Penggeledahan Terkait Dugaan Korupsi Pada Ajang Euro 2024

Jerman Tersingkir, Kantor Federasi Sepakbola Jerman Digeledah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kantor Federasi Sepakbola Jerman (DFB) yang berlokasi di Frankfurt digeledah oleh pihak kepolisian terkait dengan dugaan skandal korupsi pada penyelenggaraan ajang Euro 2024.

Penggeledahan ini berlangsung pada Rabu (1/7/2026), tepat sehari setelah Timnas Jerman tersingkir dari ajang Piala Dunia 2026 usai dikalahkan oleh Paraguay melalui adu penalti.

Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) akhirnya angkat bicara setelah penggeledahan yang menimpa kantor pusatnya pada hari Rabu.DFB menegaskan dalam pernyataan resmi bahwa penggeledahan tersebut tidak ditujukan kepada mereka sebagai organisasi.

DFB menyatakan: “Penyelidikan ini tidak berkaitan dengan Federasi Sepak Bola Jerman sebagai organisasi, maupun dengan karyawan atau pejabatnya... DFB hanya terlibat dalam proses ini sebagai saksi, dan telah berjanji untuk bekerja sama sepenuhnya dengan pihak berwenang,” katanya.

Pukulan Beruntun

Skandal hukum yang menimpa internal federasi ini menjadi pukulan beruntun bagi sepak bola Jerman yang baru saja menelan hasil buruk di turnamen internasional.

"Penyelidikan ini berkaitan dengan dugaan pemberian keuntungan yang tidak sah, termasuk tiket menonton pertandingan sepakbola, yang konon diterima seorang tersangka-yang saat itu bekerja untuk kota tuan rumah-dari pejabat entitas penyelenggara," kata Kantor Kejaksaan Bochum dan Kantor Investigasi Kriminal Negara Bagian North Rhine-Westphalia (LKA NRW), Kamis (02/07/2026).

Selain kantor pusat DFB di Frankfurt, pihak kepolisian juga memeriksa Balai Kota serta jajaran administrasi dari kota-kota yang menjadi tuan rumah Piala Eropa 2024.

Menurut laporan Bild, Kepolisian melakukan penggeledahan pada Rabu (1/7), terkait dugaan korupsi pada ajang Euro 2024. Salah satu lokasinya adalah kantor DFB yang terletak di Frankfurt.

Korupsi diduga dilakukan pejabat GmbH, perusahaan yang dibentuk UEFA dan DFB untuk menyelenggarakan Euro 2024. Diduga ada pejabatnya yang menyuap seseorang dari kota tuan rumah.

Kasus ini mencuat dari penyelidikan dugaan suap yang menyeret seorang warga negara Jerman berusia 66 tahun dan warga negara Prancis berusia 46 tahun.

"Penyelidikan ini berkaitan dengan dugaan pemberian keuntungan yang tidak sah, termasuk tiket menonton pertandingan sepakbola, yang konon diterima seorang tersangka-yang saat itu bekerja untuk kota tuan rumah-dari pejabat entitas penyelenggara," kata Kantor Kejaksaan Bochum dan Kantor Investigasi Kriminal Negara Bagian North Rhine-Westphalia (LKA NRW) dalam pernyataannya.

Demi Penyelenggaraan Euro 2024

Korupsi tersebut diduga dilakukan oleh oknum pejabat di GmbH, yaitu sebuah perusahaan yang dibentuk secara bersama oleh UEFA dan DFB demi menyelenggarakan Euro 2024.

Pejabat dari entitas penyelenggara tersebut diduga telah memberikan suap berupa hak prioritas eksklusif untuk mendapatkan tiket pertandingan kepada seseorang dari kota tuan rumah.

Pihak penegak hukum memberikan penjelasan mengenai fokus utama dari penyelidikan dan penggeledahan yang sedang berlangsung di beberapa lokasi terkait.

"Pejabat dari entitas penyelenggara tampaknya menawarkan hak prioritas eksklusif kepada kota-kota tuan rumah untuk mendapatkan tiket. Kota-kota tuan rumah tersebut menggunakan sebagian dari hak tersebut dan memanfaatkan tiket-tiket tersebut dengan berbagai cara," jelas kantor kejaksaan.

Bild melaporkan, sebanyak 150 petugas turun ke lapangan melakukan penggeledahan.

Sehari Selang Jerman Tersingkir

Laporan itu berawal dari penyelidikan kasus suap kepada warga negara Jerman berusia 66 tahun, dan warga negara Prancis berusia 46 tahun.

Sebanyak ribuan tiket diduga telah disalurkan secara ilegal lewat internal kepada tamu-tamu tertentu di Euro 2024. Tak cuma DBF, pihak yang dicek juga mencakup Balai Kota dan administrasi kota-kota tuan rumah Piala Eropa dua tahun lalu.

Penggerebekan ini dilakukan sehari selang Timnas Jerman tersingkir dari Piala Dunia 2026, Selasa (30/6) WIB. Tim asuhan Julian Nagelsmann didepak Paraguay lantaran kalah 3-4 dalam adu penalti, usai berimbang 1-1 dalam 120 menit. n db, espn, UspCEO, dna

Tag :

Berita Terbaru

Ledakan Dahsyat Pabrik di Lamongan, 1 Meninggal dan 6 Luka Berat

Ledakan Dahsyat Pabrik di Lamongan, 1 Meninggal dan 6 Luka Berat

Kamis, 17 Sep 2026 14:42 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 14:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Ledakan dahsyat terjadi di PT Superior Prima Sukses, yang berada di Desa Warukulon RT 03 RW 03, Kecamatan Pucuk, Kabupaten…

Jalur Pendakian Gunung Lawu via Cemoro Sewu Ditutup Sementara Demi Keselamatan

Jalur Pendakian Gunung Lawu via Cemoro Sewu Ditutup Sementara Demi Keselamatan

Kamis, 17 Sep 2026 14:30 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 14:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Menindaklanjuti kebakaran hutan yang melanda kawasan lereng Gunung Lawu sejak Senin (14/09/2026), Perhutani Kesatuan Pemangkuan…

Dampak Kekeringan Terus Meluas, 5 Desa di Ponorogo Mulai Krisis Air Bersih

Dampak Kekeringan Terus Meluas, 5 Desa di Ponorogo Mulai Krisis Air Bersih

Kamis, 17 Sep 2026 14:29 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 14:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Menindaklanjuti fenomena kekeringan saat musim kemarau yang terus meluas turut melanda 5 desa yang tersebar di sejumlah kecamatan…

Antisipasi Flu Like Syndrome, Dinas Kesehatan Kota Batu Imbau Terapkan PHBS

Antisipasi Flu Like Syndrome, Dinas Kesehatan Kota Batu Imbau Terapkan PHBS

Kamis, 17 Sep 2026 14:18 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 14:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Sebagai langkah mengantisipasi Flu Like Syndrome, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu mengimbau masyarakat menerapkan Pola Hidup Bersih…

Okupansi Hotel di Banyuwangi Turun 10 Persen Gegara Kawah Ijen Terbakar

Okupansi Hotel di Banyuwangi Turun 10 Persen Gegara Kawah Ijen Terbakar

Kamis, 17 Sep 2026 14:12 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 14:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Imbas kebakaran huran dan lahan (karhutla) di Gunung Ijen turut mempengaruhi sektor pariwisata Banyuwangi. Sejumlah hotel di…

Sembilan Siswa SD di Kota Kediri Diduga Keracunan MBG

Sembilan Siswa SD di Kota Kediri Diduga Keracunan MBG

Kamis, 17 Sep 2026 14:05 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 14:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Sejumlah siswa sekolah dasar (SD) di Kota Kediri, diduga mengalami keracunan usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis…