Potensi Tembakau di Ngawi Menggiurkan, Pemkab Gelontor DBHCHT Rp 1 Miliar

author surabayapagi.com

- Pewarta

Minggu, 19 Mei 2024 11:49 WIB

Potensi Tembakau di Ngawi Menggiurkan, Pemkab Gelontor DBHCHT Rp 1 Miliar

i

Petani tembakau di Ngawi, Jawa Timur tengah menjemur tembakau hasil panen. SP/ NGW

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Mengingat potensi tembakau di Ngawi, Jawa Timur yang belakangan ini tengah bagus-bagusnya, membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) turut mengoptimalkan produktivitas para petani tembakau tersebut.

Pemkab Ngawi akan menggelontorkan anggaran sebesar Rp 1 miliar untuk para petani tembakau disana. Lantaran, pengoptimalan produksi tembakau menjadi tujuan utama juga menaikkan sektor perekonomian.

Baca Juga: Pedagang Angkringan Kelimpungan, Stok LPG 3 Kg Mulai Langka

''Ada anggaran Rp 1 M untuk mendukung produksi tembakau,'' kata Kabid Perkebunan dan Hortikultura DKPP Ngawi Hendro Budi Suryawan, Minggu (19/05/2024).

Diketahui, anggaran Rp 1 miliar merupakan dana bantuan intensifikasi tanaman tembakau. Sementara, dana tersebut akan disalurkan dalam bentuk bantuan 2,5 juta bibit, 50 ton pupuk, dan sejumlah pestisida.

''Sumber anggaran dari DBHCHT (dana bagi hasil cukai hasil tembakau), diberikan ke 20 poktan (kelompok tani),'' terangnya.

Dia mengklaim bahwa potensi pasar tembakau Ngawi cukup tinggi. Tembakau hasil olahan petani Ngawi diminati beberapa pabrik rokok lokal maupun luar daerah. Harganya pun terbilang cukup bagus. Berkisar antara Rp 40-55 ribu per kilogram.

Baca Juga: Jelang Idul Adha, Harga Sapi di Pasar Hewan Ngawi Melonjak Drastis

"Cuaca tahun ini akan mendukung produksi tembakau karena diprediksi kemarau kering,'' pungkasnya. 

Sebagai informasi, berdasarkan data yang ada di Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Ngawi, luasan lahan tanam tembakau tahun 2023 lalu mencapai 1.400 hektar dan menghasilkan sekitar 2.800 ton.

Luasan lahan tanam dan produktivitas tembakau Ngawi itu naik berlipat jika dibandingkan dengan dua tahun lalu. Luas lahan tanam hanya 516 hektare yang menghasilkan sekitar 1.122 ton.

Baca Juga: Sapi Berbobot 2 Kuintal di Ngawi Tercebur ke Septic Tank, Begini Nasibnya

Sehingga, DKPP menargetkan luas tanam tembakau mencapai dua ribu hektare. Rata-rata per hektar menghasilkan dua ton tembakau. Menilik hasil tahun 2023, luas lahan tanam hanya kurang sekitar 600 hektar dari target. Sementara produktivitasnya hanya menyisakan 1.200 ton lagi.

''Akan segera kami cairkan, karena musim tanam akhir Juni dan awal Juli,'' ungkap Hendro. ngw-01/dsy

Editor : Desy Ayu

BERITA TERBARU