SURABAYAPAGI.com, Bali- Hari Kesaktian Pancasila tidak hanya diperingati oleh Pemerintah saja, namun diperingati juga oleh ratusan pengungsi Gunung Agung di Kabupaten Klungkung, Bali. Mereka mengikuti upacara di Lapangan GOR Swecapura, Kota Semarapura, Minggu.
Sementara itu, ia juga meminta warga terus menjadikan Pancasila sebagai pedoman dikehidupan sehari-hari. Pancasila sebagai ideologi tak tergantikan dan tetap tertanam dalam jiwa setiap masyarakat Indonesia.
"Mari bersyukur dan senantiasa berbuat baik sesuai makna Pancasila," nasihatnya
Hingga saat ini sudah sekitar lebih dari 27.000 warga Kabupaten Klungkung mengungsi dari total pengungsi di Pulau Dewata mencapai sekitar 144.389 orang tersebar di sembilan kabupaten/kota di Bali.
Ia menilai sisi positif dari status awas Gunung Agung yakni jadi mempererat persaudaraan antar warga. Sebab, Bali memiliki konsep lokal jenius yang sangat adiluhung yakni 'Menyame Braye' atau persaudaraan.
"Semua yang ada di sini kami tidak menganggap hanya sebagai mengungsi. Tetapi lebih dari itu saudara-saudara merupakan keluarga kami yang perlu diperhatikan," tutur Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta saat sambutan, Minggu (1/10),”
Bupati asal Nusa Ceningan tersebut juga mendorong sikap saling menghargai antarsesama agar dikokohkan lagi dengan mengutamakan musyawarah mufakat. "Mengenai hal tersebut saya kira sudah berjalan baik di Klungkung," tambahnya. hem
Editor : Redaksi