa Tanaman Jagung

Minggu, 01 Nov 2026 18:31 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 18:31 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Ponorogo – Gudang barang bekas (rosok) milik Tugiantoro, warga Desa Turi, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, terbakar pada M…

BeautyFest Asia by Popbela.com Hadir di Surabaya, Bagikan Promo Produk Kosmetik yang Sangat Menarik

BeautyFest Asia by Popbela.com Hadir di Surabaya, Bagikan Promo Produk Kosmetik yang Sangat Menarik

Minggu, 01 Nov 2026 18:01 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 18:01 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- BeautyFest Asia by Popbela.com hadir melalui penyelenggaraan di Surabaya pada 30 Oktober–1 November 2026 di Convention Hall, Tunjungan …

Ratusan Botol Miras Disita Polisi dari Kafe di Ujungpangkah Gresik

Ratusan Botol Miras Disita Polisi dari Kafe di Ujungpangkah Gresik

Minggu, 01 Nov 2026 17:36 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 17:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Peredaran minuman beralkohol (miras) tanpa izin kembali ditertibkan aparat kepolisian. Kali ini, jajaran Polres Gresik menyasar s…