Koran Ekonomi Wall Street Journal Tutup Edisi Cetak di Asia dan Eropa

surabayapagi.com
SURABAYAPAGI.com-Luar Negeri, Selama beberapa tahun terakhir, Wall Street Journal telah mengimplementasikan WSJ 2020, sebagai program untuk mengadaptasi perpindahan pembaca ke mobile. Dan akhirnya koran ekonomi milik Rupert Murdoch, mengumumkan menutup edisi cetaknya di Eropa dan Asia, seiring menyusutnya pendapatan iklan pada media ini. Edisi cetak terakhir di Eropa akan dicetak pada Jumat. Sementara edisi cetak terakhir untuk Asia, seminggu kemudian. Sebagai bagian dari rencana tersebut adalah adanya peringkasan pegawai dan meleburkan sejumlah bagian tugas di koran cetak. Hal ini disampaikan oleh pejabat Wall Street Journal pada artikelnya, dan dikutip oleh Bloomberg. Artikel tersebut menyebutkan bahwa pegawai Wall Street Journal telah diberi tugas baru. Seperti koran lainnya, Wall Street Journal berupaya untuk menarik pembaca untuk berlangganan online sebagai penyeimbang turunnya pendapatan iklan. Pendapatan iklan induk usaha Journal turun 12 persen pada kuartal sebelumnya. Awal tahun ini, representatif pekerja koran ini mengatakan ke Bloomberg bahwa the Journal, sebutan Wall Street Journal, sudah merumahkan pegawai di Asia dan Eropa. Namun koran tersebut masih setia meliput berita di dua wilayah tersebut. Saat ini, the Journal punya 1,3 juta pelanggan digital. Koran ini juga menaikkan harga berlangganan untuk versi digitalnya dan juga saat ini Bloomberg LP, induk usaha Bloomberg News, berkompetisi dengan News Corp, induk usaha Wall Street Journal, untuk menyediakan layanan berita keuangan dan layanan lain. iy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Kamis, 05 Mar 2026 19:47 WIB
Jumat, 06 Mar 2026 18:38 WIB
Jumat, 06 Mar 2026 18:28 WIB
Berita Terbaru