•   Minggu, 8 Desember 2019
PERISTIWA

Cemburu Buta, Bermula dari Instagram, Pelajar di Blitar Nekat Berbuat Sadis Hingga Berakibat Fatal

( words)
ilustrasi


SURABAYAPAGI.com, BLITAR - Pelajar di Kota Blitar, MM (17), menjadi korban penganiayaan oleh sesama pelajar, OR (17).
Kasus penganiayaan yang sekarang dilaporkan ke Polres Blitar Kota itu dilatarbelakangi masalah asmara.
"Kasus penganiayaan ringan itu sudah dilaporkan ke kami. Sekarang masih ditangani petugas Satreskrim," kata Kasubag Humas Polres Blitar Kota, Ipda Syamsul A, Selasa (27/3/2018).
Kasus penganiayaan itu terjadi pada, Senin (26/3/2018) malam, di Jl Sultan Agung atau di sekitar Istana Gebang, Kota Blitar.
Awalnya, korban mendapat pesan pribadi melalui akun Instagram dari pelaku.
Dalam pesan itu, pelaku mencaci maki korban.
Pelaku menuduh korban masih mengganggu teman perempuannya yang juga masih pelajar berinisial D (16).
Lewat pesan itu, pelaku sempat menantang korban untuk duel.
Awalnya, korban tidak menanggapi pesan pribadi lewat akun Instagram dari pelaku.
Tetapi, tanpa sengaja, malam harinya, korban bertemu dengan pelaku di sebuah warung bakso di Jl Dr Wahidin, Kota Blitar.
Saat itu, pelaku dengan teman perempuannya, D dan beberapa temannya lagi.
Korban berusaha mengklarifikasi soal pesan itu ke pelaku.
Belum sempat dijawab, pelaku bersama teman perempuannya meninggalkan korban di warung bakso itu.
Merasa belum puas, korban berusaha menghubungi D agar dipertemukan dengan pelaku.
Korban dan pelaku sepakat bertemu di Jl Sultan Agung, Kota Blitar.
Saat bertemu, korban dan pelaku terlibat cek cok mulut.
Di tengah-tengah cek cok mulut itu, pelaku langsung memukul korban sebanyak tiga kali.
Pukulan pelaku mengenai tangan kiri dan leher korban.
Tidak terima, korban melaporkan kejadian itu ke Polres Blitar Kota.
"Baik korban maupun pelaku masih pelajar. Kasusnya penganiayaan ringan," ujar Ipda Syamsul.
(sry/03)

Berita Populer