Atasi Bentrokan Maut, Pemprov DKI Libatkan TNI - Polri

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gubernur Jakarta Pramono Anung, mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi menyusul bentrokan yang terjadi di kawasan Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat.
Gubernur Jakarta Pramono Anung, mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi menyusul bentrokan yang terjadi di kawasan Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat.

i

SURABAYAPAGI.com - Bentrokan maut yang terjadi di kawasan Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat (Jakpus), yang menyebabkan satu jiwa dari sekelompok orang tewas, jadi perhatian Gubernur DKI Pramono.

Rangkaian bentrok berawal dari suara kebisingan knalpot kendaraan bermotor, berujung tujuh orang tersangka. Seluruh pihak diajak untuk menjaga kedamaian dan ketenangan Ibu Kota.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah berkoordinasi dengan TNI dan Polri menyusul bentrokan maut antarwarga yang terjadi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Langkah itu dilakukan untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

“Jadi kami telah melakukan koordinasi antara TNI, Polri, Pemerintah DKI Jakarta untuk menjaga ini agar kondusif. Karena tagline Jaga Jakarta ini memang kita gunakan bersama dan saya yakin mudah-mudahan sekarang ini yang di lapangan sudah mulai tenang, tidak tersulut lagi dengan hal-hal yang berkembang yang terjadi karena disinformasi,” kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Selasa (28/7/2026).

Tawuran maut terjadi di Cilincing, Jakarta Utara. Seorang pemuda berinisial RM (19) tewas dengan kondisi tangan terputus. “Korban sudah meninggal dunia, dikubur kemarin oleh pihak keluarga. Luka ada di kepala dan pergelangan tangan putus,” kata Kapolsek Cilincing AKP Bobi Subasri saat dihubungi, Selasa (28/7/2026). Dalam video yang beredar, tampak kedua kelompok saling serang di jalanan. Mereka membawa senjata tajam.

Peristiwa Pertama Terkait Perusakan

Kericuhan berawal di salah satu lokasi pedagang nasi uduk, kemudian bentrokan merembet hingga ke Jalan Tambak, Menteng, menyebabkan satu orang tewas.

Satu orang meninggal dunia setelah dibawa ke rumah sakit (RS) akibat bentrokan tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyebut peristiwa pertama terkait perusakan. Peristiwa ini diawali oleh salah satu kelompok yang tidak terima ditegur warga karena menggunakan knalpot berisik.

“Kejadian ini berawal dari suara kebisingan knalpot. Kebisingan knalpot, sehingga mengganggu warga lainnya. Dan ini diteriaki, sehingga yang bersangkutan tidak terima, kembali ke lokasi tetapi yang meneriaki sudah tidak ada di lokasi kejadian,” kata Budi di Jalan Matraman Dalam, Senin (27/7).

Aparat berjaga di sekitar lokasi TKP bentrokan maut di Menteng, Jakpus. (Adrial Akbar/detikcom)

Kelompok yang ditegur warga itu emosi, kemudian melakukan perusakan kepada gerobak nasi uduk pedagang. Warga tidak terima atas perusakan itu, sehingga terjadi peristiwa kedua yaitu kericuhan dan ada penganiayaan. “Sehingga dilakukan keributan, sehingga terjadi keributan dan mengakibatkan penganiayaan, sehingga ada korban yang luka dan meninggal dunia,” ujarnya.

Dua peristiwa ini kini ditangani oleh Ditreskrimum Polda Metro Jaya bersama Polres Jakarta Pusat. Budi menyebut dua belah pihak sudah sepakat agar kasus ini ditangani oleh kepolisian. “Bahwa dua peristiwa yang terjadi ini saat ini ditangani oleh Ditreskrimum Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Pusat,” tuturnya. njk, dna

Berita Terbaru

Proyek Jalan Lingkungan Pondok Mutiara Siluman Tanpa Papan Nama

Proyek Jalan Lingkungan Pondok Mutiara Siluman Tanpa Papan Nama

Selasa, 27 Okt 2026 17:34 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 17:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Proyek pemeliharaan jalan lingkungan di Perumahan Pondok Mutiara, Desa Jati, Kecamatan Sidoarjo, memicu sorotan tajam publik. P…

Dongkrak Ekonomi Warga Desa Pagerwojo Mendapat Pelatihan Wirausaha Baru (WUB)

Dongkrak Ekonomi Warga Desa Pagerwojo Mendapat Pelatihan Wirausaha Baru (WUB)

Selasa, 27 Okt 2026 17:29 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 17:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Puluhan warga Desa Pagerwojo, Buduran antusias mengikuti program pelatihan Wirausaha Baru (WUB) yang digelar Dinas Koperasi dan…

Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan Raih Mandaya Award sebagai Pesantren Mandiri dari Kemenko PM

Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan Raih Mandaya Award sebagai Pesantren Mandiri dari Kemenko PM

Selasa, 27 Okt 2026 15:44 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 15:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Pondok Pesantren Sunan Drajat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, meraih apresiasi Mandaya Awards 2026, atas kiprahnya dalam…

Disdikdaya Probolinggo Tekankan Transparansi Penggunaan Dana BOSP PAUD

Disdikdaya Probolinggo Tekankan Transparansi Penggunaan Dana BOSP PAUD

Selasa, 27 Okt 2026 15:21 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 15:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) Kabupaten Probolinggo menekankan pentingnya transparansi, ketertiban administrasi…

Musim Hujan di Kota Probolinggo Diperkirakan Mundur Pertengahan Desember 2026

Musim Hujan di Kota Probolinggo Diperkirakan Mundur Pertengahan Desember 2026

Selasa, 27 Okt 2026 15:19 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Menjelang prakiraan cuaca yang harusnya memasuki musim penghujan, namun di Kota Probolinggo justru diprediksi mundur. Hujan…

Intens Fasilitasi Pelatihan, Jurus Ning ita Perkuat Kemandirian Penyandang Disabilitas

Intens Fasilitasi Pelatihan, Jurus Ning ita Perkuat Kemandirian Penyandang Disabilitas

Selasa, 27 Okt 2026 15:05 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 15:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Puluhan penyandang distabilitas atau difabel Kota Mojokerto mengikuti pelatihan olahan menu kafe di Gedung PLUT, Kota Mojokerto,…