Masuki Tahun Ajaran Baru, Penjualan Seragam di Tulungagung Melonjak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Salah satu sentra pertokoan seragam dan kelengkapan alat sekolah Jalan Basuki Rahmad, Kota Tulungagung. SP/ TLG
Ilustrasi. Salah satu sentra pertokoan seragam dan kelengkapan alat sekolah Jalan Basuki Rahmad, Kota Tulungagung. SP/ TLG

i

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Menjelang berakhirnya masa libur sekolah dan memasuki tahun ajaran baru 2026/2027, sejumlah toko seragam sekolah di Kabupaten Tulungagung. Peningkatan pembeli mulai terlihat sejak satu pekan terakhir. Pasalnya, Masyarakat mulai mempersiapkan kebutuhan seragam untuk siswa SD, SMP, hingga SMA.

"Alhamdulillah, minggu-minggu ini sudah mulai ramai untuk semua jenis seragam. Namun, yang paling banyak diminati adalah seragam SD," jelas Moh Fahrudin, pemilik Toko Seragam Lancar Jaya Tulungagung, Minggu (12/07/2026).

Dirinya mengatakan lonjakan permintaan mayoritas terjadi pada seragam jenjang sekolah dasar (SD). Penjualan seragam SD meningkat signifikan dibandingkan hari biasa.

Jika sebelumnya hanya mampu menjual sekitar 10 hingga 15 pasang seragam per hari, kini penjualan bisa mencapai 60 hingga 70 pasang per hari. Sementara itu, peningkatan penjualan seragam SMP dan SMA berada di kisaran 40 hingga 50 persen.

"Seragam SMP dan SMA tidak seramai SD, kemungkinan karena sebagian masyarakat masih memanfaatkan seragam bekas milik kakak atau saudaranya," ujarnya.

Meski mengalami peningkatan permintaan, Fahrudin menyebut omzet penjualan tahun ini masih lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya. Jika sebelumnya omzet kotor menjelang tahun ajaran baru dapat mencapai Rp25 juta hingga Rp30 juta, tahun ini berada di kisaran Rp15 juta hingga Rp20 juta.

Menurutnya, kondisi ekonomi masyarakat menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi daya beli. Sebagian orang tua memilih membeli seperlunya, seperti hanya membeli bagian tertentu dari seragam atau menggunakan pakaian bekas yang masih layak.

"Tahun ini kondisi ekonomi memang kurang baik, sehingga banyak masyarakat lebih selektif dalam membeli kebutuhan sekolah," katanya. tl-02/dsy

Berita Terbaru

Tingkatkan Produksi Cabai, Diperta Probolinggo Bangun ‘Screen House Modern’

Tingkatkan Produksi Cabai, Diperta Probolinggo Bangun ‘Screen House Modern’

Minggu, 12 Jul 2026 12:42 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 12:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Sebagai upaya meningkatkan produksi cabai berkualitas, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Pertanian…

Tiga Anak Gantikan Tugas sebagai Kondektur, Petugas Pengawas Peron dan Polsus KA di Daop 7 KAI Madiun

Tiga Anak Gantikan Tugas sebagai Kondektur, Petugas Pengawas Peron dan Polsus KA di Daop 7 KAI Madiun

Minggu, 12 Jul 2026 12:39 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 12:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Ketiga bocah itu merupakan perwujudan impian anak anak untuk pengalaman Ekslusif melalui KAI Rail Academy KAI Daop 7 Madiun untuk…

76 Siswa Resmi Ditetapkan Sebagai Peserta Didik Baru Sekolah Rakyat Ponorogo

76 Siswa Resmi Ditetapkan Sebagai Peserta Didik Baru Sekolah Rakyat Ponorogo

Minggu, 12 Jul 2026 12:15 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 12:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo menetapkan sebanyak 76 siswa resmi sebagai peserta didik baru jenjang SD, SMP, dan SMA di…

Ditarget Tuntas Tahun Ini, Pemkot Malang Jamin Keamanan Revitalisasi 59 Gedung Sekolah

Ditarget Tuntas Tahun Ini, Pemkot Malang Jamin Keamanan Revitalisasi 59 Gedung Sekolah

Minggu, 12 Jul 2026 11:32 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 11:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Terkait program revitalisasi 59 gedung sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) baik negeri maupun swasta, Pemerintah…

Pemkab Banyuwangi Canangkan Program ‘Garda Ampuh’ Tangani Anak Putus Sekolah

Pemkab Banyuwangi Canangkan Program ‘Garda Ampuh’ Tangani Anak Putus Sekolah

Minggu, 12 Jul 2026 11:26 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 11:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Melalui program ‘Garda Ampuh’ atau gerakan daerah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, berkomitmen menangani permasalahan a…

Genjot Sektor Perekonomian, Pemkab Sumenep Kembangkan Potensi 50 Desa Wisata

Genjot Sektor Perekonomian, Pemkab Sumenep Kembangkan Potensi 50 Desa Wisata

Minggu, 12 Jul 2026 11:19 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 11:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Sebagai upaya meningkatkan perekonomian warga dan mendorong pertumbuhan ekonomi di sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM),…