•   Kamis, 17 Oktober 2019
Kriminal

Tak Terima Ditegur Warga, Pemabuk Ini Tantang Pakai Celurit

( words)
Wahyu Handoko di kepolisian Tegalsari


SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Usai melakukan pesta miras, seorang pemuda yang dalam keadaan mabuk ini nekat menantang warga Kedondong II Surabaya dengan sebilah celurit. Aksi preman mabuk itu dipicu karena tak terima, setelah warga menegurnya usai nge-gas kendaraan dikampung hingga membuat resah, Selasa (1/1) dini hari.
Akibat ulahnya sendiri, Wahyu Handoko (30) warga Keputran Kejambon II/111 itu terpaksa berurusan dengan polisi. Bahkan saat ditangkap, ia sempat menangis meminta ampun di mapolsek Tegalsari Surabaya.
Kapolsek Tegalsari, Kompol David Triyo Prasojo menuturkan, tersangka ditangkap saat polisi mendapatkan informasi warga atas aksi yang dilakukan oleh tersangka.
"Jadi kami terima informasi warga yang resah saat tersangka ini datang ke kampung itu dan menantang warga membawa celurit. Dia memang dalam kondisi mabuk dan itu dipicu karena tersangka nge-gas kendaraan secara berlebihan di kampung yang membuat warga juga resah. Sempat ditegur dan tidak terima," jelas David.

Saat ini, Wahyu harus mendekam ditahanan Polsek Tegalsari akibat ulah cerobohnya. Ia yang menangis dihadapan polisi tak dapat mengubah apa yang sudah terjadi. fir

Berita Populer