•   Selasa, 21 Januari 2020
JawaTimur

Pemprov Pantau Langsung Pasca Gempa Sumenep

( words)
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa masih memantau dampak gempa bumi di Sumenep. (Foto: SP/IST)


SURABAYAPAGI.com - Gempa di Kabupaten Sumenep Jawa Timur mendapat perhatian langsung dari Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa. Bahkan gubernur perempuan pertama di Jatim ini langsung memerintahkan Sekdaprov Jatim, Heru Tjahyono untuk memimpin langsung data kerugian dan korban.
Khofifah mengatakan, Pemprov masih memonitor terutama daerah kepulauan seperti Raas dan Sapudi. Sejauh ini, laporan yang masuk kepada dirinya baru ada satu orang yang dibawa ke Puskesmas. Selain itu dirinya juga telah berkoordinasi dengan Kepala BPBD Jawa Timur dan sudah koordinasi dengan Sekda. untuk mengetahui sejauh sampai berjalan dan belum nampak titik kerusakan
Seperti diketahui, Gempa bermagnitudo 5,0 terjadi di Sumenep, Jawa Timur Selasa 2 April 2019, pukul 08.22 WIB. Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) melaporkan episentrum gempa berada di koordinat 7.24 LS dan 114.6 BT atau berada 84 kilometer sebelah tenggara Sumenep, dengan kedalaman 10 kilometer
Lebih lanjut monitoring pendataan dampak gempa dipimpin langsung oleh Sekdaprov Heru Tjahjono. Karena sesuai aturan di BNPB, pimpinannya adalah pejabat eselon I yang dalam hal ini Sekdaprov. Sementara untuk mengkoordinasikan teknis di lapangan Kepala BPBD Jawa Timur Suban Wahyudiono.
"Saya sudah mengkoordinasikan foto-foto yang terupdate. Saya sudah minta untuk terus dikoordinasikan, dan kita semua saling melakukan monitoring. Mudah-mudahan tidak ada hal yang mengkhawatirkan," bebernya.
Ditanyai soal besaran kerugian akibat gempa, Khofifah meminta waktu untuk melakukan perhitungan. Dia menyebut ada konversi yang ditetapkan oleh aturan. Ada standar operasional prosedur untuk menghitung kerusakan. "Rusak sedang berapa, kalau rusak ringan berapa. Saya rasa kita tetap menjalankan SOP itu," tandasnya.arf

Berita Populer