Tanamkan Kebiasaan Sehat Sejak Dini, Anak PAUD Surabaya Belajar Sambil Bermain

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SurabayaPagi, Surabaya – Anak-anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Surabaya diajak membangun kebiasaan hidup sehat melalui aktivitas bermain, bergerak, dan belajar bersama dalam kegiatan Gerak Cermat Frisian Flag di Surabaya, Rabu (2/9/2026).

Kegiatan yang digelar Frisian Flag Indonesia (FFI) bersama Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Kota Surabaya tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan serupa di lima daerah, yakni Semarang, Solo, Yogyakarta, Surabaya, dan Kabupaten Malang.

Secara keseluruhan, rangkaian kegiatan tersebut melibatkan lebih dari 10.000 anak PAUD.

Di Surabaya, anak-anak mengikuti berbagai aktivitas, antara lain senam kreatif dan permainan edukatif yang dirancang untuk melatih koordinasi tubuh, konsentrasi, kerja sama, serta kepercayaan diri.

Ketua HIMPAUDI Kota Surabaya Widyani Kusumayanti mengatakan, pembentukan kebiasaan sehat perlu dilakukan sejak anak berada pada usia dini.

Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang mendorong anak tumbuh sehat dan aktif.

“Atas nama seluruh jajaran pengurus HIMPAUDI, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas kolaborasi yang telah terjalin dalam mendukung pemenuhan gizi, nutrisi, dan keceriaan anak-anak Indonesia,” ujar Widyani.

Ia menilai aktivitas bermain dan bergerak dapat menjadi bagian dari proses pembelajaran anak usia dini. Melalui kegiatan yang menyenangkan, anak tidak hanya mendapatkan pengalaman fisik, tetapi juga belajar berinteraksi dan bekerja sama dengan lingkungan sekitarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya Febrina Kusumawati yang mewakili Bunda PAUD Kota Surabaya Rini Indriyani Eri Cahyadi mengatakan, pembiasaan hidup sehat merupakan bagian penting dalam proses tumbuh kembang anak.

“Kegiatan hari ini sangat dekat dengan kebiasaan yang terus kita tanamkan kepada anak-anak Surabaya, mulai dari berolahraga hingga makan sehat dan bergizi,” kata Febrina.

Menurut dia, ketika anak berani tampil, mengikuti gerakan bersama, bekerja sama dengan teman, dan menikmati kegiatan, mereka sekaligus sedang belajar berbagai keterampilan sosial dan motorik.

“Ini proses belajar yang menyenangkan bagi anak usia dini. Sinergi antara pemerintah, pendidik, keluarga, dan berbagai pihak penting dalam membangun kebiasaan baik sejak usia dini,” ujarnya.

Surabaya sendiri memiliki ekosistem pendidikan anak usia dini yang cukup besar. Jumlah peserta didik PAUD di kota tersebut tercatat lebih dari 100 ribu anak.

Kondisi tersebut membuat penguatan kualitas pendidikan sekaligus pembentukan kebiasaan positif menjadi bagian penting dalam mendukung tumbuh kembang anak.

Senior Brand Manager FFI Eviana mengatakan, aktivitas bermain dan bergerak perlu menjadi bagian dari keseharian anak.

Menurut dia, proses belajar pada usia dini dapat berlangsung secara optimal ketika anak mendapatkan kesempatan untuk bermain sekaligus aktif secara fisik.

“Waktu belajar terbaik anak-anak adalah saat mereka bermain. Melalui Gerak Cermat Frisian Flag, kami ingin menghadirkan pengalaman yang menyenangkan sekaligus mengajak orang tua dan guru membangun kebiasaan bergerak aktif sejak dini,” katanya.

Ia menambahkan, aktivitas fisik perlu berjalan beriringan dengan pemenuhan nutrisi dan pola makan bergizi seimbang untuk mendukung tumbuh kembang anak.

Pentingnya aktivitas fisik bagi anak usia dini juga menjadi perhatian Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Anak usia prasekolah direkomendasikan melakukan aktivitas fisik sedikitnya tiga jam setiap hari.

Aktivitas tersebut berperan dalam mendukung perkembangan motorik, kemampuan berpikir, kesehatan fisik, serta kesiapan belajar anak.

Sementara itu, hasil South East Asian Nutrition Surveys II (SEANUTS II) yang diprakarsai FrieslandCampina menunjukkan bahwa pemenuhan sejumlah zat gizi penting pada anak Indonesia masih menjadi tantangan.

Karena itu, pembentukan kebiasaan sehat sejak dini tidak hanya berkaitan dengan aktivitas fisik, tetapi juga pola makan bergizi seimbang dan dukungan lingkungan keluarga maupun sekolah.

Melalui kegiatan tersebut, para pendidik dan keluarga didorong menjadikan aktivitas bermain dan bergerak sebagai bagian dari keseharian anak.

Kebiasaan tersebut diharapkan dapat membantu menciptakan lingkungan yang mendukung anak untuk tumbuh sehat, aktif, percaya diri, dan siap mengikuti proses pembelajaran.

Berita Terbaru

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

SurabayaPagi, Bandung — Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta merebut gelar juara beregu Campus League Badminton 2026 - The Nationals setelah m…

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Adanya peredaran beras bantuan pangan yang berubah warna di wilayah Semanding Tuban, langsung ditanggapi oleh Bulog Cabang B…

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Penyaluran pupuk bersubsidi di Jawa Timur hingga 21 September 2026 baru mencapai 73,64 persen. Dari total alokasi 2.115.951 ton,…

Karyawan PT SPS di 5 Pabrik Gelar Doa Bersama Untuk para Korban Kecelakaan Kerja

Karyawan PT SPS di 5 Pabrik Gelar Doa Bersama Untuk para Korban Kecelakaan Kerja

Jumat, 25 Sep 2026 19:42 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 19:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai bagian dari duka atas tragedi kecelakaan pekerjaan yang menewaskan 4 karyawan dan 3 lainya masih perawatan, semua karyawan…

Empat Raperda Masuk DPRD, Aturan CSR Juga Ikut Diubah 

Empat Raperda Masuk DPRD, Aturan CSR Juga Ikut Diubah 

Jumat, 25 Sep 2026 19:21 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemkot Madiun ingin memperjelas peran forum yang mengoordinasikan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Untuk itu, Pemkot m…