DPRD Lamongan Setujui Pertanggungjawaban APBD 2025, Berikan Rekom Solutif Minta PAD Dioptimalkan

author Muhajirin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua DPRD Lamongan menyerahkan rekomendasi Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2025 kepada bupati, didampingi para wakil pimpinan. SP/ MUHAJIRIN
Ketua DPRD Lamongan menyerahkan rekomendasi Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2025 kepada bupati, didampingi para wakil pimpinan. SP/ MUHAJIRIN

i

SURABAYAPAGI.com, Lamongan – Melalui berbagai tahapan rapat maraton, akhirnya DPRD Kabupaten Lamongan menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Lamongan Tahun Anggaran 2025, dalam rapat paripurna yang digelar di ruang sidang DPRD Lamongan, Senin (6/7/2026).

Persetujuan Raperda LKPJ Bupati tersebut, disertai sejumlah rekomendasi strategis yang harus menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Lamongan, terutama dalam upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Ketua DPRD Lamongan, H. Mohammad Freddy Wahyudi menyampaikan persetujuan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Lamongan Tahun Anggaran 2025, bukan sekadar bentuk penerimaan atas laporan pemerintah daerah, melainkan juga disertai catatan evaluatif, sebagai bahan perbaikan penyelenggaraan pemerintahan ke depan.

"Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD tahun 2025, telah melalui pembahasan bersama antara DPRD dan pemerintah daerah. DPRD memberikan persetujuan dengan sejumlah rekomendasi yang wajib menjadi perhatian untuk meningkatkan efektivitas pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat," ujarnya.

Freddy menegaskan, salah satu poin penting dalam rekomendasi DPRD adalah optimalisasi Pendapatan Asli Daerah. Menurutnya, kemampuan fiskal daerah harus terus diperkuat, agar Lamongan memiliki ruang yang lebih luas dalam membiayai program-program pembangunan tanpa terlalu bergantung pada dana transfer dari pemerintah pusat.

"Kami mendorong Pemerintah Kabupaten Lamongan agar lebih maksimal menggali potensi-potensi PAD yang masih belum optimal. Baik melalui peningkatan kinerja pemungutan pajak daerah, retribusi, optimalisasi pengelolaan aset daerah, maupun penguatan kinerja BUMD. Dengan PAD yang semakin kuat, agar pembangunan daerah akan semakin mandiri dan berkelanjutan," tegas Freddy.

Selain peningkatan PAD, DPRD juga memberikan rekomendasi terkait peningkatan kualitas pelayanan publik, percepatan pembangunan infrastruktur, penguatan sektor pendidikan dan kesehatan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program pemberdayaan ekonomi.

Sementara itu, Bupati Lamongan H. Yuhronur Efendi menyampaikan apresiasi atas rekomendasi yang diberikan DPRD. Seluruh masukan tersebut akan menjadi bahan evaluasi dalam penyusunan kebijakan, dan program pembangunan pada tahun berikutnya.

Bupati berharap sinergi antara DPRD dan Pemerintah Kabupaten Lamongan terus terjaga, dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan masyarakat

"Rekomendasi DPRD bukan untuk mencari kekurangan, tetapi sebagai bentuk fungsi pengawasan agar setiap program pemerintah semakin efektif, tepat sasaran, dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Lamongan," ujarnya .

Sekedar diketahui, PAD Lamongan Tahun 2025 Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Lamongan pada APBD Tahun 2025 ditargetkan sebesar Rp 669,12 miliar. Dalam realisasi pelaksanaan anggarannya, PAD tercatat mencapai Rp 680,8 miliar, yang menunjukkan peningkatan signifikan sekitar 21,7% dibandingkan perolehan tahun sebelumnya.Secara keseluruhan, realisasi pendapatan daerah Kabupaten Lamongan pada periode tersebut mencapai Rp 3,21 triliun, atau sekitar 99,35�ri total target pendapatan yang telah ditetapkan.

Sektor utama penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Lamongan pada tahun 2025 yakni, didominasi oleh komponen-komponen strategis mulai Pajak Daerah melalui pajak hotel, restoran, hiburan, reklame, Pajak Penerangan Jalan (PPJ), Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

Retribusi Daerah meliputi retribusi jasa umum (seperti pelayanan kesehatan dan persampahan), retribusi jasa usaha (seperti pasar dan tempat rekreasi), serta retribusi perizinan tertentu.Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan: Berasal dari bagian laba Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) seperti Bank Daerah Lamongan (BDL) dan PDAM.

Lain-Lain PAD yang sah mencakup penerimaan dari tuntutan ganti rugi daerah, hasil penjualan aset daerah yang tidak dipisahkan, serta jasa giro.Secara makro ekonomi, kapasitas PAD Lamongan ditopang kuat oleh tiga sektor riil terbesar, yaitu Sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan (termasuk komoditas padi dan perikanan yang bernilai triliunan rupiah), Sektor Perdagangan Besar dan Eceran (kontribusi 19,43%), serta Sektor Industri Pengolahan (kontribusi 12,84%).jir

Berita Terbaru

Eksepsi Kasus Dugaan Penipuan Rp 5 Miliar, Terdakwa Sebut Dakwaan Jaksa Kabur

Eksepsi Kasus Dugaan Penipuan Rp 5 Miliar, Terdakwa Sebut Dakwaan Jaksa Kabur

Senin, 06 Jul 2026 16:49 WIB

Senin, 06 Jul 2026 16:49 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya – Dua terdakwa perkara dugaan penipuan investasi senilai Rp 5 miliar, Agustin Widyawati dan Ranto Hensa Barlin Sidauruk, mengajukan e…

Tetap Hidup Bersama Panasnya Surabaya, Kisah Teknisi AC Berjuang di Tengah Kondisi Ekonomi Sekarang

Tetap Hidup Bersama Panasnya Surabaya, Kisah Teknisi AC Berjuang di Tengah Kondisi Ekonomi Sekarang

Senin, 06 Jul 2026 16:36 WIB

Senin, 06 Jul 2026 16:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Cuaca panas yang terjadi surabaya yang menyebabkan banyak masyarakat yang gerah dan merasa kepanasan. Dalam kasus ini alat…

Viral di Media Sosial, Ketua Komisi A DPRD Surabaya Desak Pemkot Usut Dugaan Pungutan RT/RW di Sememi

Viral di Media Sosial, Ketua Komisi A DPRD Surabaya Desak Pemkot Usut Dugaan Pungutan RT/RW di Sememi

Senin, 06 Jul 2026 16:35 WIB

Senin, 06 Jul 2026 16:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Viral di media sosial dugaan pungutan yang dilakukan RT dan RW di Kelurahan Sememi, Kecamatan Benowo, setelah dokumen berisi d…

Edukasi Sejak Dini, Pelindo TPK Kenalkan Sistem Pelabuhan ke Siswa Lewat Program Portground

Edukasi Sejak Dini, Pelindo TPK Kenalkan Sistem Pelabuhan ke Siswa Lewat Program Portground

Senin, 06 Jul 2026 14:54 WIB

Senin, 06 Jul 2026 14:54 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Pelindo Terminal Petikemas (Pelindo TPK) meluncurkan program edukasi bertajuk Portground untuk mengenalkan dunia kepelabuhanan k…

Tingkatkan Layanan Perbankan bagi ASN, Bank Jatim Perkuat Sinergi dengan BKD Provinsi Jawa Timur

Tingkatkan Layanan Perbankan bagi ASN, Bank Jatim Perkuat Sinergi dengan BKD Provinsi Jawa Timur

Senin, 06 Jul 2026 14:47 WIB

Senin, 06 Jul 2026 14:47 WIB

SurabayaPagi, Banyuwangi - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan perbankan yang…

Targetkan 120 Lokasi, Pemkot Surabaya Tuntaskan Penanganan Titik Genangan

Targetkan 120 Lokasi, Pemkot Surabaya Tuntaskan Penanganan Titik Genangan

Senin, 06 Jul 2026 14:45 WIB

Senin, 06 Jul 2026 14:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Melalui pembangunan infrastruktur drainase dan normalisasi saluran untuk menjaga kapasitas aliran air, Pemkot Surabaya menargetkan…