SURABAYAPAGI.com, Madiun - Skor kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah Kabupaten Madiun meningkat dalam evaluasi nasional. Meski demikian, Bupati Madiun Hari Wuryanto mengingatkan kenaikan skor tersebut jangan hanya menjadi target administratif, tetapi harus berbanding lurus dengan manfaat yang dirasakan masyarakat.
Capaian tersebut disampaikan dalam evaluasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD), Senin (7/9/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan Bagian Administrasi Pemerintahan Setda Kab. Madiun dengan menghadirkan narasumber Kepala Biro Pemerintahan dan Otoda Setda Provinsi Jatim, Dr. Lilik Pudjiastuti, S.H., M.H., yang menyampaikan materi berjudul Hasil EPPD dan Arah Penguatan Kinerja LPPD Kabupaten Madiun.
Dalam paparannya, Lilik menyebut skor EPPD Nasional Kabupaten Madiun meningkat sebesar 0,33 poin, dari 3,08 pada LPPD 2023 menjadi 3,41 pada LPPD 2024. Sementara berdasarkan Peta Kinerja LPPD Jawa Timur, skor agregat Kabupaten Madiun pada 2025 mencapai 65,84.
Mengacu Kepmendagri Nomor 100.2.7-739 Tahun 2026 tentang hasil EPPD secara nasional tahun 2025 berdasarkan LPPD Provinsi dan Kabupaten/Kota tahun 2024, Kabupaten Madiun memperoleh skor Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (KPPD) sebesar 3,4110 dengan status tinggi.
Sementara itu, Bupati Madiun Hari Wuryanto mengatakan data yang disampaikan LPPD harus benar -benar mencerminkan kinerja dan capaian dari seluruh perangkat daerah dan bukan sekedar menggugurkan kewajiban.
“Capaian yang telah diraih harus menjadi fondasi untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan. Kita tidak hanya mengejar skor, tetapi memastikan setiap skor mencerminkan dampak positif terhadap pelayanan dan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Madiun,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan OPD untuk serius dalam menyusun laporan, karena program pemerintah menggunakan anggaran dari masyarakat.
“Karena ini (LPPD) untuk dilaporkan ke pimpinan yang lebih tinggi, sehingga kita harus lakukan dengan sebaik-baiknya, karena program yang kita kerjakan menggunakan anggaran dari rakyat," katanya.
Selain itu, Bupati juga mendorong OPD untuk berinovasi dalam penyelenggaraan pemerintah daerah.
"OPD harus bisa memberikan inovasi, karena saat ini kita masih di posisi sangat inovasi, kami berharap kedepan bisa naik ke posisi terinovasi," pungkasnya.
Editor : Redaksi