Demi Jaga Estetika Kota, Pemkot Minta Pagar Mal di Surabaya Tak Terlalu Tinggi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. SP/SBY
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. SP/SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti viralnya pemasangan pagar besi tinggi di sejumlah pusat perbelanjaan di Surabaya, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyoroti hal tersebut dan meminta agar pagar tidak perlu dibongkar, namun sebaiknya tidak dipasang terlalu tinggi demi menjaga estetika kota.

Pasalnya, beberapa waktu terakhir, pemasangan pagar besi setinggi sekitar 2,5 meter di sejumlah mal seperti Pakuwon Mall, Royal Plaza, Tunjungan Plaza, dan Pakuwon City menjadi perbincangan publik. Warganet sempat berspekulasi pagar tersebut dipasang untuk mengantisipasi aksi demonstrasi maupun kondisi ekonomi saat ini. Namun, pengelola mal membantah anggapan tersebut dan menyebut pagar dipasang demi kenyamanan pengunjung.

Oleh karenanya, Wali Kota Eri Cahyadi menegaskan Pemkot Surabaya tidak meminta pagar itu dibongkar. Namun, ia telah meminta pengelola agar ketinggian pagar disesuaikan sehingga tidak mengganggu estetika kota. Pasalnya, pagar yang tidak terlalu tinggi juga membuat kawasan sekitar mal terlihat lebih terbuka dan tidak menghalangi pandangan masyarakat.

"Jadi kita sudah meminta mereka untuk menurunkan, tidak terlalu tinggi. Tapi karena memang ini bukan- bukan semua titik. Tapi kemarin udah disampaikan biar estetikanya bagus, jangan terlalu tinggi. Ketika pagar itu (tidak terlalu tinggi), ada orang jalan semakin terang. Jadi bisa ada iklan yang nempel di pagar, tidak terlalu tinggi," ujarnya, Selasa (04/08/2026).

Selain faktor estetika, Eri juga khawatir pagar yang terlalu tinggi dapat menimbulkan kesan seolah-olah Surabaya merupakan kota yang tidak aman. Padahal, menurutnya, kondisi keamanan di Kota Pahlawan tetap terjaga. Terkait anggapan bahwa pagar dipasang sebagai antisipasi demonstrasi, Eri mengaku belum pernah menerima penjelasan tersebut dari pengelola mal. Karena itu, ia kembali menegaskan akan berkoordinasi agar pagar tidak dibuat terlalu tinggi.

"Ya saya bilang pagarnya ojok duwur-duwur (jangan tinggi-tinggi) lah. Dikira nanti ada apa-apa, atau ada rasa kekhawatiran, padahal tidak seperti itu. Itu kita akan koreksi lagi nanti," pungkasnya. sb-02/dsy

Berita Terbaru

Stok Membusuk, Pedagang Ngeluh Cabai Rawit di Ponorogo Tembus Rp70 Ribu per Kg

Stok Membusuk, Pedagang Ngeluh Cabai Rawit di Ponorogo Tembus Rp70 Ribu per Kg

Selasa, 15 Sep 2026 13:42 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 13:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Melihat fenomena pasokan cabai rawit yang seret dan kualitas cabai yang banyak rusak, membuat sejumlah pedagang di Kabupaten…

Tekan Potensi Kebocoran Pembayaran, Pemkab Sidoarjo Genjot MyRetribusi

Tekan Potensi Kebocoran Pembayaran, Pemkab Sidoarjo Genjot MyRetribusi

Selasa, 15 Sep 2026 13:40 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 13:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Melalui pemanfaatan sistem non-tunai melalui MyRetribusi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terus memperkuat digitalisasi…

Perkembangan Karhutla di Gunung Buthak Pos Wukir Notonegoro, di Pantau Langsung Kapolres Blitar dan Komandan Kodim 0808

Perkembangan Karhutla di Gunung Buthak Pos Wukir Notonegoro, di Pantau Langsung Kapolres Blitar dan Komandan Kodim 0808

Selasa, 15 Sep 2026 11:44 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 11:44 WIB

SURABAYAPAGI,com, Blitar - Kapolres Blitar AKBP Ardhy Zul Hasbih Nasution, S.I.K., M.H. bersama Dandim 0808 Blitar Letkol Inf Virlani Arudyawan, S.H., M.H.I.,…

41 WNA Didakwa Terlibat Sindikat Scam di Surabaya, Modus Polisi Gadungan Kuras Ratusan Ribu Yuan

41 WNA Didakwa Terlibat Sindikat Scam di Surabaya, Modus Polisi Gadungan Kuras Ratusan Ribu Yuan

Selasa, 15 Sep 2026 11:33 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 11:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Sebanyak 41 warga negara asing (WNA) asal China, Taiwan, dan Jepang didakwa terlibat dalam jaringan penipuan daring atau scamming y…

Musim Kemarau, DKPP Lumajang Fasilitasi Kebutuhan Petani Hortikultura

Musim Kemarau, DKPP Lumajang Fasilitasi Kebutuhan Petani Hortikultura

Selasa, 15 Sep 2026 11:28 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 11:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Selama musim kemarau, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) memfasilitasi…

Kurangi Volume Sampah TPA Mrican, DLH Ponorogo Perkuat Bank Sampah

Kurangi Volume Sampah TPA Mrican, DLH Ponorogo Perkuat Bank Sampah

Selasa, 15 Sep 2026 11:20 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 11:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Untuk mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA Mrican, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Ponorogo, memperkuat pengelolaan sampah dari…