Perkuat Identitas Khas Daerah, Pemkot Dorong Perajin Batik Kreasikan Berbagai Ikon Daerah Khas Madiun

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Peserta Pelatihan Peningkatan Daya Saing Motif Khas Daerah menunjukan motif batik di kertas. SP/ MDN
Peserta Pelatihan Peningkatan Daya Saing Motif Khas Daerah menunjukan motif batik di kertas. SP/ MDN

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Melalui Pelatihan Peningkatan Daya Saing Motif Khas Daerah yang digelar Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disnaker-KUKM) Kota Madiun, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun mendorong perajin batik untuk terus meningkatkan kualitas sekaligus memperkuat identitas motif khas daerah, dengan menciptakan motif yang tidak sekadar menarik secara visual, tetapi juga mampu merepresentasikan karakter Kota Madiun.

Pasalnya, penguatan kapasitas perajin menjadi penting agar batik Madiun memiliki ciri khas yang mudah dikenali. Menurut dia, identitas Kota Madiun dapat dituangkan melalui berbagai ikon daerah, seperti pecel, pencak silat, dan kereta api. Sehingga, motif batik Madiun harus terus dikembangkan dan dibuat lebih beragam. Tidak hanya mengandalkan bentuk visual, tetapi juga mengangkat cerita serta sejarah yang ada di Kota Madiun.

“Batik itu di seluruh daerah pasti ada. Tetapi, khususnya di Madiun ini harus punya identitas. Bikin batik yang mempunyai identitas khas Kota Madiun, ini yang diperlukan. Tiga identitas yang sekarang jadi maskot itu pecel, pendekar, sama kereta api. Ini bisa digali dengan cerita-cerita sejarah dan narasi yang bisa dibangun,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun saat menjadi pemateri pelatihan di Gedung Dekranasda, Rabu (16/09/2026).

Dengan begitu, setiap motif batik dapat memiliki cerita mengenai Madiun. Harapannya, masyarakat dari luar daerah bisa langsung mengenali asal batik ketika melihat motifnya. Tak berhenti pada pengembangan motif, Pemkot Madiun juga menyiapkan penguatan ekosistem usaha batik. Salah satunya melalui rencana pembangunan galeri khusus batik.

Pemkot Madiun juga akan terus memberikan intervensi untuk mendukung pengembangan usaha para perajin. Salah satunya berupa bantuan peralatan produksi. Kebutuhan tersebut kemudian akan dicatat untuk diupayakan melalui anggaran pemerintah daerah. md-02/dsy

Berita Terbaru

760 Ribu Perjalanan ke Surabaya per Hari, Fraksi PDIP Jatim Gagas Transportasi Terintegrasi

760 Ribu Perjalanan ke Surabaya per Hari, Fraksi PDIP Jatim Gagas Transportasi Terintegrasi

Selasa, 27 Okt 2026 11:33 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 11:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur meminta integrasi transportasi publik tidak berhenti pada penambahan rute dan pembangunan i…

Tindaklanjuti Tak Bayar Retribusi, Pemkot Surabaya Tertibkan Bangunan di Lahan Aset

Tindaklanjuti Tak Bayar Retribusi, Pemkot Surabaya Tertibkan Bangunan di Lahan Aset

Selasa, 27 Okt 2026 11:09 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 11:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti sejumlah bangunan yang berdiri di atas lahan aset Pemkot Surabaya seluas 7.668 meter persegi di Jalan Barata Jaya…

Pemkab Lumajang Pastikan Huntap Penyintas Erupsi Gunung Semeru Tepat Guna

Pemkab Lumajang Pastikan Huntap Penyintas Erupsi Gunung Semeru Tepat Guna

Selasa, 27 Okt 2026 11:01 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 11:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melihat masih ada hunian yang kosong setelah beberapa tahun ditempati penyintas, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang memastikan…

Momentum Agenda Gandrung Sewu, Penginapan di Banyuwangi Terisi Penuh

Momentum Agenda Gandrung Sewu, Penginapan di Banyuwangi Terisi Penuh

Selasa, 27 Okt 2026 10:42 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 10:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Menjelang momentum agenda Gandrung Sewu 2026, sejumlah hotel maupun homestay di Kabupaten Banyuwangi, kini terisi penuh…

Walikota Mojokerto Minta Duta Anti Narkoba Lakukan Preventif Cegah Narkoba

Walikota Mojokerto Minta Duta Anti Narkoba Lakukan Preventif Cegah Narkoba

Selasa, 27 Okt 2026 07:37 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 07:37 WIB

SURABAYA PAGI.com, Mojokerto – Pemilihan Duta Anti Narkoba Kota Mojokerto bukan sekadar ajang pencarian bakat, melainkan upaya promotif dan preventif untuk m…

Mahasiswi UIN KHAS Jember Diduga Diperkosa saat Tidur

Mahasiswi UIN KHAS Jember Diduga Diperkosa saat Tidur

Selasa, 27 Okt 2026 07:22 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 07:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember – Dugaan pemerkosaan terhadap seorang mahasiswi Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember saat menjalani P…